Bosan Mancing Ikan, Coba Sensasi Memancing Buaya

KAGET: Seorang pengunjung sedang mencoba wahana memancing buaya di Predator Fun Park Kota Batu, Rabu (27/1/2016). (foto : nurliana ulfa/ Batutimes)
KAGET: Seorang pengunjung sedang mencoba wahana memancing buaya di Predator Fun Park Kota Batu, Rabu (27/1/2016). (foto : nurliana ulfa/ Batutimes)

JATIMTIMES, BATU – Jika seseorang hobi memancing ikan, patut mencoba memancing buaya. Ya, Predator Fun Park memberikan kesempatan kepada wisatawan untuk memancing buaya. Tak perlu takut terseret, para pemancing di sini memberikan umpan bukan untuk menangkap buaya. Sebaiknya memancing untuk memberikan makan kepada binatang buas tersebut.

Dengan posisi tepat berada di atas kolam penangkaran buaya, para pemancing dapat memancing dengan umpan berupa kepala ayam mentah. Umpan itu diikatkan pada senar yang terhubung dengan joran.

Berbagai ekspresi dapat dilihat dari para pemancing. Awalnya para pemancing harus bersabar menunggu umpannya didekati oleh buaya. Binatang buas yang pembawaannya tenang inipun perlahan mendekat dan beberapa saat terdiam di sekitar umpan. Dalam satu kali gerakan, buaya langsung mencaplok umpan ayam mentah dengan gerakan cepat.

Hal tersebut sontak membuat beberapa pemancing dadakan ini kaget dan berteriak, terutama perempuan dan anak-anak. Terkadang pemancing harus bersabar karena umpannya tidak langsung terlepas dari mulut buaya, melainkan seperti didiamkan di dalam mulut buaya tersebut.

Para pemancing ini dapat membeli umpan seharga lima ribu rupiah yang sudah termasuk kail pancingnya. Bagi anak-anak, harus diawasi oleh orang tua masing-masing atau dapat meminta bantuan pegawai penjaga wahana mancing buaya ini. Ada 15 buaya muara yang dapat dipancing atau diberi makan bagi para pemancing.

Winda Kristianingsih, keeper bagian nutrisi di wahana mancing buaya mengatakan, para buaya yang diberi makan oleh pemancing di wahana ini hanya diberi makan reguler dua minggu sekali. Berbeda dengan buaya di wahana lainnya di Predator Fun Park yang seminggu sekali makan.

”Buaya yang berada di wahana mancing buaya ini kan setiap hari sudah diberi camilan oleh para pemancing, jadi memberi makan regulernya dua minggu sekali,” jelas Winda. Dalam sehari ada sekitar seratus kepala ayam yang menjadi camilan para predator ini. (*)

Pewarta : Nurliana Ulfa
Editor : Yosi Arbianto
Publisher : Sholihin Nur
  • Wima Brahmantya Resmi Mundur dari Kursi Manajer PSBI Blitar

    Wima Brahmantya resmi mundur sebagai manajer PSBI Blitar, Rabu (23/8/2017). Pengunduran diri ini setalah demo yang dilakukan suporter akibat PSBI terdegradasi ke Liga 3

  • Panic Button Antarkan Polres Malang Kota Wakil Satu-satunya POLRI dalam Pameran Inovasi Kemenpan RB

    Polres Malang Kota menjadi satu-satu wakil POLRI yang ikut dalam pameran inovasi serta terobosan baru yang berhubungan dengan pelayanan terhadap masyarakat yang diadakan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

  • Kisruh Bukit Jomblo, Pemkab Tulungagung Akui Tidak Ada Kerja Sama

    Kisruh pengelolaan Bukit Jomblo yang berujung perusakan sejumlah wahana mendapat perhatian serius dari Dinas Pariwisata Kabupaten Tulungagung. Meski demikian, dinas pariwisata tidak bisa berbuat banyak lantaran belum ada perjanjian kerja sama antara pemka

  • Ditanya Soal Pemeriksaan KPK, Wali Kota Malang Malah Bahas e-Budgeting

    Hadir dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota Malang siang tadi 23/8/2017), Wali Kota Malang Moch. Anton enggan berkomentar soal agenda pemeriksaannya di kantor KPK sebagai saksi terkait kasus rasuah.

  • Abah Anton Sudah Siap Tidur di Emperan

    "Pak Aziz, tolong doakan saya. Saya mau usaha tetes tebu tapi harus ambil tender. Saya sudah spekulasi kalau rumah saya masukkan bank untuk modal. Kalau menang tender, saya akan sejahtera. Tapi kalau saya gagal, saya dan keluarga akan hidup di emperan tok

  • Warga Blitar Meninggal di Toilet Kereta Api dari Jakarta

    Seorang penumpang Kereta Api Majapahit jurusan Jakarta-Blitar ditemukan tewas di toilet. Diduga korban meninggal dalam perjalanan ketika kereta melaju memasuki wilayah Ngantru menuju Stasiun Kota Tulungagung. Korban diketahui bernama Sholeh (57), warga D

  • Bupati Ingatkan Pj Kades Rajin Hadiri Undangan Warga

    Bupati Lumajang Drs As’at melantik dua pejabat (Pj) kepala desa di Pendapa Kabupaten Lumajang, Rabu (23/08). Masing-masing Desa Penanggal dan Desa Tempeh Lor.

  • Tokoh Masyarakat Ini Juga Gelar "Blusukan" ala Abah Anton

    Terobosan yang dilakukan Wali Kota Malang H Moch. Anton sejak awal pemerintahannya lewat program "Sambung Rasa" ke kelurahan memiliki dampak positif bagi masyarakat. Langkah tersebut diikuti tokoh masyarakat.

  • 2018, Kabupaten Malang Jadi Pusat Benih Bawang Nasional

    Hasil produksi tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan di wilayah Kabupaten Malang, terutama bawang merah jenis batu ijo, kian meningkat. Karena itu, 2018 mendatang, Kabupaten Malang siap menjadi pusat kawasan perbenihan bawang nasional.

  • Spesialis Curi Motor di Masjid, Jual Barang via Facebook

    Satuan Reserse Kriminal Polres Blitar Kota menangkap seorang pencuri yang meresahkan warga Kota Blitar. Tersangka yang ditangkap merupakan spesialis pencuri di area masjid.

  • Antisipasi Harga Naik Tak Wajar, Petugas Gabungan Operasi Pasar

    Jelang Hari Raya Idhul Adha 1 September, petugas gabungan yang terdiri dari Polres Malang Kota bersama Dinas Perdagangan(Disdag) Kota Malang, TNI, dan Bulog akan melakukan operasi pasar di Kota Malang. Operasi pasar itu menindaklanjuti kekhawatiran masya

  • Anggota DPRD Surabaya "Numpang Pipis" di Pasuruan

    Perilaku menyimpang anggota DPRD agaknya tidak mudah berubah. Berbagai cara dilakukan hanya demi menambah pundi-pundi penghasilan pribadinya. Seperti yang dilakukan anggota DPRD Kota Surabaya yang berdalih studi banding di Kota Pasuruan.

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top