Banyak keluhan, Kominfo Kota Malang Tinjau Ulang Standsrisasi Pembangunan Menara

Boedi Utomo Kabid Postel Kominfo Kota (Anggara/MalangTIMES)
Boedi Utomo Kabid Postel Kominfo Kota (Anggara/MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Banyaknya keluhan dari masyarakat terkait menara telkomunikasi ditindak lanjuti oleh Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Malang. Salah satunya keluhan terkait standarisasi pembangunan menara tower.

Kabid Postel Kominfo Kota Malang, Boedi Utomo  mengatakan salah satu keluhan dari masyarakat seperti kurang tingginya tembok bangunan maupun kurangnya penjagaan sehingga dimanfaatkan untuk hal-hal yang negatif, seperti bunuh diri dan lainnya.

"Akan kami tinjau ulaang misalnya tinggi tembok bangunan, maupun penjagaan tower untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," tandasnya.

"Nah seperti tembok sendiri kan juga tidak boleh terlalu tinggi, nanti juga ditakutkan dimanfaatkan untuk hal negatif karena dari luar tidak terlihat," bebernya.

Maka dari itu, untuk mengantisipasi hal negatif itu pihaknya bersama investor  dan pihak terkait akan melakukan pembahasan bersama terkait standarisasi bangunan tower.

Persoalan ini muncul saat sosialisasi penyelenggaraan menara belum lama ini. Salah satu Takmir masjid yang ada di Kota Malang yang tak mau menyebutkan namanya mengaku merasa miris melihat banyak tower di Kota Malang dengan mudah bisa digunakan untuk hal-hal yang negatif. Seperti kasus belum lama ini di Tunggulwulung yang digunakan untuk bunuh diri.

"Ini kan miris sekali saya lihatnya, bahkan anak-anak kecil sampai melihat orang bunuh diri. Ini kan berbahaya, bisa saja mereka meniru, ini kan bisa menjadi mempengaruhi mereka," tandasnya.

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
  • Kakek Ditemukan Tewas saat Cabut Singkong

    Durahman (68), seorang petani warga Desa Sumbersari RT 05 RW 03, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, ditemukan meninggal di sebuah pekarangan rumah di Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Kamis (23/3/2017) sekitar pukul 14.00 WIB.

  • Camat Blimbingsari Lantik Pj Kades Kaligung

    Camat Blimbingsari A. Latif melantik Showan sebagai penjabat (Pj) kades Kaligung, Kamis )23/2/17).bShowan sendiri merupakan PNS di Kecamatan Blimbingsari yang menjabat sebagai kasi PMD.

  • Komisi B DPRD Jatim Sinyalir Kartel Mainkan Harga Cabai

    Makin meroketnya harga cabai di pasaran yang menembus sampai kisaran Rp 150 ribu per kilogram membuat Komisi B DPRD Jatim gregetan. Komisi yang membidangi perekonomian ini menuding kartel yang memainkan harga dalam menaikkan harga cabai.

  • Cabai Impor Sudah Sebulan Beredar di Blitar

    Cabai impor membanjiri pasar-pasar tradisional di Kota Blitar sejak sebulan terakhir. Cabai impor ini sangat diminati masyarakat karena harganya yang relatif murah dibandingkan cabai lokal. Cabai yang beredar itu berasal dari India, Thailand, dan China.

  • Miris, Vitamin Kadaluarsa Diedarkan di PAUD

    Pemberian Vitamin pada anak-anak sejatinya untuk menambah pertumbuhan fisik dan kecerdasan otak serta daya tubuh pada anak-anak, namun jika vitamin yang diberikan sudah kadaluarsa maka akan menjadi lain ceritanya, setidaknya hal ini terjadi di PAUD Laskar

  • Arema FC Ingin Jajal Tim yang Punya Basis Suporter Besar

    Menejemen Arema FC mulai memikirkan agenda yang akan dijalankan anak-anak Singo Edan usai menjalani Piala Presiden 2017. Pasalnya, Liga 1 yang dijadwalkan akan bergulir Maret, ternyata mundur sekitar 1 bulan, yakni di bulan April.

  • Usai Transaksi Pil Trex, Warga Dusun Ringinpitu Diciduk Polisi

    Diduga menjadi pengedar pil Trihexyphenidil yang masuk dalam kategori obat daftar G yang tidak disertai ijin edar, Beni Purbaya (27), diciduk Tim Reskrim Polsek Purwoharjo di dekat jembatan Dusun Perangan, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo.

  • AKP. Ries Andriyanto Nugroho, SIK Jabat Kasatlantas Polres Banyuwangi

    Kursi orang nomor satu di Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Banyuwangi kembali berganti. Belum genap 2 bulan menjabat sebagai Kasatlantas di Polres Banyuwangi, AKP. Supiyan harus digantikan oleh AKP. Ries Andriyanto Nugroho, SIK.

  • Isak Tangis Iringi Vonis 1,8 Tahun Penjara untuk Slamet Daroini

    Ratusan petani dari Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar menangis histeris ketika salah satu rekan mereka divonis hukuman berat.

  • BPOM Harus Uji Kandungan Cabai dari China dan India

    Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan uji kandungan cabai kering impor dari China dan India. Mengingat cabe tersebut sudah beredar di beberapa pasar tradisional di Jatim.

  • Dandim Blitar Minta Penyuluh Aktif Dampingi Petani

    Dandim 0808 Blitar, Letkol Arh Surya Dani mengimbau stakeholder pertanian, khususnya penyuluh dan mantri tani agar aktif mendampingi petani.

  • Anton Bantah Bukan Wacana, Janji Realisasikan Monorel 2018

    Wali Kota Malang, HM Anton membantah jika proyek Monorel yang ia dengungkan ke masyarakat hanya sekadar wacana saja. Dia berjanji akan membuktikan bahwa proyek besar ini tidak hanya sekadar janji kosong pemerintah.

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top