Inovatif, Dinas Pengairan Manfaatkan Hukum Bernoulli dalam Teknologi Pengairan

Warih Kusumo, Kepala Bidang Pengembangan Konservasi Sumber Daya Air (PKSDA) Dinas Pengairan Kabupaten Malang, Selasa (29/11) di ruang kerjanya.
Warih Kusumo, Kepala Bidang Pengembangan Konservasi Sumber Daya Air (PKSDA) Dinas Pengairan Kabupaten Malang, Selasa (29/11) di ruang kerjanya.

JATIMTIMES, MALANGKreatifitas tak henti-henti di Dinas Pengairan Kabupaten Malang yang terus lahir dari para Kepala Bidangnya dan didukung penuh oleh Kepala Dinas, Wahyu Hidayat, telah menghasilkan berbagai inovasi pengairan di Kabupaten Malang.
Sebut saja Kincir Air yang telah dipamerkan dalam rangkaian acara HUT Kab. Malang di Pakis yang nantinya akan dijadikan salah satu inovasi pengairan bagi petani.
Kini, Dinas Pengairan Kabupaten Malang dengan memakai hukum Bernoulli akan memassalkan inovasi terbarunya dalam memanfaatkan teknologi gravitasi yang telah diuji cobakan di Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang.
"Ini teknologi sederhana tetapi belum ada yang mempraktekkannya, bahkan di dunia sekalipun,"kata Warih Kusumo, Kepala Bidang Pengembangan Konservasi Sumber Daya Air (PKSDA) Dinas Pengairan Kabupaten Malang, Selasa (29/11) di ruang kerjanya.
Teknologi yang belum memiliki nama ini, hanya disebut pemanfaatan teknologi gravitasi dengan prinsip Bernoulli, masih menurut Warih sederhananya adalah cara menaikkan air dari sumber air permukaan ke saluran terbuka maupun pipa dengan metode gravitasi.
"Jadi tanpa alat atau mesin pompa,  sumber dayanya memakai energi kinetik dari air yang mengalir itu sendiri," imbuhnya sambil mempraktikkan cara kerja dari teknologi ini dengan sederhana melalui minuman kemasan dan sedotan plastik.
"Memanfaatkan tenaga aliran air yang mengalir dari ketinggian kemudian diubah dengan mekanisme penutupan katup yang cepat sehingga timbul tenaga hentakan balik," katanya .  
Lanjutnya, hentakan air yang mendadak tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai tenaga pendorong untuk bisa mengalirkan air ke tempat yang lebih tinggi. 
Sistem pompa dengan prinsip Bernoulli ini sudah mampu melayani 80-100 haktar lahan pertanian di Kecamatan Donomulyo dari target 500 hektar yang ada.
"Ini masih prototipe tetapi yang pasti akan terus dilanjutkan di tahun-tahun berikutnya, baik memakai APBD, APBD Provinsi maupun pusat," kata Warih. 

Pewarta : Dede Nana
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Anang Sugara
  • Ajak Lembaga Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup Bentuk Generasi yang Melek Lingkungan

    Menjaga kelestarian lingkungan ternyata tidak hanya urusan menanam pohon atau memperbanyak ruang terbuka hijau. Menjaga lingkungan juga terkait dengan upaya memberikan penyadaran kepada masyarakat akan pentingnya program ini.

  • Pertahankan Kesejukan Kota, Dinas Lingkungan Hidup Ubah Dua Bekas Pembuangan Sampah Jadi Kebun

    Berbagai upaya konkret dilakukan Pemkot Malang untuk mempertahankan citra kotanya yang dulu terkenal dingin dengan hawanya yang sejuk. Selain terus menata dan memperindah taman kota, Pemkot Malang melalui Dinas Linglungan Hidup (DLH) sebagai salah sat

  • Berkas Anggota Tujuh Parpol di Kabupaten Malang Diperiksa Ulang, Hasilnya?

    Sebanyak tujuh partai politik (parpol) di Kabupaten Malang akhirnya lolos melenggang dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

  • Pemkot Batu Kebut Penambalan Jalan, Ini Titik-Titik Jalan Berlubang di Kota Batu

    Beberapa ruas jalan yang memiliki tingkat kerawanan di Kelurahan Dadaprejo, Desa Junrejo, Desa Beji, Desa Oro-Oro Ombo, Desa Tlekung dan Desa Sidomulyo. Terutma daerah yang memang sering dilewati volume kendaraan yang cukup tinggi.

  • Kota Pronbolinggo Masih Terbebas dari Difteri

    Jika di sejumlah kota diramaikan dengan penyakit difteri, lain halnya dengan Kota Probolinggo. Di kota seribu taman tersebut, sampai hari ini masih terbebas dari penyakit difteri. Mengingat, belum ada satupun warga yang terjangkit penyakit yang mematikan

  • Waduh, Bangunan TK Roboh, Beruntung Waktu Libur

    Hanya saja diketahui bangunan tersebut sudah tua dengan kayu-kayu penyangga atap sudah lapuk. Ditambah lagi akhir-akhir ini hujan lagi deras-derasnya membuat kayu tak kuat menyangga hingga akhirnya roboh.

  • Polres Beri Hadiah Timah Panas Pada Pelaku Curanmor

    Polres Tulungagung kembali berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor. Pelaku, HR berhasil ditangkap oleh Reskrim Tulungagung dan diberi hadiah timah panas pada kedua kaki pelaku. Hal ini dilakukan lantaran pelku mencoba melarikan diri saat di

  • Pemilik Warung Kopi Tak Menyangka Sepeda Motornya Dicuri Pelanggan

    Seorang maling motor Herianto alias Sutono (37) warga Kelurahan/Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung berhasil dibekuk polisi. Dia mencuri sepeda motor AG 3916 PW milik Nuryati warga RT 01 RW 06 Desa Bangsri Kecamatan Nglegok, yang memiliki usaha warun

  • Polrestabes Surabaya Raih WBK dari Kemenpan RB

    Polrestabes Surabaya Berhasil Meraih Predikat WBK (wilayah bebas korupsi) dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Redivasi Birokrasi(Kemenpan RB). Penghargaan langsung diterima Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan, Selasa (12/12) di Ja

  • Wanita Asal Malang Ini Suka Desain Busana dan Sepatu Sendiri

    Gaya berpakaian tidak melulu produk busana ready to wear dari label mode. Ide dan kreativitas dibidang mode dapat diasah melalui rancangan busana buatan sendiri.

  • Koramil Sananwetan Beri Pelatihan Ilmu Navigasi Untuk Pelajar

    Ilmu Navigasi adalah suatu teknik untuk menentukan kedudukan dan arah lintasan perjalanan secara tepat, atau suatu kegiatan mengontrol arah perjalanan baik di peta maupun di medan sebenarnya dengan tepat hingga sampai tujuan.

  • Rambu Kurang, Pengendara Terobos Larangan

    Meski sudah ada larangan masuk, namun masih ada saja kendaraan roda empat yang melintas di Jalan dr. Muhammad Saleh, Kota Probolinggo. Alasannya, para pengendara kendaraan roda empat yang menerobos rambu larangan mengaku, tidak mengetahui kalau ada rambu

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top