Korban Super Tucano Mendapat Bantuan Rp 1,5 Miliar

Mudjianto (dua dari kanan) melakukan tandatangan pencairan dana ganti rugi dari Pemprov Jatim dan TNI AU, kejadian pesawat Super Tucano Februari lalu.(Foto : Imam Syafii/MalangTIMES)
Mudjianto (dua dari kanan) melakukan tandatangan pencairan dana ganti rugi dari Pemprov Jatim dan TNI AU, kejadian pesawat Super Tucano Februari lalu.(Foto : Imam Syafii/MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Kejadian jatuhnya pesawat Super Tucano TT 1308 pada (10/2/2016) lalu yang mengenai rumah korban, Mudjianto warga Jalan LA. Sucipto Gang 12, Kecamatan Blimbing, Malang akhirnya mendapat ganti rugi seperti yang dijanjikan.

Mudjianto mendapat bantuan ganti rugi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dari pihak TNI AU sebesar Rp 1,5 miliar, Selasa, (29/11/2016).

Ganti rugi langsung diberikan perwakilan Staf Kesra Pemprov Jatim, Khumaidi dan Pratomo, serta perwakilan Lanud Abd Saleh Kapekas Letkol Adm Bowo astono, Mayor Adm Sugiyanto (mewakili Personel), Mayor Sus Setyo (Fasint), Mayor Sus Betharum (Hukum) dan  Mayor Sus Hamdi Londong Allo (Kapen).

Kepala Penerangan Lanud Abd Saleh, Mayor Sus Hamdi Londong Allo menjelaskan pemberian ganti rugi atas kejadian tersebut terdiri dari bantuan dari Pemprov sekitar Rp 800 juta dan dari pihak TNI AU sebesar Rp 700 juta.

Menurutnya, pencairan dana dari TNI AU sudah dilakukan beberapa bulan usai kejadian tersebut. Sekarang ini, pencairan ganti rugi dari pihak Pemprov Jatim langsung dilakukan di rumah korban. 

"Kalau pencairan dana dari Pemprov Jatim melalui pakta integritas mulai dari proses administrasi. Bila administrasi tidak terkendala maka dana langsung bisa dicairkan," terangnya.

Disinggung terkait rencana pembangunan monumen kejadian tersebut, dia menerangkan proyek tersebut tidak serta merta bisa langsung dilaksanakan karena harus ada kesepakatan dan tindak lanjut dari pihak keluarga.

Sementara itu, Mudjianto yang didampingi kakak kandungnya, Suwoto sudah melakukan penandatanganan pencairan sumbangan dari Pemprov Jatim.

“Saya sangat bersyukur atas perhatian dan kepedulian TNI AU dan Pemprov Jatim,” kata Mudjianto sembari meneteskan air mata. 

Disinggung bantuan dana yang diberikan Pemprov Jatim dan TNI AU, pria berusia 56 tersebut mengatakan uangnya untuk membeli tempat baru di wilayah Malang.

"Bantuan ini saya kira sudah lebih dari cukup sekali. Rencananya akan beli tempat tinggal di kawasan luar Kecamatan Blimbing," pungkas Mudjianto .

Pewarta : Imam Syafii
Editor : Heryanto
Publisher : Anang Sugara
  • Kakek Ditemukan Tewas saat Cabut Singkong

    Durahman (68), seorang petani warga Desa Sumbersari RT 05 RW 03, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, ditemukan meninggal di sebuah pekarangan rumah di Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Kamis (23/3/2017) sekitar pukul 14.00 WIB.

  • Camat Blimbingsari Lantik Pj Kades Kaligung

    Camat Blimbingsari A. Latif melantik Showan sebagai penjabat (Pj) kades Kaligung, Kamis )23/2/17).bShowan sendiri merupakan PNS di Kecamatan Blimbingsari yang menjabat sebagai kasi PMD.

  • Komisi B DPRD Jatim Sinyalir Kartel Mainkan Harga Cabai

    Makin meroketnya harga cabai di pasaran yang menembus sampai kisaran Rp 150 ribu per kilogram membuat Komisi B DPRD Jatim gregetan. Komisi yang membidangi perekonomian ini menuding kartel yang memainkan harga dalam menaikkan harga cabai.

  • Cabai Impor Sudah Sebulan Beredar di Blitar

    Cabai impor membanjiri pasar-pasar tradisional di Kota Blitar sejak sebulan terakhir. Cabai impor ini sangat diminati masyarakat karena harganya yang relatif murah dibandingkan cabai lokal. Cabai yang beredar itu berasal dari India, Thailand, dan China.

  • Miris, Vitamin Kadaluarsa Diedarkan di PAUD

    Pemberian Vitamin pada anak-anak sejatinya untuk menambah pertumbuhan fisik dan kecerdasan otak serta daya tubuh pada anak-anak, namun jika vitamin yang diberikan sudah kadaluarsa maka akan menjadi lain ceritanya, setidaknya hal ini terjadi di PAUD Laskar

  • Arema FC Ingin Jajal Tim yang Punya Basis Suporter Besar

    Menejemen Arema FC mulai memikirkan agenda yang akan dijalankan anak-anak Singo Edan usai menjalani Piala Presiden 2017. Pasalnya, Liga 1 yang dijadwalkan akan bergulir Maret, ternyata mundur sekitar 1 bulan, yakni di bulan April.

  • Usai Transaksi Pil Trex, Warga Dusun Ringinpitu Diciduk Polisi

    Diduga menjadi pengedar pil Trihexyphenidil yang masuk dalam kategori obat daftar G yang tidak disertai ijin edar, Beni Purbaya (27), diciduk Tim Reskrim Polsek Purwoharjo di dekat jembatan Dusun Perangan, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo.

  • AKP. Ries Andriyanto Nugroho, SIK Jabat Kasatlantas Polres Banyuwangi

    Kursi orang nomor satu di Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Banyuwangi kembali berganti. Belum genap 2 bulan menjabat sebagai Kasatlantas di Polres Banyuwangi, AKP. Supiyan harus digantikan oleh AKP. Ries Andriyanto Nugroho, SIK.

  • Isak Tangis Iringi Vonis 1,8 Tahun Penjara untuk Slamet Daroini

    Ratusan petani dari Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar menangis histeris ketika salah satu rekan mereka divonis hukuman berat.

  • BPOM Harus Uji Kandungan Cabai dari China dan India

    Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan uji kandungan cabai kering impor dari China dan India. Mengingat cabe tersebut sudah beredar di beberapa pasar tradisional di Jatim.

  • Dandim Blitar Minta Penyuluh Aktif Dampingi Petani

    Dandim 0808 Blitar, Letkol Arh Surya Dani mengimbau stakeholder pertanian, khususnya penyuluh dan mantri tani agar aktif mendampingi petani.

  • Anton Bantah Bukan Wacana, Janji Realisasikan Monorel 2018

    Wali Kota Malang, HM Anton membantah jika proyek Monorel yang ia dengungkan ke masyarakat hanya sekadar wacana saja. Dia berjanji akan membuktikan bahwa proyek besar ini tidak hanya sekadar janji kosong pemerintah.

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top