Mahasiswa Sistem Komputer Unisba Blitar Gelar Workshop dan Baksos di Pesantren

Kegiatan workshop dan baksos di pesanteren oleh Mahasiswa Siskom Unisba Blitar (Foto: Aunur Rofiq/ BlitarTIMES)
Kegiatan workshop dan baksos di pesanteren oleh Mahasiswa Siskom Unisba Blitar (Foto: Aunur Rofiq/ BlitarTIMES)

JATIMTIMES, BLITAR – Himpunan Mahasiswa Program Studi Sistem Komputer, Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Pesantren Islam Ib’nu Mas’ud di Desa Sumberdiren, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Senin (28/11/2016).

Dalam kegiatan ini, mahasiswa dengan didampingi dosen pembimbing mengisi kunjungan dengan kegiatan workshop pemanfaatan limbah dan bakti sosial. Peserta kegiatan workshop adalah anak usia SMP berjumlah 35 orang dengan rincian 22 laki-laki dan 13 perempuan.

“Adapun tujuan workshop daur ulang adalah untuk meningkatkan kreatifitas anak- anak dan meningkatkan kesadaran mencegah dan menanggulangi kerusakan lingkungan. Di dalam workshop ini mereka diajak untuk memanfaatkan barang bekas menjadi barang berguna,” kata Kaprodi Sistem Komputer, Indyah Hartami Santi.

Masih kata dia, diharapkan usai mengikuti workhop ini, anak-anak dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan bisa menciptakan barang yang berguna dari hasil daur ulang sampah.

“Sehingga bisa membuat bumi tempat tinggal kita terhindar dari pencemaran lingkungan, lingkungan menjadi sehat dan bebas sampah, begitu pula rasa kepedulian akan sesama menjadi lebih kental,” imbuhnya.

Satu lagi rangkaian kegiatan dalam agenda ini adalah berbagi antar sesama. Mahasiswa Sistem Komputer memberikan bahan-bahan pokok kepada pihak pesantren, seperti beras, dan bahan-bahan kebutuhan sehari-hari yang dibutuhkan.

"Kita berharap, dengan kegiatan berbagi ini bisa meringankan sedikit beban pihak pesantren dalam hal konsumsi, semoga ini bermanfaat bagi mereka,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, kegiatan ini dilakukan dengan cara berbagi rasa bahagia, dengan diselingi berbagai macam permainan dan bersenda gurau untuk menyenangkan anak-anak pesantren.

“Anak-anak ini sangat membutuhkan perhatian dan bantuan, diantara mereka ada yang telah ditinggalkan satu atau kedua orang tuanya. Kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Blitar TIMES
  • Kakek Ditemukan Tewas saat Cabut Singkong

    Durahman (68), seorang petani warga Desa Sumbersari RT 05 RW 03, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, ditemukan meninggal di sebuah pekarangan rumah di Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Kamis (23/3/2017) sekitar pukul 14.00 WIB.

  • Camat Blimbingsari Lantik Pj Kades Kaligung

    Camat Blimbingsari A. Latif melantik Showan sebagai penjabat (Pj) kades Kaligung, Kamis )23/2/17).bShowan sendiri merupakan PNS di Kecamatan Blimbingsari yang menjabat sebagai kasi PMD.

  • Komisi B DPRD Jatim Sinyalir Kartel Mainkan Harga Cabai

    Makin meroketnya harga cabai di pasaran yang menembus sampai kisaran Rp 150 ribu per kilogram membuat Komisi B DPRD Jatim gregetan. Komisi yang membidangi perekonomian ini menuding kartel yang memainkan harga dalam menaikkan harga cabai.

  • Cabai Impor Sudah Sebulan Beredar di Blitar

    Cabai impor membanjiri pasar-pasar tradisional di Kota Blitar sejak sebulan terakhir. Cabai impor ini sangat diminati masyarakat karena harganya yang relatif murah dibandingkan cabai lokal. Cabai yang beredar itu berasal dari India, Thailand, dan China.

  • Miris, Vitamin Kadaluarsa Diedarkan di PAUD

    Pemberian Vitamin pada anak-anak sejatinya untuk menambah pertumbuhan fisik dan kecerdasan otak serta daya tubuh pada anak-anak, namun jika vitamin yang diberikan sudah kadaluarsa maka akan menjadi lain ceritanya, setidaknya hal ini terjadi di PAUD Laskar

  • Arema FC Ingin Jajal Tim yang Punya Basis Suporter Besar

    Menejemen Arema FC mulai memikirkan agenda yang akan dijalankan anak-anak Singo Edan usai menjalani Piala Presiden 2017. Pasalnya, Liga 1 yang dijadwalkan akan bergulir Maret, ternyata mundur sekitar 1 bulan, yakni di bulan April.

  • Usai Transaksi Pil Trex, Warga Dusun Ringinpitu Diciduk Polisi

    Diduga menjadi pengedar pil Trihexyphenidil yang masuk dalam kategori obat daftar G yang tidak disertai ijin edar, Beni Purbaya (27), diciduk Tim Reskrim Polsek Purwoharjo di dekat jembatan Dusun Perangan, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo.

  • AKP. Ries Andriyanto Nugroho, SIK Jabat Kasatlantas Polres Banyuwangi

    Kursi orang nomor satu di Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Banyuwangi kembali berganti. Belum genap 2 bulan menjabat sebagai Kasatlantas di Polres Banyuwangi, AKP. Supiyan harus digantikan oleh AKP. Ries Andriyanto Nugroho, SIK.

  • Isak Tangis Iringi Vonis 1,8 Tahun Penjara untuk Slamet Daroini

    Ratusan petani dari Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar menangis histeris ketika salah satu rekan mereka divonis hukuman berat.

  • BPOM Harus Uji Kandungan Cabai dari China dan India

    Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan uji kandungan cabai kering impor dari China dan India. Mengingat cabe tersebut sudah beredar di beberapa pasar tradisional di Jatim.

  • Dandim Blitar Minta Penyuluh Aktif Dampingi Petani

    Dandim 0808 Blitar, Letkol Arh Surya Dani mengimbau stakeholder pertanian, khususnya penyuluh dan mantri tani agar aktif mendampingi petani.

  • Anton Bantah Bukan Wacana, Janji Realisasikan Monorel 2018

    Wali Kota Malang, HM Anton membantah jika proyek Monorel yang ia dengungkan ke masyarakat hanya sekadar wacana saja. Dia berjanji akan membuktikan bahwa proyek besar ini tidak hanya sekadar janji kosong pemerintah.

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top