Pantai Pangi Blitar Ditanami Ribuan Pohon

Dandim 0808 Blitar menanam ikut menanam pohon dalam penghijauan di Pantai Pangi.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Dandim 0808 Blitar menanam ikut menanam pohon dalam penghijauan di Pantai Pangi.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

JATIMTIMES, BLITARPantai Pangi, Blitar, kini semakin hijau dengan banyaknya tanaman. Itu setelah Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Blitar bersama Kodim 0808 Blitar menanam pohon di pantai yang berada di Desa Tumpak Kepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, tersebut Selasa (29/11/2016).

 

Penghijauan ini dilaksanakan untuk memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia yang jatuh 28 November.

Kepala Dishutbun Kabupaten Blitar Supandi menegaskan, penting menanam pohon dan menambah luas hutan untuk menyerap karbondioksida dan menyediakan bahan baku untuk industri. “Kegiatan  penanaman pohon ini haruslah diikuti seluruh elemen masyarakat," ungkapnya.

Bupati Blitar Rijanto yang turut hadir dalam agenda ini mengungkapkan, melestarikan lingkungan dengan penanaman pohon adalah kegiatan yang wajib dilakukan. “Pohon  adalah penangkal pemanasan global yang menyerang bumi ini. Tentunya adanya penanaman secara serempak ini akan membawa dampak yang positif bagi kelangsungan kehidupan di sekitar kita,” kata dia.

Sementara, Komandan Kodim 0808 Blitar Letkol Arh Surya Dani menyatakan, pelestarian dan penghijauan lingkungan adalah tanggung jawab pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

“Program penghijauan ini sangatlah penting untuk penghijauan lahan gundul. Apa yang kita lakukan hari ini merupakan langkah terbaik untuk menciptakan kondisi lingkungan hijau, sejuk, dan asri yang kelak insya Allah akan mendatangkan hasil bagi anak cucu generasi penerus kita,”  ucapnya.

Adapun jenis pohon yang ditanam dalam kegiatan kali ini adalah 500 bibit cemara udang, 200 bibit kelengkeng, 200 bibit alpukat,  200 bibit matoa, dan 200 bibit durian. Keseluruhan jumlah yang tertanam mencapai 1.300 bibit pohon. (*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Akhmad Prayogi
Sumber : Blitar TIMES
  • Kakek Ditemukan Tewas saat Cabut Singkong

    Durahman (68), seorang petani warga Desa Sumbersari RT 05 RW 03, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, ditemukan meninggal di sebuah pekarangan rumah di Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Kamis (23/3/2017) sekitar pukul 14.00 WIB.

  • Camat Blimbingsari Lantik Pj Kades Kaligung

    Camat Blimbingsari A. Latif melantik Showan sebagai penjabat (Pj) kades Kaligung, Kamis )23/2/17).bShowan sendiri merupakan PNS di Kecamatan Blimbingsari yang menjabat sebagai kasi PMD.

  • Komisi B DPRD Jatim Sinyalir Kartel Mainkan Harga Cabai

    Makin meroketnya harga cabai di pasaran yang menembus sampai kisaran Rp 150 ribu per kilogram membuat Komisi B DPRD Jatim gregetan. Komisi yang membidangi perekonomian ini menuding kartel yang memainkan harga dalam menaikkan harga cabai.

  • Cabai Impor Sudah Sebulan Beredar di Blitar

    Cabai impor membanjiri pasar-pasar tradisional di Kota Blitar sejak sebulan terakhir. Cabai impor ini sangat diminati masyarakat karena harganya yang relatif murah dibandingkan cabai lokal. Cabai yang beredar itu berasal dari India, Thailand, dan China.

  • Miris, Vitamin Kadaluarsa Diedarkan di PAUD

    Pemberian Vitamin pada anak-anak sejatinya untuk menambah pertumbuhan fisik dan kecerdasan otak serta daya tubuh pada anak-anak, namun jika vitamin yang diberikan sudah kadaluarsa maka akan menjadi lain ceritanya, setidaknya hal ini terjadi di PAUD Laskar

  • Arema FC Ingin Jajal Tim yang Punya Basis Suporter Besar

    Menejemen Arema FC mulai memikirkan agenda yang akan dijalankan anak-anak Singo Edan usai menjalani Piala Presiden 2017. Pasalnya, Liga 1 yang dijadwalkan akan bergulir Maret, ternyata mundur sekitar 1 bulan, yakni di bulan April.

  • Usai Transaksi Pil Trex, Warga Dusun Ringinpitu Diciduk Polisi

    Diduga menjadi pengedar pil Trihexyphenidil yang masuk dalam kategori obat daftar G yang tidak disertai ijin edar, Beni Purbaya (27), diciduk Tim Reskrim Polsek Purwoharjo di dekat jembatan Dusun Perangan, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo.

  • AKP. Ries Andriyanto Nugroho, SIK Jabat Kasatlantas Polres Banyuwangi

    Kursi orang nomor satu di Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Banyuwangi kembali berganti. Belum genap 2 bulan menjabat sebagai Kasatlantas di Polres Banyuwangi, AKP. Supiyan harus digantikan oleh AKP. Ries Andriyanto Nugroho, SIK.

  • Isak Tangis Iringi Vonis 1,8 Tahun Penjara untuk Slamet Daroini

    Ratusan petani dari Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar menangis histeris ketika salah satu rekan mereka divonis hukuman berat.

  • BPOM Harus Uji Kandungan Cabai dari China dan India

    Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan uji kandungan cabai kering impor dari China dan India. Mengingat cabe tersebut sudah beredar di beberapa pasar tradisional di Jatim.

  • Dandim Blitar Minta Penyuluh Aktif Dampingi Petani

    Dandim 0808 Blitar, Letkol Arh Surya Dani mengimbau stakeholder pertanian, khususnya penyuluh dan mantri tani agar aktif mendampingi petani.

  • Anton Bantah Bukan Wacana, Janji Realisasikan Monorel 2018

    Wali Kota Malang, HM Anton membantah jika proyek Monorel yang ia dengungkan ke masyarakat hanya sekadar wacana saja. Dia berjanji akan membuktikan bahwa proyek besar ini tidak hanya sekadar janji kosong pemerintah.

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top