Soal Aksi 212, Ini Seruan PCNU Jombang

KH Isrofil Amar, ketua tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jombang. (Foto/Syamsul Arifin/JombangTimes.com)
KH Isrofil Amar, ketua tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jombang. (Foto/Syamsul Arifin/JombangTimes.com)

JATIMTIMES, JOMBANGRencana aksi turun jalan besar-besaran oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) masih menuai pro-kontra.

Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jombang, misalnya, melarang warga Nahdliyin secara keseluruhan untuk ikut serta dalam aksi bertajuk 212 karena berlangsung Jumat 2 Desember itu. Alasan PCNU Jombang, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sudah diproses sesuai hukum yang berlaku.

Larangan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Jombang KH Isrofil Amar menyusul surat edaran dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. Sebelumnya PWNU Jatim sudah mengintrukskan warga NU tak perlu ikut campur dalam aksi itu.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Dengan ini kami beri tahukan kepada semua warga Nahdliyin (Muslimat, GP Ansor, Fatayat NU, dan lain-lain). Berdasarkan intruksi dari PWNU, dilarang mengikuti aksi turun jalan ke Jakarta tanggal 2 Desember 2016,” tulisnya di grup WhatsApp yang dimiliki PCNU setempat, Selasa (29/11/2016).

Sikap ini merupakan konsistensi warga NU yang hendaknya dijaga semua pengurus NU dari pusat hingga pengurus tingkat ranting. “Demi NU,” lanjut salah seorang dosen di Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Peterongan Jombang itu.

Saat aksi serupa sebelumnya, Jumat (4/11/2016) lalu, PCNU juga menyerukan warganya untuk tidak ikut aksi yang digelar dari Masjid Istiqlal hingga depan Istana Merdeka dan sekitarnya. Warga NU Jombang patuh terhadap seruan moral yang dikeluarkan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk tidak ikut andil dalam aksi tersebut. (*) 

Pewarta : Syamsul Arifin
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Akhmad Prayogi
Sumber : Jombang TIMES
  • Kakek Ditemukan Tewas saat Cabut Singkong

    Durahman (68), seorang petani warga Desa Sumbersari RT 05 RW 03, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, ditemukan meninggal di sebuah pekarangan rumah di Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Kamis (23/3/2017) sekitar pukul 14.00 WIB.

  • Camat Blimbingsari Lantik Pj Kades Kaligung

    Camat Blimbingsari A. Latif melantik Showan sebagai penjabat (Pj) kades Kaligung, Kamis )23/2/17).bShowan sendiri merupakan PNS di Kecamatan Blimbingsari yang menjabat sebagai kasi PMD.

  • Komisi B DPRD Jatim Sinyalir Kartel Mainkan Harga Cabai

    Makin meroketnya harga cabai di pasaran yang menembus sampai kisaran Rp 150 ribu per kilogram membuat Komisi B DPRD Jatim gregetan. Komisi yang membidangi perekonomian ini menuding kartel yang memainkan harga dalam menaikkan harga cabai.

  • Cabai Impor Sudah Sebulan Beredar di Blitar

    Cabai impor membanjiri pasar-pasar tradisional di Kota Blitar sejak sebulan terakhir. Cabai impor ini sangat diminati masyarakat karena harganya yang relatif murah dibandingkan cabai lokal. Cabai yang beredar itu berasal dari India, Thailand, dan China.

  • Miris, Vitamin Kadaluarsa Diedarkan di PAUD

    Pemberian Vitamin pada anak-anak sejatinya untuk menambah pertumbuhan fisik dan kecerdasan otak serta daya tubuh pada anak-anak, namun jika vitamin yang diberikan sudah kadaluarsa maka akan menjadi lain ceritanya, setidaknya hal ini terjadi di PAUD Laskar

  • Arema FC Ingin Jajal Tim yang Punya Basis Suporter Besar

    Menejemen Arema FC mulai memikirkan agenda yang akan dijalankan anak-anak Singo Edan usai menjalani Piala Presiden 2017. Pasalnya, Liga 1 yang dijadwalkan akan bergulir Maret, ternyata mundur sekitar 1 bulan, yakni di bulan April.

  • Usai Transaksi Pil Trex, Warga Dusun Ringinpitu Diciduk Polisi

    Diduga menjadi pengedar pil Trihexyphenidil yang masuk dalam kategori obat daftar G yang tidak disertai ijin edar, Beni Purbaya (27), diciduk Tim Reskrim Polsek Purwoharjo di dekat jembatan Dusun Perangan, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo.

  • AKP. Ries Andriyanto Nugroho, SIK Jabat Kasatlantas Polres Banyuwangi

    Kursi orang nomor satu di Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Banyuwangi kembali berganti. Belum genap 2 bulan menjabat sebagai Kasatlantas di Polres Banyuwangi, AKP. Supiyan harus digantikan oleh AKP. Ries Andriyanto Nugroho, SIK.

  • Isak Tangis Iringi Vonis 1,8 Tahun Penjara untuk Slamet Daroini

    Ratusan petani dari Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar menangis histeris ketika salah satu rekan mereka divonis hukuman berat.

  • BPOM Harus Uji Kandungan Cabai dari China dan India

    Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan uji kandungan cabai kering impor dari China dan India. Mengingat cabe tersebut sudah beredar di beberapa pasar tradisional di Jatim.

  • Dandim Blitar Minta Penyuluh Aktif Dampingi Petani

    Dandim 0808 Blitar, Letkol Arh Surya Dani mengimbau stakeholder pertanian, khususnya penyuluh dan mantri tani agar aktif mendampingi petani.

  • Anton Bantah Bukan Wacana, Janji Realisasikan Monorel 2018

    Wali Kota Malang, HM Anton membantah jika proyek Monorel yang ia dengungkan ke masyarakat hanya sekadar wacana saja. Dia berjanji akan membuktikan bahwa proyek besar ini tidak hanya sekadar janji kosong pemerintah.

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top