PNS Tidak Disiplin, Bupati Malang Marah-Marah

Bupati Malang Dr Rendra Kresna merasa kecewa dan malu terhadap ASN yang mengikuti HUT Korpri di Lapangan Kanjuruhan Kepanjen Malang (30/11).
Bupati Malang Dr Rendra Kresna merasa kecewa dan malu terhadap ASN yang mengikuti HUT Korpri di Lapangan Kanjuruhan Kepanjen Malang (30/11).

JATIMTIMES, MALANG – Bupati Malang Dr Rendra Kresna merasa kecewa melihat aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Malang tidak disiplin saat upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (Korpri) di Stadion Kanjuruhan, Rabu (30/11).

Kekecewaan orang nomor satu ini disebabkan peserta upacara yang merupakan ASN tidak bisa tertib dan berdisiplin saat upacara masih berlangsung karena sengatan panas matahari.

"Hanya karena panas matahari pagi, Anda semua sudah tidak tahan dan tidak tertib. Kalian semua adalah ASN yang jadi contohnya masyarakat," ujar Rendra.

Dia menegaskan, sebagai ASN, kedisiplinan adalah harga mati. "Jangan sampai masyarakat akhirnya menilai, adanya ASN ternyata tidak berpengaruh sama sekali terhadap mereka," ucapnya. Karena itu, Rendra meminta kepada seluruh ASN untuk mencontoh kedisiplinan tentara dan polisi.

Kekecewaan Bupati Malang dimulai  saat akan memberikan piagam dan penghargaan kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang masuk nominasi terbaik dari berbagai bidang.

Peserta yang berjumlah ratusan orang ASN mulai tidak lagi dalam barisan dan posisi semula. Kebanyakan peserta mencari tempat berteduh.

Hal ini membuat protokoler upacara dan Sekretaris Daerah (Sekda) Abdul Malik berkali-kali meminta peserta untuk kembali ke barisan dan posisi semula.

"Seluruh kepala dinas tolong tertibkan stafnya masing-masing. Itu bagian obade (paduan suara, red) segera berdiri semua," seru sekda berulang-ulang.

Peringatan berulang tersebut ternyata masih tidak bisa membuat peserta ASN bergeming. Malah ada sebagian yang berseru huuuuu.

Kondisi ini terjadi sampai sekitar 15 sampai 20 menit. Sampai akhirnya Rendra memberikan sambutannya.

"Saya malu dengan ketidakdisiplinan kalian terhadap tamu-tamu undangan. Jangan sampai kalian merasa yang kepanasan saja dan kami yang duduk di balkon tidak kepanasan," ujar Rendra.

Bahkan, Rendra menegaskan bahwa dia dan tamu undangan lebih kepanasan karena menghadap langsung matahari. "Sedangkan kalian membelakangi matahari," ucapnya.

Rendra juga mengatakan, sikap ASN seperti itu membuat dia langsung berbincang-bincang dengan Ketua DPRD Kabupaten Malang Hari Sasongko mengenai dukungan adanya pendanaan tahun 2017 untuk meningkatkan kedisiplinan ASN.

"Pak Hari menyepakatinya dan akan mendukung adanya dana untuk itu tahun depan," katamya. (*)

Pewarta : Nana
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Raafi Prapandha
  • Kakek Ditemukan Tewas saat Cabut Singkong

    Durahman (68), seorang petani warga Desa Sumbersari RT 05 RW 03, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, ditemukan meninggal di sebuah pekarangan rumah di Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Kamis (23/3/2017) sekitar pukul 14.00 WIB.

  • Camat Blimbingsari Lantik Pj Kades Kaligung

    Camat Blimbingsari A. Latif melantik Showan sebagai penjabat (Pj) kades Kaligung, Kamis )23/2/17).bShowan sendiri merupakan PNS di Kecamatan Blimbingsari yang menjabat sebagai kasi PMD.

  • Komisi B DPRD Jatim Sinyalir Kartel Mainkan Harga Cabai

    Makin meroketnya harga cabai di pasaran yang menembus sampai kisaran Rp 150 ribu per kilogram membuat Komisi B DPRD Jatim gregetan. Komisi yang membidangi perekonomian ini menuding kartel yang memainkan harga dalam menaikkan harga cabai.

  • Cabai Impor Sudah Sebulan Beredar di Blitar

    Cabai impor membanjiri pasar-pasar tradisional di Kota Blitar sejak sebulan terakhir. Cabai impor ini sangat diminati masyarakat karena harganya yang relatif murah dibandingkan cabai lokal. Cabai yang beredar itu berasal dari India, Thailand, dan China.

  • Miris, Vitamin Kadaluarsa Diedarkan di PAUD

    Pemberian Vitamin pada anak-anak sejatinya untuk menambah pertumbuhan fisik dan kecerdasan otak serta daya tubuh pada anak-anak, namun jika vitamin yang diberikan sudah kadaluarsa maka akan menjadi lain ceritanya, setidaknya hal ini terjadi di PAUD Laskar

  • Arema FC Ingin Jajal Tim yang Punya Basis Suporter Besar

    Menejemen Arema FC mulai memikirkan agenda yang akan dijalankan anak-anak Singo Edan usai menjalani Piala Presiden 2017. Pasalnya, Liga 1 yang dijadwalkan akan bergulir Maret, ternyata mundur sekitar 1 bulan, yakni di bulan April.

  • Usai Transaksi Pil Trex, Warga Dusun Ringinpitu Diciduk Polisi

    Diduga menjadi pengedar pil Trihexyphenidil yang masuk dalam kategori obat daftar G yang tidak disertai ijin edar, Beni Purbaya (27), diciduk Tim Reskrim Polsek Purwoharjo di dekat jembatan Dusun Perangan, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo.

  • AKP. Ries Andriyanto Nugroho, SIK Jabat Kasatlantas Polres Banyuwangi

    Kursi orang nomor satu di Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Banyuwangi kembali berganti. Belum genap 2 bulan menjabat sebagai Kasatlantas di Polres Banyuwangi, AKP. Supiyan harus digantikan oleh AKP. Ries Andriyanto Nugroho, SIK.

  • Isak Tangis Iringi Vonis 1,8 Tahun Penjara untuk Slamet Daroini

    Ratusan petani dari Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar menangis histeris ketika salah satu rekan mereka divonis hukuman berat.

  • BPOM Harus Uji Kandungan Cabai dari China dan India

    Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan uji kandungan cabai kering impor dari China dan India. Mengingat cabe tersebut sudah beredar di beberapa pasar tradisional di Jatim.

  • Dandim Blitar Minta Penyuluh Aktif Dampingi Petani

    Dandim 0808 Blitar, Letkol Arh Surya Dani mengimbau stakeholder pertanian, khususnya penyuluh dan mantri tani agar aktif mendampingi petani.

  • Anton Bantah Bukan Wacana, Janji Realisasikan Monorel 2018

    Wali Kota Malang, HM Anton membantah jika proyek Monorel yang ia dengungkan ke masyarakat hanya sekadar wacana saja. Dia berjanji akan membuktikan bahwa proyek besar ini tidak hanya sekadar janji kosong pemerintah.

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top