Wali Kota dan Bupati Blitar Imbau PNS Tidak Ikut Demo 212

Wali Kota Blitar, Samanhudi Anwar (paling kiri) dan Bupati Blitar Rijanto saat menghadiri Apel Nusantara Bersatu di Alun-Alun Kota Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Wali Kota Blitar, Samanhudi Anwar (paling kiri) dan Bupati Blitar Rijanto saat menghadiri Apel Nusantara Bersatu di Alun-Alun Kota Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

JATIMTIMES, BLITAR – Imbauan pemimpin Blitar Raya terkait larangan mengikuti unjuk rasa Bela Islam Jilid III pada 2 Desember tidak hanya menyasar masyarakat sipil. Larangan ini juga berlaku kepada kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar mengintruksikan agar jajarannya tidak mengikuti aksi unjuk rasa Bela Islam III di Jakarta pada 2 Desember nanti. Samanhudi pun akan memberikan sanksi kepada Pegawai Negeri Sipil yang nekat pergi ke Jakarta.

Samanhudi  meminta PNS Kota Blitar untuk tidak mengikuti aksi 2 Desember, jika tidak memiliki izin untuk meninggalkan kerja. Pihaknya meyiapkan sanksi terhadap PNS bolos untuk mengikuti aksi itu..

“Jika ada PNS yang mengikuti demo sama saja dengan melanggar etika dan akan kita pecat, kalau ada yang demo akan kita usulkan kepada Mendagri. Karena Pak Mendagri juga sudah menginstruksikan tidak boleh ada PNS yang ikut demo menentang kenegaraan,” kata Samanhudi kepada wartawan, di sela kegiatan Apel Nusantara Bersatu di Alun-Alun Kota Blitar, Rabu (30/11/2016).

Dijelaskannya, untuk menjamin tidak ada PNS dilingkup Pemkot Blitar yang ikut dalam aksi demo, pada  Jumat 2 Desember nanti ia akan melakukan pengecekan ke sejumlah instansi. Termasuk menelusuri PNS yang sedang ijin dihari tersebut. 

Senada dengan Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar,  Bupati Blitar, Rijanto ditemui dalam kesempatan yang sama juga mengimbau agar PNS dilingkup Pemkab Blitar tidak mengikuti aksi demo 2 Desember. 

2 Desember merupakan hari aktif kerja sehingga PNS harus tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jika ada yang ijin karena ikut demo maka akan kita berikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
  • Kakek Ditemukan Tewas saat Cabut Singkong

    Durahman (68), seorang petani warga Desa Sumbersari RT 05 RW 03, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, ditemukan meninggal di sebuah pekarangan rumah di Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Kamis (23/3/2017) sekitar pukul 14.00 WIB.

  • Camat Blimbingsari Lantik Pj Kades Kaligung

    Camat Blimbingsari A. Latif melantik Showan sebagai penjabat (Pj) kades Kaligung, Kamis )23/2/17).bShowan sendiri merupakan PNS di Kecamatan Blimbingsari yang menjabat sebagai kasi PMD.

  • Komisi B DPRD Jatim Sinyalir Kartel Mainkan Harga Cabai

    Makin meroketnya harga cabai di pasaran yang menembus sampai kisaran Rp 150 ribu per kilogram membuat Komisi B DPRD Jatim gregetan. Komisi yang membidangi perekonomian ini menuding kartel yang memainkan harga dalam menaikkan harga cabai.

  • Cabai Impor Sudah Sebulan Beredar di Blitar

    Cabai impor membanjiri pasar-pasar tradisional di Kota Blitar sejak sebulan terakhir. Cabai impor ini sangat diminati masyarakat karena harganya yang relatif murah dibandingkan cabai lokal. Cabai yang beredar itu berasal dari India, Thailand, dan China.

  • Miris, Vitamin Kadaluarsa Diedarkan di PAUD

    Pemberian Vitamin pada anak-anak sejatinya untuk menambah pertumbuhan fisik dan kecerdasan otak serta daya tubuh pada anak-anak, namun jika vitamin yang diberikan sudah kadaluarsa maka akan menjadi lain ceritanya, setidaknya hal ini terjadi di PAUD Laskar

  • Arema FC Ingin Jajal Tim yang Punya Basis Suporter Besar

    Menejemen Arema FC mulai memikirkan agenda yang akan dijalankan anak-anak Singo Edan usai menjalani Piala Presiden 2017. Pasalnya, Liga 1 yang dijadwalkan akan bergulir Maret, ternyata mundur sekitar 1 bulan, yakni di bulan April.

  • Usai Transaksi Pil Trex, Warga Dusun Ringinpitu Diciduk Polisi

    Diduga menjadi pengedar pil Trihexyphenidil yang masuk dalam kategori obat daftar G yang tidak disertai ijin edar, Beni Purbaya (27), diciduk Tim Reskrim Polsek Purwoharjo di dekat jembatan Dusun Perangan, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo.

  • AKP. Ries Andriyanto Nugroho, SIK Jabat Kasatlantas Polres Banyuwangi

    Kursi orang nomor satu di Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Banyuwangi kembali berganti. Belum genap 2 bulan menjabat sebagai Kasatlantas di Polres Banyuwangi, AKP. Supiyan harus digantikan oleh AKP. Ries Andriyanto Nugroho, SIK.

  • Isak Tangis Iringi Vonis 1,8 Tahun Penjara untuk Slamet Daroini

    Ratusan petani dari Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar menangis histeris ketika salah satu rekan mereka divonis hukuman berat.

  • BPOM Harus Uji Kandungan Cabai dari China dan India

    Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan uji kandungan cabai kering impor dari China dan India. Mengingat cabe tersebut sudah beredar di beberapa pasar tradisional di Jatim.

  • Dandim Blitar Minta Penyuluh Aktif Dampingi Petani

    Dandim 0808 Blitar, Letkol Arh Surya Dani mengimbau stakeholder pertanian, khususnya penyuluh dan mantri tani agar aktif mendampingi petani.

  • Anton Bantah Bukan Wacana, Janji Realisasikan Monorel 2018

    Wali Kota Malang, HM Anton membantah jika proyek Monorel yang ia dengungkan ke masyarakat hanya sekadar wacana saja. Dia berjanji akan membuktikan bahwa proyek besar ini tidak hanya sekadar janji kosong pemerintah.

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top