Jelang Tutup Buku, Sekitar Rp. 59 Milyar Dana APBD Belum Terserap

ilustrasi
ilustrasi

JATIMTIMES, JOMBANG – Serapan anggaran pembangunan yang teralokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jombang Tahun 2016 menunjukan pencapaian yang lebih rendah daripada pencapaian tahun lalu.

Hingga akhir bulan November ini, serapan APBD Jombang menjelang berakhirnya masa penggunaan anggaran, menyisakan sekitar Rp. 59 Milyar dana APBD yang belum mampu diserap. Prosentase capaian penyerapan anggaran sekitar 77,03 persen.

APBD Jombang pada tahun ini, mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2.570.651.376.368. Terhitung per tanggal 28 November 2016, jumlah serapan anggaran sebesar Rp 1.980.107.601.304. 

Pada tahun 2015 lalu, dari jumlah anggaran dalam APBD Kabupaten Jombang sebesar Rp 2.444.327.644.701,01, jumlah anggaran yang mampu diserap sebesar Rp 2.130.190.301.193,03. Sampai dengan 31 Desember 2015, APBD yang terserap sebesar 87,15 persen.

"Per tanggal 28 Nopember 2016, ada beberapa SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang penyerapannya masih rendah," beber Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Jombang, Rabu (30/11/2016).

Beberapa SKPD yang belum maksimal dalam penyerapan APBD, diantaranya adalah Dinas PU Cipta Karya Pertamanan dan Kebersihan.

SKPD ini masih menyerap anggaran sekitar 48 persen dari total anggaran sebesar Rp 128.893.478.351. “Iya, mereka belum mencapai 50 persen penyerapan anggarannya,” kata Eka.

Berikutnya, sebut Eka, urutan terbawah kedua dalam penyerapan anggaran yakni Bagian Administrasi dan Kesejahteraan masyarakat Setdakab Jombang. Dimana, dari total anggaran sebesar Rp 11.609.150.000 masih direalisasikan Rp 5.868.002.322 atau sekitar 50,55 persen.

Lalu, ada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang dengan penyarapan anggaran sebesar Rp 1.836.125.212 dari total anggaran Rp 3.598.260.833. “Kalau BPBD sampai sekarang mencapai 51,03 persen serapannya,” bebernya.

Selanjutnya, RSUD Ploso serapannya masih mencapai 56,66 persen atau senilai Rp 14.013.130.599 dari total anggaran Rp 24.731.463.500.

“Selain empat instansi ini serapannya sudah diatas 70 persen. Kami belum tahu apa alasan mereka masih minim penyerapan anggaran,” pungkas Eka. (*)

Pewarta : Muhammad Syafi'i
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Jombang TIMES
  • Ajak Lembaga Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup Bentuk Generasi yang Melek Lingkungan

    Menjaga kelestarian lingkungan ternyata tidak hanya urusan menanam pohon atau memperbanyak ruang terbuka hijau. Menjaga lingkungan juga terkait dengan upaya memberikan penyadaran kepada masyarakat akan pentingnya program ini.

  • Pertahankan Kesejukan Kota, Dinas Lingkungan Hidup Ubah Dua Bekas Pembuangan Sampah Jadi Kebun

    Berbagai upaya konkret dilakukan Pemkot Malang untuk mempertahankan citra kotanya yang dulu terkenal dingin dengan hawanya yang sejuk. Selain terus menata dan memperindah taman kota, Pemkot Malang melalui Dinas Linglungan Hidup (DLH) sebagai salah sat

  • Berkas Anggota Tujuh Parpol di Kabupaten Malang Diperiksa Ulang, Hasilnya?

    Sebanyak tujuh partai politik (parpol) di Kabupaten Malang akhirnya lolos melenggang dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

  • Pemkot Batu Kebut Penambalan Jalan, Ini Titik-Titik Jalan Berlubang di Kota Batu

    Beberapa ruas jalan yang memiliki tingkat kerawanan di Kelurahan Dadaprejo, Desa Junrejo, Desa Beji, Desa Oro-Oro Ombo, Desa Tlekung dan Desa Sidomulyo. Terutma daerah yang memang sering dilewati volume kendaraan yang cukup tinggi.

  • Kota Pronbolinggo Masih Terbebas dari Difteri

    Jika di sejumlah kota diramaikan dengan penyakit difteri, lain halnya dengan Kota Probolinggo. Di kota seribu taman tersebut, sampai hari ini masih terbebas dari penyakit difteri. Mengingat, belum ada satupun warga yang terjangkit penyakit yang mematikan

  • Waduh, Bangunan TK Roboh, Beruntung Waktu Libur

    Hanya saja diketahui bangunan tersebut sudah tua dengan kayu-kayu penyangga atap sudah lapuk. Ditambah lagi akhir-akhir ini hujan lagi deras-derasnya membuat kayu tak kuat menyangga hingga akhirnya roboh.

  • Polres Beri Hadiah Timah Panas Pada Pelaku Curanmor

    Polres Tulungagung kembali berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor. Pelaku, HR berhasil ditangkap oleh Reskrim Tulungagung dan diberi hadiah timah panas pada kedua kaki pelaku. Hal ini dilakukan lantaran pelku mencoba melarikan diri saat di

  • Pemilik Warung Kopi Tak Menyangka Sepeda Motornya Dicuri Pelanggan

    Seorang maling motor Herianto alias Sutono (37) warga Kelurahan/Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung berhasil dibekuk polisi. Dia mencuri sepeda motor AG 3916 PW milik Nuryati warga RT 01 RW 06 Desa Bangsri Kecamatan Nglegok, yang memiliki usaha warun

  • Polrestabes Surabaya Raih WBK dari Kemenpan RB

    Polrestabes Surabaya Berhasil Meraih Predikat WBK (wilayah bebas korupsi) dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Redivasi Birokrasi(Kemenpan RB). Penghargaan langsung diterima Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan, Selasa (12/12) di Ja

  • Wanita Asal Malang Ini Suka Desain Busana dan Sepatu Sendiri

    Gaya berpakaian tidak melulu produk busana ready to wear dari label mode. Ide dan kreativitas dibidang mode dapat diasah melalui rancangan busana buatan sendiri.

  • Koramil Sananwetan Beri Pelatihan Ilmu Navigasi Untuk Pelajar

    Ilmu Navigasi adalah suatu teknik untuk menentukan kedudukan dan arah lintasan perjalanan secara tepat, atau suatu kegiatan mengontrol arah perjalanan baik di peta maupun di medan sebenarnya dengan tepat hingga sampai tujuan.

  • Rambu Kurang, Pengendara Terobos Larangan

    Meski sudah ada larangan masuk, namun masih ada saja kendaraan roda empat yang melintas di Jalan dr. Muhammad Saleh, Kota Probolinggo. Alasannya, para pengendara kendaraan roda empat yang menerobos rambu larangan mengaku, tidak mengetahui kalau ada rambu

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top