85% HIV-AIDS di Jombang Menular Melalui Hubungan Seksual

Ilustrasi
Ilustrasi

JATIMTIMES, JOMBANG – Hubungan seksual menjadi penyebab dominan penyebaran virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan penyakit AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) di Jombang. Demikian dikatakan Mulya, Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Jombang, Rabu (30/11/2016).

“Dari 1.002 kasus yang kita catat sejak 1999 sampai 2016 ini, 85,43 persen penyebarannya ditularkan melalui hubungan seksual. Selebihnya, penularan melalui kontak langsung non-seksual,” kata Mulya.

Mulya mengatakan, untuk meminimalisir penyebaran HIV-AIDS saat ini pihaknya sedang menggalakkan program TOP (Temukan, Obati, dan Pertahankan). Program yang itu merupakan cara deteksi dini adanya ODHA (Orang Dengan HIV -AIDS) baru di Jombang.

“Bila ditemukan ODHA di fasilitas kesehatan pertama, tim KPA akan dihubungi dan kita datang langsung kepada yang bersangkutan untuk menawarkan pendampingan serta melakukan terapi pengobatan,” jelas Mulya.

Selain menggalakkan program TOP, menurut Mulya, KPA juga menggandeng sejumlah elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyebaran virus mematikan itu. Misal, kelompok dukungan sebaya, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta perusahaan dan pelajar.

“Kita ada Himpunan Anak Remaja Peduli AIDS (HARPA). Kita juga bekerja sama dengan Pengurus Cabang Muslimat NU, dan Aisyiyah Jombang,” ujarnya.

Dengan jalinan kerja sama itu, Mulya berharap, detekai dini bisa berjalan baik. “Lebih dari itu, lembaga-lembaga tersebut juga diharapkan turut membantu menghilangkan atau mengurangi stigma negatif publik terhadap ODHA,” pungkasnya. (*)

Pewarta : Muhammad Sholeh
Editor : Heryanto
Publisher : Akhmad Prayogi
Sumber : Jombang TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top