Begini Bila Komunitas Lintas Suku Jombang Bertemu

 Situasi acara
Situasi acara 'Temu Suku' Kabupaten Jombang di Rumah Makan Rindang Asri. (Foto: Syamsul Arifin/JombangTimes.com)

JATIMTIMES, JOMBANGSejumlah suku di Kabupaten Jombang komitmen akan menjaga sikap kerukunan dan kedamaian di balik kemajemukan suku, etnis juga agama. Hal inilah yang menjadi bahasan penting dalam kegiatan ‘Temu Suku’ di Rumah Makan Rindang Asri Jombang, Selasa (29/11/2016) malam.

Kegiatan yang dimotori oleh FPK (Forum Pembauran Kebangsaan) dihadiri oleh puluhan dari perwakilan masing-masing suku khususnya yang berada di Kota Santri tersebut. Mereka diantaranya Suku Batak, Padang, Jawa, Madura dan beberapa suku yang lainnya. 

Ketua FPK Jombang Zainuddin Wijaya mengungkapkan, sejarah berdirinya Negara Republik Indonesia sebab kontribusi dan peran yang sama dari berbagai suku, etnis dan agama. Keragaman itu, hakikatnya menjadi kekuatan tersendiri dalam membangun sikap rukun yang harus dirawat hingga saat ini.  

“Indonesia ini didirikan melalui usaha keragaman dari berbagai suku, budaya dan juga ras,” ujarnya di hadapan peserta temu suku.

Pancasila sebagai ideolgi berbangsa dan bernegara, tambah dia, harus menjadi pegangan utama dalam kehidupan yang majemuk ini. “Untuk itu, kita kesampingkan terlebih dahulu kepentingan suku, ras kita masing-masing, karena kita sangat perlu merawat kebersamaan dalam berbangsa,” imbuhnya.

Namun demikian, Zainuddin menyatakan kondisi kemajemukan khususnya masyarakat di Jombang selama ini setidaknya sudah mewujudkan sikap saling rukun. “Kenapa di Jombang selalu damai dalam kemajemukan yang ada?, karena ini adalah merupakan kedewasaan dalam bertoleransi, kedrewasaan dalam hidup bersama di balik keragaman,” pungkasnya. (*)

Pewarta : Syamsul Arifin
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Jombang TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top