DPRD Rekomendasi Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar Naik Rp 8,5 miliar

 Ilustrasi.(Foto : TobaSatu)
Ilustrasi.(Foto : TobaSatu)

JATIMTIMES, BLITAR – Setelah melalui pembahasan melalui rapat khusus dan rapat kerja di Bandan Anggaran (Bangar) DPRD Kabupaten Blitar, akhirnya DPRD menyetujui adanya penambahan pendapatan daerah untuk Pemkab Blitar.

Ini disampaikan Juru Bicara Banggar DPRD Kabupaten Blitar, Mujib dalam Rapat Paripuna Penyampaian Laporan Bandan Anggaran Terhadap Pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Blitar tahun 2017 di Kantor DPRD Kabupaten Blitar, Rabu (30/11/2016).  

“Banggar menyetujui adanya penambahan pendapatan daerah sebesar Rp 8,5 miliar. Penambahan pendapatan ini berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Blitar,” kata Mujib.

Mujib menjelaskan, dari PAD Kabupaten Blitar yang sebelumnya Rp 2,185 miliar naik menjadi Rp 2,194 miliar atau naik 0,39 persen.

“Peningkatan Pendapatan Daerah dari PAD ini  digunakan untuk mengakomodasi  usulan prioritas SKPD,” ungkapnya saat sidang paripurna.

Selain penambah pendapatan daerah, Banggar DPRD Kabupaten Blitar juga menyetujui penambahan defisit anggaran sebesar Rp 8,3 miliar.

Bila sebelumnya difisit anggaran diprediksi sebesar Rp 125 miliar menjadi Rp 132,3 miliar atau naik 6,64 persen.

Kekurangan difisit ini akan ditutupi dengan sisa lebih penghitungan tahun sebelumnya (Silpa) tahun 2016.

“Pemkab Blitar dapat mengelola keuangan dengan baik, untuk itu, banggar meminta Pemerintah Kabupaten Blitar juga membuat perencanaan pengelolaan uang yang baik,” ungkap politisi Partai Gerindra ini.

Sementara itu, Bupati Blitar, Rijanto mengatakan pihaknya sudah mendengarkan dan mencatat saran-saran yang diberikan oleh DPRD terkait Rancanagan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2017.  

“Catatan yang diberikan DPRD sejalan dengan visi misi program saya selama lima tahun. Untuk mewujudkan visi misi ini yang sesuai dengan RAPBD 2017 ini, kami akan segera menata susunan organisasi dan personil untuk kegiatan kegiatan yang akan dilakukan di Satuan Kerja Perangkat Daerah,” kata Bupati. (*)

 

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Blitar TIMES
  • Kakek Ditemukan Tewas saat Cabut Singkong

    Durahman (68), seorang petani warga Desa Sumbersari RT 05 RW 03, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, ditemukan meninggal di sebuah pekarangan rumah di Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Kamis (23/3/2017) sekitar pukul 14.00 WIB.

  • Camat Blimbingsari Lantik Pj Kades Kaligung

    Camat Blimbingsari A. Latif melantik Showan sebagai penjabat (Pj) kades Kaligung, Kamis )23/2/17).bShowan sendiri merupakan PNS di Kecamatan Blimbingsari yang menjabat sebagai kasi PMD.

  • Komisi B DPRD Jatim Sinyalir Kartel Mainkan Harga Cabai

    Makin meroketnya harga cabai di pasaran yang menembus sampai kisaran Rp 150 ribu per kilogram membuat Komisi B DPRD Jatim gregetan. Komisi yang membidangi perekonomian ini menuding kartel yang memainkan harga dalam menaikkan harga cabai.

  • Cabai Impor Sudah Sebulan Beredar di Blitar

    Cabai impor membanjiri pasar-pasar tradisional di Kota Blitar sejak sebulan terakhir. Cabai impor ini sangat diminati masyarakat karena harganya yang relatif murah dibandingkan cabai lokal. Cabai yang beredar itu berasal dari India, Thailand, dan China.

  • Miris, Vitamin Kadaluarsa Diedarkan di PAUD

    Pemberian Vitamin pada anak-anak sejatinya untuk menambah pertumbuhan fisik dan kecerdasan otak serta daya tubuh pada anak-anak, namun jika vitamin yang diberikan sudah kadaluarsa maka akan menjadi lain ceritanya, setidaknya hal ini terjadi di PAUD Laskar

  • Arema FC Ingin Jajal Tim yang Punya Basis Suporter Besar

    Menejemen Arema FC mulai memikirkan agenda yang akan dijalankan anak-anak Singo Edan usai menjalani Piala Presiden 2017. Pasalnya, Liga 1 yang dijadwalkan akan bergulir Maret, ternyata mundur sekitar 1 bulan, yakni di bulan April.

  • Usai Transaksi Pil Trex, Warga Dusun Ringinpitu Diciduk Polisi

    Diduga menjadi pengedar pil Trihexyphenidil yang masuk dalam kategori obat daftar G yang tidak disertai ijin edar, Beni Purbaya (27), diciduk Tim Reskrim Polsek Purwoharjo di dekat jembatan Dusun Perangan, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo.

  • AKP. Ries Andriyanto Nugroho, SIK Jabat Kasatlantas Polres Banyuwangi

    Kursi orang nomor satu di Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Banyuwangi kembali berganti. Belum genap 2 bulan menjabat sebagai Kasatlantas di Polres Banyuwangi, AKP. Supiyan harus digantikan oleh AKP. Ries Andriyanto Nugroho, SIK.

  • Isak Tangis Iringi Vonis 1,8 Tahun Penjara untuk Slamet Daroini

    Ratusan petani dari Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar menangis histeris ketika salah satu rekan mereka divonis hukuman berat.

  • BPOM Harus Uji Kandungan Cabai dari China dan India

    Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan uji kandungan cabai kering impor dari China dan India. Mengingat cabe tersebut sudah beredar di beberapa pasar tradisional di Jatim.

  • Dandim Blitar Minta Penyuluh Aktif Dampingi Petani

    Dandim 0808 Blitar, Letkol Arh Surya Dani mengimbau stakeholder pertanian, khususnya penyuluh dan mantri tani agar aktif mendampingi petani.

  • Anton Bantah Bukan Wacana, Janji Realisasikan Monorel 2018

    Wali Kota Malang, HM Anton membantah jika proyek Monorel yang ia dengungkan ke masyarakat hanya sekadar wacana saja. Dia berjanji akan membuktikan bahwa proyek besar ini tidak hanya sekadar janji kosong pemerintah.

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top