Disbunhut Gelar Tanam Pohon di Lereng Gunung Arjuno

Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, MA
Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, MA

JATIMTIMES, PASURUAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan melalui Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) menggelar penghijauan di lereng Gunung Arjuno tepatnya di Desa Cendono, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Kamis (1/12/2016).

Kegiatan ini untuk memperingati hari Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), Bulan Menanam Nasional (BMN), dan Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon (GPTPP) di Kabupaten Pasuruan tahun 2016. 

Selain itu, acara ini untuk menyukseskan gerakan Pasuruan Menanam dan Gerakan Menanam Satu Milyar Pohon. Dalam Acara ini, dihadiri oleh 500 peserta yang terdiri Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan, Anggota Forkompimda, DPRD, SKPD, Perusahaan Air dan Forum DAS Kabupaten Pasuruan.

Bibit yang ditanam sebanyak 115 batang sebagai simbolis dan 23.000 batang bibit yang ditanam di sekitar sumber mata air di Desa Cendono, Kecamatan Purwosari, kabupaten setempat.

Dalam sambutanya Kepala Disbunhut Kabupaten Pasuruan Yetty Purwaningsih mengatakan, ada 11 jenis pohon yang ditanam yaitu Sengon, Gmelina, Jabon, Trembesi, Mahoni, Pete, Mangga, Nangka, Apokat, Sirsat, dan Durian.

"Ada 11 jenis pohon yang nantinya ditanam di sekitar mata air. Jenis pohon ini diharapkan mampu menyerap air dan menjaga lingkungan untuk mencegah bencana yang menjadi rutinan daerah Pasuruan," ujarnya.

Selanjutnya, Yetty mengungkapkan ada banyak kemungkinan yang dapat memacu timbulnya bencana. Maka dari itu upaya menanam pohon merupakan rentetan solusi untuk minimalisir bencana rutinan di Pasuruan.

"Kami berharap apa yang kita kerjakan hari ini memiliki dampak yang positif dan berpengaruh untuk meminimalisir bencana yang ada di daerah Pasuruan," tambahnya.

Di tempat yang sama Bupati Pasuruan  Irsyad Yusuf, MA juga mengatakan, ada sembilan bencana yang sudah ditetapkan BPBD Kabupaten Pasuruan. Bencana tersebut diakibatkan dari hilangnya tumbuhan penyerap air yang diakibatkan oleh faktor lingkungan dan manusia.

Potensi alam Kabupaten Pasuruan yang memiliki dua gunung yakni, Gunung Arjuno dan Bromo ini tidak hanya menjadi destinasi wisata, namun bisa menjadi pemicu timbulnya wisata. Apabila tidak dikelola dan dirawat dengan baik.

"Dua gunung ini perlu dijaga keseimbangan lingkunganya agar tidak menjadi bencana untuk wilayah Pasuruan," katanya dalam sambutan. Selain memanam pohon, diberikan juga beberapa penghargaan oleh Bupati Pasuruan kepada lembaga-lembaga penggiat lingkungan di Kabupaten Pasuruan.

Pewarta : M. Khoiron
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Pasuruan TIMES
  • Mantan Guru Ini Sulap Rumahnya Jadi Budidaya Tanaman Hidroponik

    Tidak adanya lahan tak membuat Dodi Supriyatno patah arang untuk berinovasi. Pria 49 tahun warga Desa Condro, tepatnya depan Koramil Kecamatan Pasirian, itu mampu menyulap lantai dua rumahnya menjadi tempat budidaya tanaman hidroponik.

  • 19 TKW/TKI Ilegal Digagalkan di Depan Mapolsek Srono

    Sedikitnya 19 orang calon TKW/TKI ilegal, Selasa (20/2/18) pukul 21.00 WIB, berhasil digagalkan dan diamankan tim Resmob Wilayah Selatan Polres Banyuwangi yang dibantu anggota Polsek Srono Aiptu Agus Robert dan Aiptu Salman. Para calon TKW/TKI gelap terse

  • Kapten Persebaya Sebut Pedro Striker Berkualitas

    Pelatih Persebaya Surabaya Angel Alfredo Vera tidak mau mengambil risiko akan terkurasnya stamina pemain saat tampil di turnamen Piala Gubernur Kalimantan Timur 2018. Apalagi, turnamen yang berlangsung mulai 23 Februari sampai 4 Maret itu memiliki jadwal

  • Tiga Pejabat Utama Polres Trenggalek Alih Tugas

    Gerbong mutasi pejabat utama Polres Trenggalek kembali bergerak. Sejumlah perwira menjalani alih tugas. Kompol Mukalam SH yang sebelumnya menjabat sebagai kabagops dimutasi ke Polres Tulungagung sebagai kapolsek Tulungagung Kota. Mukalam digantikan AKP H

  • Viral, Bocah Yatim Piatu Kurang Gizi Asal Ngantang Diasuh Kakek Nenek Renta

    Dua hari ini netizen dibuat sedih dengan postingan pemilik akun Facebook Arif Witanto di grup Info Malang Raya terkait bocah 4 tahun yang hidup tanpa kedua orang tua. Bocah malang berusia empat tahun itu tinggal bersama kakek dan neneknya yang sudah renta

  • Kartu KIS Dinonaktifkan Sepihak, BPJS dan Dinsos Datangi Warga Miskin Tulungagung, Ini Hasilnya

    BPJS Kesehatan Tulungagung turun tangan menanggapi pemberitaan tentang “non-aktif”-nya kepesertaan jaminan kesehatan milik Sulistriani, warga Dusun Kalituri RT 01 RW 02, Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Hasilnya, BPJS Kesehatan T

  • Selain Ametung dan Ken Arok, Ken Dedes Hampir Menikah dengan Lelaki Asal Dinoyo Ini

    Siapa yang tidak kenal dengan Ken Dedes. Seorang wanita utama atau ardanareswari yang menurunkan trah raja-raja besar di Nusantara. Yakni Singosari, Majapahit hingga Mataram. Tapi, tahukah kita bahwa dalam perjalanannya menjadi seorang perempuan yang m

  • Gandeng Arema, Pendaftar Polinema Meroket

    PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI) kembali melakukan penandatanganan Mou dengan Politeknik Negeri Malang (Polinema), Selasa 20 Februari 2018. Kerja sama dilanjutkan karena banyak hasil positif yang didapat. Salah satunya adalah penin

  • Takut Diancam Bunuh, Seorang Ibu Biarkan Putrinya Jadi Pelampiasan Nafsu Suami

    Seorang ayah di Surabaya tega mencabuli anak tirinya. Bila tak mau melayani permintaan sang ayah, korban diancam bunuh. Pencabulan itu telah dilakukan selama tiga tahun ini.

  • Penyanyi Dewi Gita Kepincut Busana dari Malang

    Industri mode di Kota Malang terus berkembang. Bukan hanya produsen fashion muslimah yang perlu diperhitungkan. Fashion designer asal Bhumi Arema juga tidak berhenti berkreasi.

  • Edan, Tawarkan Seks Bertiga dari Bandung, Dua Anaknya Ikut Diajak

    Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya membongkar praktik nyeleneh dalam berhubungan seksual. Yakni seorang perempuan harus melayani dua orang pria atau biasa disebut three some.

  • Gagal Bertemu Bali United, Ini Curhatan Pelatih dan GM Arema FC

    Arema FC dipastikan gagal bertemu Bali United dalam penyisihan grup A Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2018. Itu karena Bali United memilih mundur dari turnamen tersebut. Sebagai gantinya, Singo Edan akan menghadapi PSIS Semarang yang menggantikan Serdadu Trid

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top