Polemik Dampak Sosial-Lingkungan, Dewan Undang Warga Balongrejo dan PT SUB

Salah satu bentuk protes Warga Dusun Balongrejo Desa Pundong Kecamatan Diwek, terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh aktifitas pabrik. (Foto: Muhammad Syafi
Salah satu bentuk protes Warga Dusun Balongrejo Desa Pundong Kecamatan Diwek, terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh aktifitas pabrik. (Foto: Muhammad Syafi'i/JombangTIMES)

JATIMTIMES, JOMBANG – Polemik antara warga Balongrejo Desa Pundong Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang Jawa Timur dengan PT SUB terkait dampak lingkungan dari aktifitas pabrik kembali bergulir ke meja Dewan. 

Jum'at (2/12/2016) ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang mengundang perwakilan warga Balongrejo, manajemen PT SUB dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Jombang. 

Bersama Komisi C DPRD Jombang, seluruh pihak yang diundang akan mendiskusikan persoalan penyelesaian dampak sosial lingkungan akibat dari beroperasinya pabrik unit 2 milik PT SUB di kawasan Desa Pundong.

"Pertemuan nanti merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang lalu. Hearing diikuti perwakilan warga, BLH, PT SUB dan Komisi C," ungkap Ketua Komisi C DPRD Jombang, Mas'ud Zuremi.

Perwakilan warga Dusun Balongrejo, Izarrahman Fadly, mengungkapkan undangan dari DPRD Jombang untuk hearing dengan dewan, PT SUB dan BLH sudah diterima beberapa hari lalu.

"Undangan nanti habis Jumatan. Dalam undangan dijelaskan bahwa pertemuan membahas tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya di dewan terkait dampak lingkungan dari Pabrik milik SUB di Dusun kami," kata Izarrahman kepada JombangTIMES.com.

Pada Jumat, 14 Oktober lalu, berlangsung hearing antara warga Dusun Balongrejo, dengan jajaran Komisi C DPRD Jombang, Manajemen PT SUB dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jombang, terkait polemik dampak lingkungan dan polusi dari pabrik yang dikeluhkan warga.

Hasil pertemuan tersebut merekomendasikan agar PT SUB segera melakukan perbaikan. Jika PT SUB tidak segera melakukan perbaikan dan keberadaan pabrik meresahkan warga, pabrik unit 2 milik perusahaan kayu lapis tersebut diminta tutup atau pindah dari Dusun Balongrejo, Desa Pundong. (*)

Pewarta : Muhammad Syafi'i
Editor : Heryanto
Publisher : Abdul Hanan
Sumber : Jombang TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top