Soal Balai Desa Kayen, Kadis PU Cipta Karya: Kami Khawatir ...

Kondisi bangunan Balai Desa Kayen, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, yang masih dalam pengerjaan. (Foto: Muhammad Syafi
Kondisi bangunan Balai Desa Kayen, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, yang masih dalam pengerjaan. (Foto: Muhammad Syafi'i/JombangTIMES)

JATIMTIMES, JOMBANG – Proyek pembangunan balai Desa Kayen Kecamatan Bandar Kedungmulyo Kabupaten Jombang dikhawatirkan bakal molor pengerjaannya. Hingga akhir bulan Nopember 2016, proses pengerjaan proyek masih menyisakan 20 persen.

Pembangunan balai desa Kayen, sebagai pengganti kantor Desa sebelumnya di Dusun Semelo, Desa Kayen tersebut pelaksanaannya diagendakan selama 140 hari. Proyek tersebut menelan anggaran Rp 1,175 miliar dari APBD Jombang Tahun 2016.

Proyek yang alokasi anggarannya berada di Dinas PU Cipta Karya, Tata Ruang, Kebersihan, dan Pertamanan Kabupaten Jombang tersebut sebenarnya sudah mulai dikerjakan pada Agustus lalu. Namun, hingga akhir bulan lalu, pengerjaan proyek masih sekitar 80 persen.

"Jadi yang jelas jangka waktunya 140 hari kerja, sekarang masih jalan sekitar 80 persen," kata Kepala Dinas PU Cipta Karya, Yudhi Adrianto.

Yudhi pesimistis proyek tersebut bakal tuntas sesuai kontrak. Apalagi, sebutnya, hingga awal Desember masih terdapat banyak pekerjaan belum rampung. 

"Terakhir mungkin tiga minggu lagi, kami juga khawatir nanti tidak selesai sesuai kontrak, tapi tetap sebelum akhir tahun pembangunan harus rampung. Kalau telat, otomatis kena klaim,’’ ungkap Yudhi.

Berdasarkan papan proyek yang terpasang di lokasi menyebutkan kegiatan terseut pembangunan gedung balai desa Kayen, anggarannya dari APBD 2016 Rp 1,175 miliar. 

Penyedia dari CV Duta Karya Bangsa dengan konsultan pengawas CV Banyu Bening. Sementara jangka waktu pengerjaan hingga 140 hari kalender. 

Deiberitakan JombangTIMES.com sebelumnya, Dinas PU Cipta Karya, Tata Ruang, Kebersihan dan Pertamanan menjadi salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan serapan anggaran paling rendah.

Dari total anggaran Rp 128,893 miliar dalam APBD Jombang tahun 2016, Dinas PU Cipta Karya untuk sementara ini baru bisa merealisasikannya 48 persen. 

Rendahnya serapan anggaran hingga akhir Nopember kemarin, beber Kepala Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Jombang, Yudhi Adriyanto, karena banyak proyek fisik yang pengerjaannya belum rampung. (*)

Pewarta : Muhammad Syafi'i
Editor : Heryanto
Publisher : Abdul Hanan
Sumber : Jombang TIMES
  • Rendra Kresna Berharap Petani Tidak Beralih Profesi

    Bupati Malang Rendra Kresna memiliki harapan besar terhadap petani agar tidak meninggalkan ladangnya dan berganti profesi. Harapan besar orang nomor satu di Kabupaten Malang itu disampaikan dalam penutupan Hari Krida Tani Ke-44 yang diselenggarakan di dep

  • Disuntik Penghargaan, Kelompok Tani Siap Kembangkan Inovasi Pertanian

    Berbagai penghargaan tingkat nasional dan provinsi Jawa Timur yang diperoleh Kelompok Tani (Poktan) melalui berbagai produksi pertanian, diganjar hadiah yang secara simbolis diserahkan oleh Bupati Malang.

  • Tindakan Korupsi, Merusak Mental Anak Bangsa

    Memperingati Hari Anti Korupsi Internasional yang jatuh 9 Desember ini. Pemerintah Kota Malang bersama Polres Malang Kota, Kejaksaan Negeri Malang Kodim, Perwosi Kota Malang dan pelajar melakukan Apel Gabungan Dalam Rangka Peringatan Hari Anti Korupsi Int

  • Bermodus Sandiwara, Kawanan Begal Mojowarno Diringkus Polisi

    Kawanan begal asal Mojowarno diringkus Jajaran Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Jombang pada Kamis (8/12/2016). Dio Albar Santoso (23) bersama 5 anggota komplotannya harus mendekam di sel tahanan setelah drama pembegalan yang mereka lakukan kepada S

  • Usung Berbagai Keunggulan, Petani Kabupaten Malang Diganjar Apresiasi Nasional

    Rentang tahun 2016 telah mengantarkan Kabupaten Malang sebagai daerah unggulan dalam bidang pertanian tingkat nasional dan provinsi.

  • Dukung Stabilitas Harga Bawang, Nota Kesepakatan Ditandatangani

    Tidak stabilnya harga bawang di pasaran dalam tahun ini, telah membuat pemerintah sedini mungkin meluncurkan berbagai kebijakan untuk meredamnya.

  • DPRD Minta Kawal Pembangunan Jalan Tembus Pasuruan-Batu

    Komisi D, bidang Pembangunan DPRD Jatim meminta kepada tiga kepala daerah yakni Bupati Pasuruan, Bupati Malang dan Wali Kota Batu supaya ikut mengawal rencana pembangunan jalan tembus Pasuruan-Batu sepanjang 33,91 kilometer yang akan dimulai pada triwulan

  • LazisNU Jombang Galang Donasi untuk Korban Gempa Aceh

    Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LazisNU) cabang Kabupaten Jombang galang bantuan untuk korban gempa Aceh yang terjadi Rabu (7/12/2016) lalu pukul 05.03 WIB.

  • Wanita Cantik Terjerat Jaring Korupsi, Siapa Saja Mereka?

    Politik dan wanita cantik seolah sulit dipisahkan. Tidak sedikit wanita dengan paras menawan dari jagad selebritas terjerat jaring korupsi. Siapa saja mereka? Simak ulasan MALANGTIMES berikut ini.

  • Gambar Kakek Nenek Ini Menjelaskan Arti Cinta Sejati

    Mampu bertahan dan menjalani kehidupan kehidupan di usia senja adalah impian semua pasangan. Apakah itu namanya cinta sejati? Melewati suka dan duka bersama sejumlah foto kakek-nenek yang dirangkum MALANGTIMES ini akan menjelaskan apa itu cinta sejati.

  • LSM Tuding Perhutani Blitar Lakukan Pungli

    LSM Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK) Blitar menuding banyak instansi pemerintah di wilayah Kabupaten Blitar yang melakukan pungutan liar (pungli). Salah satunya di lingkup Perhutani KPH Blitar.

  • Dicari Menantu, Ditemukan Tak Bernyawa di Samping Kolam

    Seorang kakek ditemukan tak bernyawa dalam keadaan terbaring di samping kolam di Kelurahan Wlingi, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Kamis (8/12/2016).

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top