Pasar Desa di Purwosari, Pasuruan, Kurang Optimal

Kepala Desa Sengon Agung, Atim Salim saat diwawancarai dirumahnya, Jumat (2/1/2016)
Kepala Desa Sengon Agung, Atim Salim saat diwawancarai dirumahnya, Jumat (2/1/2016)

JATIMTIMES, PASURUANUpaya Desa Sengon Agung, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, untuk membentuk perputaran ekonomi lewat pasar desa masih memiliki banyak kekurangan. Hal ini berakibat pada jumlah pembeli yang hendak belanja.

Kepala Desa Sengon Agung Atim Salim mengatakan, Pasar Desa Sengon Agung masih dalam tahap perkembangan. Kekurangan-kekurangan yang menjadi keluhan pedagang nanti akan diperbaiki secara berkelanjutan. "Wajar kalau banyak menilai pasar desa ini banyak kekurangan, Namanya juga masih baru. Namun, dari kekurangan- kekurangan itu, kita mencoba untuk melakukan perbaikan-perbaikan secara terus-menerus," ujarnya, Jumat (2/12/2016).

Pasar desa memang sengaja dibangun di dua tempat dengan alasan agar masyarakat lokal dapat berjualan di jalur-jalur wisata yang ada di Purwosari. "Kalau nantinya sudah berkembang dan maju, tidak tertutup kemungkinan ada kios-kios yang berjualan suvenir wisata dan ini akan menambah income bagi masyarakat lokal," ungkapnya.

Atim mengatakan, dengan keadaan sekarang, jumlah masyarakat yang berminat untuk berjualan di pasar desa sangat tinggi. Terbukti dengan jumlah 7 kios yang di sediakan hingga saat ini, yang mendaftar sampai 15 orang. "Tentu dengan keadaan speperti ini, kami harus selektif dalam memilih pedagang yang potensial untuk membuka kios di Pasar Desa Sengon Agung," ucapnya. (*)

Pewarta : M. Khoiron
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Angga .
Sumber : Pasuruan TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top