Petinju Besutan d'Kross BC Diangkat Jaqdi Staf Pemkot Malang

(Dari kiri) Pelatih díKross BC, Widodo, Wali Kota Malang, H. M. Anton, Petinju d
(Dari kiri) Pelatih díKross BC, Widodo, Wali Kota Malang, H. M. Anton, Petinju d'Kross BC Malang, Hero Tito dan Owner d'Kross BC Malang, Ade Herawanto foto bersama di Kantor Dispenda Kota Malang. Jumat, (2/11/2016). (Foto d'Kross BC for MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Keberhasilan Hero Tito sebagai juara dunia tinju kelas ringan World Professional Boxing Federation (WPBF) kembali mengangkat pamor Indonesia di pentas olahraga Internasional.

Tak sekadar mengharumkan nama Tanah Air, sukses Hero ini sudah tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Malang yang sejak lama merindukan lahirnya juara dunia dari Bhumi Arema di era milenium baru.

Harapan untuk mengembalikan Malang sebagai barometer tinju nasional pun semakin terang. Apresiasi nyata pun diberikan oleh Wali Kota Malang, HM Anton buat sang kampiun. 

Abah Anton, sapaan akrabnya, memastikan pihaknya tak akan tutup mata soal kiprah petinju andalan d’Kross Boxing Camp (BC) itu. 

“Tentu Hero Tito layak mendapatkan penghargaan sebagai apresiasi positif atas prestasinya di dunia tinju. Karena sekali lagi, kebanggaan ini bukan hanya menjadi milik warga Malang saja, namun juga membawa gengsi dan kehormatan bangsa dan negara Indonesia,” tuturnya.

Selama ini kerap terjadi, para pahlawan dunia olahraga kita sering terabaikan begitu masa keemasannya lewat.

Tak sedikit dari mereka menghabiskan masa tua dalam kondisi merana. Jasa mereka ketika membuat Merah-Putih berkibar di pentas dunia seolah terlupa.

Hal seperti itu tak diinginkan oleh Abah Anton. Dia memastikan akan tetap memperhatikan masa depan mereka yang meraih prestasi dan membuat bangga Bhumi Arema, seperti Hero. 

Sebagai bentuk apresiasi, rencananya petinju 30 tahun itu akan dipekerjakan sebagai salah satu staf di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Malang.

“Dengan begini, paling tidak dia (Hero) bisa lebih tenang menjalani kehidupan sehari-hari. Selain bisa tetap fokus berprestasi di dunia tinju, juga memiliki pekerjaan tetap untuk menghidupi keluarga,” seru Abah Anton.

Atas itikad baik yang ditawarkan Abah Anton, Hero pun menyambut antusias. Dia berterima kasih kepada Wali Kota Malang karena memberinya dukungan penuh dan juga kesempatan untuk mengabdi di Pemkot Malang.

“Terima kasih Abah Anton dan juga Abah Ade (Ade Herawanto, red) atas perhatian besarnya kepada saya. Saya akan tetap memberikan kemampuan terbaik di manapun saya ditempatkan. Saya sekarang juga lebih tenang dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia,” kata dia yang didampingi Ketua KTPI Malang Raya yang juga owner d’Kross BC, Ir H Ade Herawanto MT.

Pewarta : imam syafii
Editor : Heryanto
Publisher : Anang Sugara
  • Ajak Lembaga Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup Bentuk Generasi yang Melek Lingkungan

    Menjaga kelestarian lingkungan ternyata tidak hanya urusan menanam pohon atau memperbanyak ruang terbuka hijau. Menjaga lingkungan juga terkait dengan upaya memberikan penyadaran kepada masyarakat akan pentingnya program ini.

  • Pertahankan Kesejukan Kota, Dinas Lingkungan Hidup Ubah Dua Bekas Pembuangan Sampah Jadi Kebun

    Berbagai upaya konkret dilakukan Pemkot Malang untuk mempertahankan citra kotanya yang dulu terkenal dingin dengan hawanya yang sejuk. Selain terus menata dan memperindah taman kota, Pemkot Malang melalui Dinas Linglungan Hidup (DLH) sebagai salah sat

  • Berkas Anggota Tujuh Parpol di Kabupaten Malang Diperiksa Ulang, Hasilnya?

    Sebanyak tujuh partai politik (parpol) di Kabupaten Malang akhirnya lolos melenggang dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

  • Pemkot Batu Kebut Penambalan Jalan, Ini Titik-Titik Jalan Berlubang di Kota Batu

    Beberapa ruas jalan yang memiliki tingkat kerawanan di Kelurahan Dadaprejo, Desa Junrejo, Desa Beji, Desa Oro-Oro Ombo, Desa Tlekung dan Desa Sidomulyo. Terutma daerah yang memang sering dilewati volume kendaraan yang cukup tinggi.

  • Kota Pronbolinggo Masih Terbebas dari Difteri

    Jika di sejumlah kota diramaikan dengan penyakit difteri, lain halnya dengan Kota Probolinggo. Di kota seribu taman tersebut, sampai hari ini masih terbebas dari penyakit difteri. Mengingat, belum ada satupun warga yang terjangkit penyakit yang mematikan

  • Waduh, Bangunan TK Roboh, Beruntung Waktu Libur

    Hanya saja diketahui bangunan tersebut sudah tua dengan kayu-kayu penyangga atap sudah lapuk. Ditambah lagi akhir-akhir ini hujan lagi deras-derasnya membuat kayu tak kuat menyangga hingga akhirnya roboh.

  • Polres Beri Hadiah Timah Panas Pada Pelaku Curanmor

    Polres Tulungagung kembali berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor. Pelaku, HR berhasil ditangkap oleh Reskrim Tulungagung dan diberi hadiah timah panas pada kedua kaki pelaku. Hal ini dilakukan lantaran pelku mencoba melarikan diri saat di

  • Pemilik Warung Kopi Tak Menyangka Sepeda Motornya Dicuri Pelanggan

    Seorang maling motor Herianto alias Sutono (37) warga Kelurahan/Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung berhasil dibekuk polisi. Dia mencuri sepeda motor AG 3916 PW milik Nuryati warga RT 01 RW 06 Desa Bangsri Kecamatan Nglegok, yang memiliki usaha warun

  • Polrestabes Surabaya Raih WBK dari Kemenpan RB

    Polrestabes Surabaya Berhasil Meraih Predikat WBK (wilayah bebas korupsi) dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Redivasi Birokrasi(Kemenpan RB). Penghargaan langsung diterima Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan, Selasa (12/12) di Ja

  • Wanita Asal Malang Ini Suka Desain Busana dan Sepatu Sendiri

    Gaya berpakaian tidak melulu produk busana ready to wear dari label mode. Ide dan kreativitas dibidang mode dapat diasah melalui rancangan busana buatan sendiri.

  • Koramil Sananwetan Beri Pelatihan Ilmu Navigasi Untuk Pelajar

    Ilmu Navigasi adalah suatu teknik untuk menentukan kedudukan dan arah lintasan perjalanan secara tepat, atau suatu kegiatan mengontrol arah perjalanan baik di peta maupun di medan sebenarnya dengan tepat hingga sampai tujuan.

  • Rambu Kurang, Pengendara Terobos Larangan

    Meski sudah ada larangan masuk, namun masih ada saja kendaraan roda empat yang melintas di Jalan dr. Muhammad Saleh, Kota Probolinggo. Alasannya, para pengendara kendaraan roda empat yang menerobos rambu larangan mengaku, tidak mengetahui kalau ada rambu

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top