Gus Ipul Tuntut PGN Tanggung Jawab Kerusakan Jalan di Gresik

Saifullah Yusuf saat sidak di Gresik (foto: adi s/surabayaTIMES)
Saifullah Yusuf saat sidak di Gresik (foto: adi s/surabayaTIMES)

JATIMTIMES, SURABAYA – Kerusakan ruas jalan nasional di kawasan Desa Betoyo, Manyar, Kabupaten Gresik, memantik simpati Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf. 

Hasil sidak (inspeksi mendadak) di sejumlah titik, wakil gubernur menuntut PT Perusahaan Gas Nasional (PGN) bertanggung jawab atas kerusakan jalan di Gresik. Mengingat penutupan bekas galian yang dilakukan PGN  kurang profesional. Galian diuruk ala kadarnya.

Menurut Gus Ipul -panggilan Saifullah Yusuf- , dari hasil sidak, ada tiga penyebab rusaknya jalan tersebut. Pertama, konstruksi jalan yang tidak bagus dengan kondisi tanah yang labil sehingga mudah amblas. Di sisi lain, aspal merupakan musuh utama air sehingga mudah mengelupas.  

Penyebab kedua, ruas tersebut saat ini mengalami overkapasitas atau tonase cukup tinggi. Padahal, jalan tersebut merupakan ruas utama yang menghubungkan Pelabuhan Lamongan Shorebase dan Pelabuhan Gresik serta masuk kawasan industri. "Banyak kendaraan bertonase besar yang melintasinya,” katanya Kamis (5/1/2017).

Penyebab lain rusaknya jalan di Betoyo adalah adanya proyek penggalian pipa gas PT Perusahaan Gas Nasional (PGN). Di sisi lain, tanah bekas urukan menutup saluran drainase air di jalan dan berdampak munculnya genangan yang membuat jalan rusak dan kubangan. 

“Sambil PGN melakukan pengurukan yang profesional. Saya minta Pak Bupati Gresik agar menghentikan proyek pipa PGN terlebih dahulu,” tandasnya.

menurut Gus Ipul mengatakan, perbaikan jalan nasional ini adalah kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII. Sambil menunggu perbaikan secara total yang kini menunggu tender selesai, Balai Besar telah berjanji melakukan penambalan. “Provinsi tidak mungkin melakukan perbaikan.Soalonya, ini adalah kewenangan pemerintah pusat,” ujar Abah Anton.

Pemprov Jatim sebelumnya pernah mengusulkan agar pelaksanaan tender dilakukan saat akhir tahun. Dengan demikian, awal tahun pelaksanaan proyek bisa dilakukan. Hal ini untuk mengatasi  agar kerusakan jalan yang sering terjadi saat puncak musim penghujan diawal tahun tidak berlama-lama dan cepat ditangani. (*)

Pewarta : Adi Supra
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Surabaya TIMES
  • Panic Button Antarkan Polres Malang Kota Wakil Satu-satunya POLRI dalam Pameran Inovasi Kemenpan RB

    Polres Malang Kota menjadi satu-satu wakil POLRI yang ikut dalam pameran inovasi serta terobosan baru yang berhubungan dengan pelayanan terhadap masyarakat yang diadakan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

  • Kisruh Bukit Jomblo, Pemkab Tulungagung Akui Tidak Ada Kerja Sama

    Kisruh pengelolaan Bukit Jomblo yang berujung perusakan sejumlah wahana mendapat perhatian serius dari Dinas Pariwisata Kabupaten Tulungagung. Meski demikian, dinas pariwisata tidak bisa berbuat banyak lantaran belum ada perjanjian kerja sama antara pemka

  • Ditanya Soal Pemeriksaan KPK, Wali Kota Malang Malah Bahas e-Budgeting

    Hadir dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota Malang siang tadi 23/8/2017), Wali Kota Malang Moch. Anton enggan berkomentar soal agenda pemeriksaannya di kantor KPK sebagai saksi terkait kasus rasuah.

  • Abah Anton Sudah Siap Tidur di Emperan

    "Pak Aziz, tolong doakan saya. Saya mau usaha tetes tebu tapi harus ambil tender. Saya sudah spekulasi kalau rumah saya masukkan bank untuk modal. Kalau menang tender, saya akan sejahtera. Tapi kalau saya gagal, saya dan keluarga akan hidup di emperan tok

  • Warga Blitar Meninggal di Toilet Kereta Api dari Jakarta

    Seorang penumpang Kereta Api Majapahit jurusan Jakarta-Blitar ditemukan tewas di toilet. Diduga korban meninggal dalam perjalanan ketika kereta melaju memasuki wilayah Ngantru menuju Stasiun Kota Tulungagung. Korban diketahui bernama Sholeh (57), warga D

  • Bupati Ingatkan Pj Kades Rajin Hadiri Undangan Warga

    Bupati Lumajang Drs As’at melantik dua pejabat (Pj) kepala desa di Pendapa Kabupaten Lumajang, Rabu (23/08). Masing-masing Desa Penanggal dan Desa Tempeh Lor.

  • Tokoh Masyarakat Ini Juga Gelar "Blusukan" ala Abah Anton

    Terobosan yang dilakukan Wali Kota Malang H Moch. Anton sejak awal pemerintahannya lewat program "Sambung Rasa" ke kelurahan memiliki dampak positif bagi masyarakat. Langkah tersebut diikuti tokoh masyarakat.

  • 2018, Kabupaten Malang Jadi Pusat Benih Bawang Nasional

    Hasil produksi tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan di wilayah Kabupaten Malang, terutama bawang merah jenis batu ijo, kian meningkat. Karena itu, 2018 mendatang, Kabupaten Malang siap menjadi pusat kawasan perbenihan bawang nasional.

  • Spesialis Curi Motor di Masjid, Jual Barang via Facebook

    Satuan Reserse Kriminal Polres Blitar Kota menangkap seorang pencuri yang meresahkan warga Kota Blitar. Tersangka yang ditangkap merupakan spesialis pencuri di area masjid.

  • Antisipasi Harga Naik Tak Wajar, Petugas Gabungan Operasi Pasar

    Jelang Hari Raya Idhul Adha 1 September, petugas gabungan yang terdiri dari Polres Malang Kota bersama Dinas Perdagangan(Disdag) Kota Malang, TNI, dan Bulog akan melakukan operasi pasar di Kota Malang. Operasi pasar itu menindaklanjuti kekhawatiran masya

  • Anggota DPRD Surabaya "Numpang Pipis" di Pasuruan

    Perilaku menyimpang anggota DPRD agaknya tidak mudah berubah. Berbagai cara dilakukan hanya demi menambah pundi-pundi penghasilan pribadinya. Seperti yang dilakukan anggota DPRD Kota Surabaya yang berdalih studi banding di Kota Pasuruan.

  • Delapan Balita di Blitar Dirawat di Rumah Sakit setelah Imunisasi MR

    Sebanyak delapan balita di Kabupaten Blitar justru harus terbaring lemas di rumah sakit setelah mendapat imunisasi Measles Rubela (MR).

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top