Pemerintah Tetapkan Roadmap Dukung Perkembangan e- Commerce

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) (paling kanan) bersama Menteri PUPR, Rektor UB dan Menko Perekonomian (Foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)
Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) (paling kanan) bersama Menteri PUPR, Rektor UB dan Menko Perekonomian (Foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Kemajuan teknologi diharapkan bisa berdampak pada pada sektor bisnis maupun sektor UMKM. Kemajuan yang dibarengi dengan kemajuan dari sektor UMKM tersebut diharapkan bisa berkolaborasi menjadi pendukung dalam upaya untuk memajukan industri UMKM.

Karena itulah kemajuan sektor UMKM menarik perhatian pemerintah untuk lebih mengembangkan sayapnya. Hal ini diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudi Antara ketika berkunjung ke Universitas Brawijaya (UB), Sabtu (07/01/2017).

Selain itu ia juga mengungkapkan, kemajuan yang signifikan ini pastinya akan berdampak pada sektor ekonomi, apalagi nantinya jika semua bisa beralih dalam ekonomi digital, e- Commerce yang diharapkan nilai transaksinya sangat besar. Karenanya pemerintah saat ini sangat serius menggarap hal ini.

"Keseriusan dalam menggarap hal ini dibuktikan pemerintah melalui penetapan Roadmap e- Commerce oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, beberapa menteri juga sudah membubuhkan parafnya. Ini bentuk dukungan pemerintah pada perkembangan e- Commerce di Indonesia yang pada tahun 2020 ditargetkan dapat mencapai Rp130 miliar," jelasnya.

Roadmap nantinya juga akan keluar dalam bentuk Perpres. Lanjutnya, setelah melalui proses yang panjang yang dimulai sejak tahun 2015 lalu, tepatnya Desember, Roadmap e- Commerce pun telah dinyatakan rampung.

"Ini benar-benar program nasional, bukan hanya kerja pemerintah saja, namun juga mendorong sektor privat dan juga semua masyarakat," terangnya.

Di dalam Roadmap e-Commerce tersebut, terdapat program- program pengembangansumber daya manusia serta  pendanaan untuk e- Commerce. Dimana khusus untuk pendanaan prosesnya akan diselesaikan secara bertahap. Link lama sekitar pertengahan 2018, yang diperkirakan jumlah pendanaannya mencapai Rp 1 triliun yang berbentuk investasi dan berjangka

"Ini kan merupakan dana yang besar jadi bentuknya ya harus harus cocok untuk start up," bebernya.

Dari hasil ketetapan, Roadmap hasil dari koodinasi beberapa menteri sebagai berikut:

1. Logistik yang terkait pengiriman dan efisiensi biaya pengiriman.
2.Pendanaan, dimana terkait pembentukan badan untuk penyaluran hibah dana.
3. Perlindungan konsumen, dimana membangun kepercayaan konsumen melalui regulasi.
4. Infrastruktur komunikasi, berkaitan dengan peningkatan infrastruktur komunikasi nasional sebagai tulang punggung pertumbuhan industri e- Commerce.
5. Pajak, berkaitan dengan melakukan penyederhanaan kewajiban perpajakan atau tata cara perpajakan bagi para pelaku startup e- Commerce, pemberian insentif pajak investor e-Commerce maupun Startup.
6. Pendidikan SDM, yakni memberikan edukasi dan pengetahuan bagi semua e- Commerce baik secara offline maupun online.
7.Cyber Security, dalam hal ini memberikan peningkatan kesadaran bagi pedagang atau pelaku online serta publik tentang bagaimana pentingnya keamanan transaksi elektronik.

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top