Edarkan Obat Terlarang, Pemuda Wonosalam Digerebek Polisi

Ilustrasi
Ilustrasi

JATIMTIMES, JOMBANG – Dadik Adi Risnova (24) warga Dusun Arjosari Desa Panglungan Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang harus rela mendekam di sel tahanan. Ia diringkus anggota Polsek Wonosalam atas aksinya menjadi pengedar obat terlarang.

Penangkapan Dadik itu merupakan hasil pengembangan petugas dari dua saksi yang ditangkap sebelumnya. Keduanya adalah IW (17) dan RA (17), yang tidak lain teman sekampung tersangka.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang Iptu Subadar mengatakan, tersangka merupakan bagian dari jaringan peredaran obat terlarang lintas kota.

“Ia mendapat suplai pil Double L dari warga Kediri. Peredaran obat terlatang di wilayah itu sudah cukup meresahkan warga,” jelas Subadar, Rabu (11/1/017).

Subadar mengatakan, penangkapan terhadap tersangka Dadik dilakukan petugas Polsej Wonosalam pada Selasa malam (10/1/2017) sekitar pukul 21.00 WIB.

“Jadi, setelah mendapat kepastian posisi keneradaan tersangka petugas langsung bergerak. Menggerebek tersangka di salah satu rumah di dusunnya,” terangnya.

Dari penggerebekan itu, kata Subadar, selain menangkap tersangka, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa ratusan butir pil koplo dalam kemasan plastik klip.

“Dari pemeriksaan petugas, ada 560 butir pil koplo yang dikemas dalam 8 plastik klip dengan isi rata-rata 75 butir per-paket. Barang itu merupakan sisa dari obat terlarang yang disalurkan kepada IW dan RA. Selain itu petugas juga mengamankan 1 unit telepon seluler merek Oppo yang digunakan tersangka untuk berkomunikasi dengan jaringannya,” jelas Subadar.

Untuk memenuhi proses hukum selanjutnya saat ini tersangka dijebloskan ke dalam sel tahanan. “Petugas melanjutkan penyidikan dan menggali informasi lebih jauh terkait jaringan peredaran dari tersangka,” pungkasnya. (*)

Pewarta : Muhammad Sholeh
Editor : Heryanto
Publisher : Angga .
Sumber : Jombang TIMES
  • Wima Brahmantya Resmi Mundur dari Kursi Manajer PSBI Blitar

    Wima Brahmantya resmi mundur sebagai manajer PSBI Blitar, Rabu (23/8/2017). Pengunduran diri ini setalah demo yang dilakukan suporter akibat PSBI terdegradasi ke Liga 3

  • Panic Button Antarkan Polres Malang Kota Wakil Satu-satunya POLRI dalam Pameran Inovasi Kemenpan RB

    Polres Malang Kota menjadi satu-satu wakil POLRI yang ikut dalam pameran inovasi serta terobosan baru yang berhubungan dengan pelayanan terhadap masyarakat yang diadakan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

  • Kisruh Bukit Jomblo, Pemkab Tulungagung Akui Tidak Ada Kerja Sama

    Kisruh pengelolaan Bukit Jomblo yang berujung perusakan sejumlah wahana mendapat perhatian serius dari Dinas Pariwisata Kabupaten Tulungagung. Meski demikian, dinas pariwisata tidak bisa berbuat banyak lantaran belum ada perjanjian kerja sama antara pemka

  • Ditanya Soal Pemeriksaan KPK, Wali Kota Malang Malah Bahas e-Budgeting

    Hadir dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota Malang siang tadi 23/8/2017), Wali Kota Malang Moch. Anton enggan berkomentar soal agenda pemeriksaannya di kantor KPK sebagai saksi terkait kasus rasuah.

  • Abah Anton Sudah Siap Tidur di Emperan

    "Pak Aziz, tolong doakan saya. Saya mau usaha tetes tebu tapi harus ambil tender. Saya sudah spekulasi kalau rumah saya masukkan bank untuk modal. Kalau menang tender, saya akan sejahtera. Tapi kalau saya gagal, saya dan keluarga akan hidup di emperan tok

  • Warga Blitar Meninggal di Toilet Kereta Api dari Jakarta

    Seorang penumpang Kereta Api Majapahit jurusan Jakarta-Blitar ditemukan tewas di toilet. Diduga korban meninggal dalam perjalanan ketika kereta melaju memasuki wilayah Ngantru menuju Stasiun Kota Tulungagung. Korban diketahui bernama Sholeh (57), warga D

  • Bupati Ingatkan Pj Kades Rajin Hadiri Undangan Warga

    Bupati Lumajang Drs As’at melantik dua pejabat (Pj) kepala desa di Pendapa Kabupaten Lumajang, Rabu (23/08). Masing-masing Desa Penanggal dan Desa Tempeh Lor.

  • Tokoh Masyarakat Ini Juga Gelar "Blusukan" ala Abah Anton

    Terobosan yang dilakukan Wali Kota Malang H Moch. Anton sejak awal pemerintahannya lewat program "Sambung Rasa" ke kelurahan memiliki dampak positif bagi masyarakat. Langkah tersebut diikuti tokoh masyarakat.

  • 2018, Kabupaten Malang Jadi Pusat Benih Bawang Nasional

    Hasil produksi tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan di wilayah Kabupaten Malang, terutama bawang merah jenis batu ijo, kian meningkat. Karena itu, 2018 mendatang, Kabupaten Malang siap menjadi pusat kawasan perbenihan bawang nasional.

  • Spesialis Curi Motor di Masjid, Jual Barang via Facebook

    Satuan Reserse Kriminal Polres Blitar Kota menangkap seorang pencuri yang meresahkan warga Kota Blitar. Tersangka yang ditangkap merupakan spesialis pencuri di area masjid.

  • Antisipasi Harga Naik Tak Wajar, Petugas Gabungan Operasi Pasar

    Jelang Hari Raya Idhul Adha 1 September, petugas gabungan yang terdiri dari Polres Malang Kota bersama Dinas Perdagangan(Disdag) Kota Malang, TNI, dan Bulog akan melakukan operasi pasar di Kota Malang. Operasi pasar itu menindaklanjuti kekhawatiran masya

  • Anggota DPRD Surabaya "Numpang Pipis" di Pasuruan

    Perilaku menyimpang anggota DPRD agaknya tidak mudah berubah. Berbagai cara dilakukan hanya demi menambah pundi-pundi penghasilan pribadinya. Seperti yang dilakukan anggota DPRD Kota Surabaya yang berdalih studi banding di Kota Pasuruan.

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top