Mengenal Pudak, Kudapan Khas Gresik

Makanan Lawas nan Nikmat, Mampu Bersaing dengan Jajanan Modern

Pudak, kudapan asli Gresik yang juga bisa dibuat oleh-oleh. (foto : istimewa)
Pudak, kudapan asli Gresik yang juga bisa dibuat oleh-oleh. (foto : istimewa)

JATIMTIMES, GRESIKSiapa pun mungkin tahu Gresik, sebuah kabupaten di Jawa Timur sebelah utara Surabaya.

Berbagai julukan pun disematkan ke kota ini. Mulai Kota Berhias Iman hingga Kota Santri karena memang banyak pondok pesantren di Gresik. Ada lagi satu julukan kota ini yang diambil karena kuliner atau makanan khas yang populer. Yakni Kota Pudak.

Pudak adalah nama makanan atau jajanan khas Gresik. Pudak terbuat dari tepung beras, gula, sagu dan dibungkus dengan daun aren. Lebih dulu daun aren dikeringkan. Bentuknya sekilas seperti daun jagung namun lebih solid dan unik.

Makanan ini pun bervariasi warnanya. Ada yang warna putih dengan rasa pandan, ada yang berwarna merah agak kecokelatan untuk rasa manis. 

Pada perkembangannya, ragam pudak tidak terbatas tiga rasa macam saja seperti sebelumnya, yakni pudak putih (gula pasir), pudak merah (gula Jawa). dan pudak sagu. Pembuat kue pudak berkreasi untuk merebut pasar. Jadi, ragam dan rasa pudak pun bertambah. Di antaranya pudak pandan yang berwarna hijau dan harum karena campuran sari daun pandan.

Di samping rasa yang khas, bentuk kemasan pudak unik di antara jajanan mana pun. Dengan bahan yang sudah mulai langka, pembuatannya pun tidak sederhana. 

Setelah daun aren dibersihkan dan dipotong-potong sesuai ukuran, kemudian dilipat dan dijahit dengan alur seperti huruf L tanpa sudut sehingga sisi dan dasarnya tertutup dan membentuk ruang seperti gelas. Setelah adonan dituangkan, ujung kemasan yang terbuka dikuncupkan dan diikat. Baru dikukus.

Penasaran rasanya kan? Nah, daripada Anda masih penasaran dengan makanan ini, lebih baik Anda langsung sdatang ke Kota Pudak Gresik.

Di Pasar Gresik maupun di sepanjang ruas depan Pabrik Semen Gresik di sekitaran Jalan Veteran, banyak orang berjualan pudak. Harganya cukup terjangkau, tidak sebanding dengan rasanya yang manis dan nikmat.Pudak juga bisa menjadi menu pembuka puasa.

Meskipun sekarang era modern, jangan anggap pudak ini makanan kuno. Makanan ini mampu bersaing dengan makanan-makanan modern lainnya .

Nah, bagi Anda yang mau berkunjung ke Gresik atau sekadar melewati kota ini, jangan sampai ketinggalan untuk menikmati nikmatnya pudak atau untuk oleh-oleh. (*)

Pewarta : Arga Dahana D.
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Angga .
Sumber : Gresik TIMES
  • Polisi Bekuk Komplotan 'Ludah Api' Pelaku Pecah Kaca Mobil

    Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap komplotan pelaku kejahatan pecah kaca mobil. Ada empat orang pelaku yang diamankan belum lama ini. Komplotan penjahat pecah kaca ini, melakukan kejahatan dengan membobol mobil milik korban M Dillip (41), warga Kl

  • Heboh, Ada Kebakarandi Predator Fun Park

    Sejumlah 50 karyawan Predator Fun Park dibuat panik dengan nyala api yang cukup besar di area halaman parkir Predator Fun Park, Kamis (22/2/2018). Untungnya itu hanyalah sebuah kegiatan simulasi penanggulangan bencana kebakaran yang digelar Dinas Penanggu

  • Ketua FKUB : Lumajang Miliki Prestasi Kerukunan Ummat Sudah Ratusan Tahun

    Terkait berbagai isu perpecahan yang dihubungkan dengan sebuah insiden di Senduro Lumajang, Ketua Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) Lumajang, Drs. H. M. Khoiri M.Pdi menyebut bahwa Lumajang memiliki sejarah dan prestasi kerukunan ummat beragama sejak

  • Surabaya Kembangkan Pertanian Terpadu dengan Peternakan dan Perikanan

    Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengembangkan ruang terbuka hijau (RTH) di daerah Jeruk, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. Area seluas enam hektare itu rencananya akan digunakan sebagai lahan untuk pertanian terpadu.

  • Pembunuh Penjaga Rental PS Perankan 24 Adegan

    Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri, Jawa Timur, menggelar rekonstruksi pembunuhan sadis terhadap korban Achmad Wahyu Sobirin (26), seorang penjaga rental play station (PS) yang dilakukan Mohamad Ubaitul Anas (25), warga Desa Dukuh! Kecamat

  • Luapan Sungai Welang Putus Jalur Pantura Pasuruan-Probolinggo 8 Jam

    Curah hujan tinggi yang bersamaan dengan air laut pasang mengakibatkan sejumlah kawasan di Kota dan Kabupaten Pasuruan tergenang banjir. Bahkan, luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Welang, selain menggenangi kawasan pemukiman warga setinggi 50-100 sentimete

  • Siapa Yang Pantas Jadi Playmaker Arema FC?

    Berstatus pemain yang pernah menjadi pujaan Aremania pada kompetisi musim 2013-2014 tak membuat Gustavo Lopez akan mudah direkrut oleh Arema FC. Saat ini Singo Edan menetapkan playmaker asal Argentina tersebut sebagai pemain trial (magang) di Piala Gubern

  • Marak Kekerasan terhadap Ulama, Ini Sikap MUI Kabupaten Blitar

    Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blitar mengambil sikap terkait fenomena teror dan penganiayaan fisik terhadap ulama yang dilakukan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Kejadian tersebut akhir-akhir ini marak terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

  • Teatrikal Dewan Pemangsa Rakyat Warnai Aksi Penolakan Revisi UU MD3 di Kota Malang

    Pengesahan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD atau UU MD3 oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendapat penolakan dari berbagai pihak, termasuk di Kota Malang. Hari ini (22/2/2018) belasan aktivis dari Malang Corruption Watch (MCW) bersama pe

  • Anggota Komisi VI DPR Ajak Bangun Indonesia lewat Wirausaha

    Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi PKB Ir HM. Nasim Khan menggelar dialog interaktif pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat di aula Desa Trigonco, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Rabu (22/02).

  • Banyak Kasus Teror Dilakukan Orang Gila, Ini Kata Ahli Jiwa RSJ Menur

    Banyak kasus teror yang terjadi beberapa waktu terakhir di Jawa Timur diketahui dilakukan pelaku yang mengalami gangguan jiwa. Berikut penjelasan pakar kejiwaan terkait perilaku agresif dari pengidap kejiwaan. Psikiater RS Menur Surabaya dr Hendro Riyant

  • Bupati dan Wabup Gelar Syukuran HPN Bersama Wartawan

    Bupati Situbondo H Dadang Wigiarto SH dan Wakil Bupati Situbondo Ir H Yoyok Mulyadi MSi serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Situbondo, sejumlah wartawan, serta tamu undangan menggelar tasyakuran HPN (Hari Pers Nasional) Ke-32 di

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top