Mengenal Lebih Dekat 5 Desa Wisata Prioritas Kabupaten Malang (8)

Sihir Pantai Pasir Panjang Ngliyep Hipnotis Wisatawan Sejak 1951

Keindahan pantai pasir panjang Ngliyep Donomulyo akan menyihir siapapun yang melihat berbagai macam keindahannya sejak dibuka tahun 1951 (Foto : Nana/MalangTIMES)
Keindahan pantai pasir panjang Ngliyep Donomulyo akan menyihir siapapun yang melihat berbagai macam keindahannya sejak dibuka tahun 1951 (Foto : Nana/MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Destinasi Wisata pantai masih menjadi primadona bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Malang.

Hal ini tercatat dalam data kunjungan wisatawan di tahun 2016 di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, dimana dari total 5,8 juta wisatawan, 3,6 juta wisatawan masih memprioritaskan kunjungannya ke wilayah pantai. 

Pantai Pasir Panjang Ngliyep adalah salah satu destinasi wisata pantai yang menyumbang jumlah kunjungan tersebut selain beberapa pantai di wilayah Malang Selatan.

Terletak di tepi Samudera Hindia, pantai pasir panjang Ngliyep yang dibuka secara resmi tahun 1951, tepatnya di Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, telah menyihir para pengunjung dengan hamparan pasir nan lembut sepanjang 700 m ini.

Panoramanya tidak kalah dengan pantai-pantai di Bali. Bahkan, deburan atau alunan gelombang pantai Ngliyep ini mampu memberikan sensasi ketenangan di dalam hati. Mata yang dimanjakan dengan keaslian dan keasrian pantai serta jiwa yang dialun oleh keheningan alam pesisir mampu membuat siapapun tersihir.

Inilah yang membuat pantai dengan luas areal kurang lebih 10 Ha yang terdiri dari hutan lindung, areal wisata, penginapan, dan lahan parkir ini di sebut Ngliyep. Yang maksudnya  setiap orang yang melihat pantai ini akan merasa mengantuk dan tertidur (bahasa Jawa: liyep-liyep) karena dibuai jiwa dan raganya.

Keindahan  Ngliyep yang  memiliki ciri khas pantainya yang melengkungi lautan lepas sehingga dinamakan Pantai Pasir Panjang juga dikelilingi oleh tebing-tebing  curam dan hamparan hutan tropis di sekitarnya ini bahkan dikenal terlebih dahulu dibandingkan dengan pantai Balekambang dan Sendangbiru. 

"Di era tahun 1980-an, Pantai Ngliyep merupakan daerah tujuan wisata favorit di Jawa Timur. Sihirnya terlebih dahulu memukau pengunjung dalam dan luar daerah sebelum wisata pantai lainnya,"kata Made Arya Wedanthara, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, Kamis (22/06).

Keindahannya bukan saja ditampilkan lewat citra pantai semata, tetapi dilengkapi dengan adanya pulau kecil bernama Gunung Kombang.

Selain itu, tak jauh dari Ngliyep terdapat juga sebuah teluk dengan pemandangan yang tak kalah indah yaitu Teluk Putri. 

Disebut dengan Teluk Putri, kata Made Arya, karena teluk ini dilapisi pasir putih sangat bersih dan halus lembut sehalus kulit para putri. "Cocok bagi yang ingin lari dari kebisingan,"ujarnya.  

Hamparan pasirnya yang lembut menjadikan tempat ini nyaman digunakan untuk berjemur atau berolahraga seperti voli pantai dan sepak bola. Suasana kian ekslusif menjelang detik-detik terbenamnya matahari yang terlihat dibalik pulau-pulau kecil yang terdapat di sekitar pantai ini. 

"Dengan berbagai keindahannya tersebut, Ngliyep menjadi bagian dari lima desa wisata favorite dan prioritas kita di tahun 2017 ini,"pungkas Made Arya.

Pewarta : Dede Nana
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top