Madumongso, Kue Khas yang Tak Pernah Absen di Momen Lebaran

Madumongso.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Madumongso.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

JATIMTIMES, BLITARLebaran bagi masyarakat Blitar, Jawa Timur, kurang lengkap rasanya bila belum menyuguhkan kue madumongso. Jajanan legit berwarna bertesktur kasar dengan butiran ketan hitam itu menjadi makanan khas saat Hari Raya Idul Fitri. 

Tidak ada catatan pasti sejak kapan madumongso menjadi kue Lebaran. Warga hanya tahu kue tersebut telah menjadi hidangan Lebaran secara turun-temurun. “Sudah turun-temurun. Saya membuatnya puluhan tahun,” kata Supinah, warga Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

Nenek empat belas cucu ini selalu membuat madumongso setiap Lebaran. Karena disukai cucu dan saudara yang berkunjung rumahnya, Supinah membuatnya dalam jumlah besar.

Supinah membocorkan resep membuat madumongso yang lezat. Proses itu mulai memasak ketan hitam menjadi tape, paling tidak memerlukan waktu tiga hari. Lalu baru bisa dimasak dicampur dengan gula dan santan. “Setelah itu baru dibungkus menggunakan plastik atau kertas klobot yang warnanya berwarna-warni,” katanya.

 Membuat madumongso dengan rasa yang pas dibutuhkan ketepatan dalam menentukan komposisi bahan bakunya yang terdiri atas ketan hitam, gula merah, gula pasir, dan santan agar tidak eneg. “Cara mengaduk di atas penggorengan juga mempengaruhi lembut tidaknya madumongso,” jelasnya.

Dibutuhkan waktu hingga satu jam untuk membuat adonan madumongso benar-benar kering dan asat tanpa meninggalkan satu butir ketan yang keras. Untuk menentukan matang tidaknya  madumongso, dengan mencicipi sedikit demi sedikit sambil terus mengaduk. Proses mengaduk ini tak boleh berhenti untuk menghindari lengket pada permukaan wajan.

Bila cara mengolahnya tepat, madumongso itu terasa legit dan tak terlalu berminyak. Makanan ini disajikan sebagai jajanan Lebaran di atas piring atau nampan.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Blitar TIMES
  • Mobil Dinas Depag Diseruduk Truk Fuso

    Mobil Dinas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo P 32 IP yang dikemudikan Samsi dan membawa penumpang sebanyak 4 orang diseruduk truk Fuso DK 9527 PH, Kamis (22/2).

  • Polisi Bekuk Komplotan 'Ludah Api' Pelaku Pecah Kaca Mobil

    Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap komplotan pelaku kejahatan pecah kaca mobil. Ada empat orang pelaku yang diamankan belum lama ini. Komplotan penjahat pecah kaca ini, melakukan kejahatan dengan membobol mobil milik korban M Dillip (41), warga Kl

  • Heboh, Ada Kebakarandi Predator Fun Park

    Sejumlah 50 karyawan Predator Fun Park dibuat panik dengan nyala api yang cukup besar di area halaman parkir Predator Fun Park, Kamis (22/2/2018). Untungnya itu hanyalah sebuah kegiatan simulasi penanggulangan bencana kebakaran yang digelar Dinas Penanggu

  • Ketua FKUB : Lumajang Miliki Prestasi Kerukunan Ummat Sudah Ratusan Tahun

    Terkait berbagai isu perpecahan yang dihubungkan dengan sebuah insiden di Senduro Lumajang, Ketua Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) Lumajang, Drs. H. M. Khoiri M.Pdi menyebut bahwa Lumajang memiliki sejarah dan prestasi kerukunan ummat beragama sejak

  • Surabaya Kembangkan Pertanian Terpadu dengan Peternakan dan Perikanan

    Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengembangkan ruang terbuka hijau (RTH) di daerah Jeruk, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. Area seluas enam hektare itu rencananya akan digunakan sebagai lahan untuk pertanian terpadu.

  • Pembunuh Penjaga Rental PS Perankan 24 Adegan

    Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri, Jawa Timur, menggelar rekonstruksi pembunuhan sadis terhadap korban Achmad Wahyu Sobirin (26), seorang penjaga rental play station (PS) yang dilakukan Mohamad Ubaitul Anas (25), warga Desa Dukuh! Kecamat

  • Luapan Sungai Welang Putus Jalur Pantura Pasuruan-Probolinggo 8 Jam

    Curah hujan tinggi yang bersamaan dengan air laut pasang mengakibatkan sejumlah kawasan di Kota dan Kabupaten Pasuruan tergenang banjir. Bahkan, luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Welang, selain menggenangi kawasan pemukiman warga setinggi 50-100 sentimete

  • Siapa Yang Pantas Jadi Playmaker Arema FC?

    Berstatus pemain yang pernah menjadi pujaan Aremania pada kompetisi musim 2013-2014 tak membuat Gustavo Lopez akan mudah direkrut oleh Arema FC. Saat ini Singo Edan menetapkan playmaker asal Argentina tersebut sebagai pemain trial (magang) di Piala Gubern

  • Marak Kekerasan terhadap Ulama, Ini Sikap MUI Kabupaten Blitar

    Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blitar mengambil sikap terkait fenomena teror dan penganiayaan fisik terhadap ulama yang dilakukan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Kejadian tersebut akhir-akhir ini marak terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

  • Teatrikal Dewan Pemangsa Rakyat Warnai Aksi Penolakan Revisi UU MD3 di Kota Malang

    Pengesahan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD atau UU MD3 oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendapat penolakan dari berbagai pihak, termasuk di Kota Malang. Hari ini (22/2/2018) belasan aktivis dari Malang Corruption Watch (MCW) bersama pe

  • Anggota Komisi VI DPR Ajak Bangun Indonesia lewat Wirausaha

    Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi PKB Ir HM. Nasim Khan menggelar dialog interaktif pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat di aula Desa Trigonco, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Rabu (22/02).

  • Banyak Kasus Teror Dilakukan Orang Gila, Ini Kata Ahli Jiwa RSJ Menur

    Banyak kasus teror yang terjadi beberapa waktu terakhir di Jawa Timur diketahui dilakukan pelaku yang mengalami gangguan jiwa. Berikut penjelasan pakar kejiwaan terkait perilaku agresif dari pengidap kejiwaan. Psikiater RS Menur Surabaya dr Hendro Riyant

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top