Mesin Pertamini Menjamur, Bencana Mengancam (2)

Mesin Dijual Bebas Tanpa Harus Izin, Pemilik Pertamini Bisa Untung Rp 800 Ribu Sehari

Mesin Pertamini (POM MINI) milik Heru di Jalan Notojoyo RT 02 RW 02, Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang (Foto : Hendra Saputra/MalangTIMES)
Mesin Pertamini (POM MINI) milik Heru di Jalan Notojoyo RT 02 RW 02, Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang (Foto : Hendra Saputra/MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Untuk mengetahui langsung bagaimana praktek bisnis bensin eceran menggunakan mesin Pertamini ini, MalangTIMES mendatangi salah satu pemilik Pertamini di Jalan Notojoyo RT 02 RW 02, Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Kamis (13/7/2017).

Lokasinya berada di pinggir jalan raya kampung yang relatif padat penduduk. Mesin Pertamini atau oleh pemiliknya diberi nama POM MINI berukuran kurang lebih panjang 1,5 meter dan tinggi 1,8 meter ini terpasang di depan rumahnya.

Pagi itu sekitar 10.30 WIB pembeli tidak begitu ramai. Hanya ada empat orang pengendara sepeda motor yang mengisi bensin jenis pertalite.

Memang beberapa minggu terakhir, menurut Heru, pemilik Pertamini ini, penjualan bensin relatif sepi tidak seperti biasanya. Karena, sebagian mahasiswa yang menjadi pasar utamanya masih menikmati liburan lebaran di kampung halamannya masing-masing.

Biasanya, dalam sehari kalau lagi ramai pembeli ia bisa mengantongi keuntungan bersih hingga Rp 800 ribu. Dalam situasi sepi ia hanya mampu meraup keuntungan maksimal Rp 100 ribu sehari.    

“Dengan mesin POM MINI seperti ini keuntungan yang didapat lumayan besar. Pembeli merasa lebih nyaman karena seperti membeli bensin di SPBU,” terang Heru.

Bagaimana tingkat keamanan POM MINI yang dikelolanya? Heru menjelaskan untuk mengantisipasi kebakaran dirinya sudah menyiapkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang ia letakkan di dalam rumah. “Untuk keamanan, kami sudah punya APAR. Sewaktu-waktu diperlukan tinggal mengambilnya aja. Ya setiap usaha pasti ada resikonya,” jelasnya.

Namun demikian, ia mengakui bahwa untuk menjalankan bisnis barunya ini tidak perlu banyak prosedur yang harus dilalui, termasuk tidak perlu ribet mengurus izin.

Bahkan, mesin Pertamini yang ia gunakan sekarang itu ia dapat dengan sangat mudah. Dengan berbekal kepercayaan, seseorang sudah dapat memiliki POM MINI tersebut plus APAR. Bahkan, membelinya pun dapat sewaktu-waktu membayarnya sesuai dengan kesepakatan awal.

"Alat ini saya dipinjami oleh orang Pakis, Tumpang, sistemnya bagi hasil 60 : 40. Kalau sudah punya uang tidak apa-apa dibeli, karena dari awal kami sudah kesepakatan di atas kertas," kata Heru.

Akan tetapi saat ditanya mengenai pembuatan mesin Pertamini, Heru mengaku tidak tahu tempat dimana asal muasal mesin itu dibuat.

"Katanya dari Jakarta itu mesinnya, tapi saya tidak tahu pasti. Yang jelas sekarang banyak yang menjual mesin seperti ini," sambung Heru.

Heru menambahkan, harga untuk mesin Pertamini itu hanya berkisar antara Rp 10 juta sampai Rp 60 juta tergantung kapasitas tanki bensin.

POM MINI miliknya ini hanya seharga Rp 10 juta dengan kapasitas 200 liter yang dibagi dua untuk bensin jenis Pertalite dan Pertamax.

"Harga mesinnya ini kisaran mulai 10 juta sampai 60 juta. Kalau yang harga Rp 40 juta sampai Rp 60 juta  itu lengkap dibuatkan atapnya sekalian," pungkas Heru.

Pewarta : Hendra Saputra
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
  • Ngaku Rasul, Pria Penghina Nabi Muhammad Ini Akhirnya Terciduk

    Mulutmu harimaumu. Pepatah inilah yang pantas disematkan kepada Rendra Hadikurniawan. Akibat ucapannya yang menghina Nabi Muhammad akhirnya dia dijebloskan ke penjara.

  • Produsen Miras Oplosan Di Ngadiluwih, Digerebek Polisi

    Tim gabungan Polres Kediri dan Polsek Ngadiluwih berhasil menggerebek sebuah produsen miras rumahan milik Agung Prayono (58) yang terletak di Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Kamis (26/04/2018) Rumah produksi miras digerebek saat p

  • Bangun Instalasi Pengolahan Sampah Jadi Listrik, Pemkab Malang Terpilih sebagai Pilot Project Dunia

    Kabupaten Malang selangkah lebih maju dalam hal pengelolaan sampah. Hari ini (26/4/2018) Bupati Malang Rendra Kresna meresmikan sistem pengelolaan sampah organik menjadi kompos dan energi listrik atau Integrated Resource Recovery Center (IRRC) di kawasan

  • Rawan Diterjang Tsunami, BPBD Gelar Simulasi Tanggap Bencana

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang menggelar kegiatan simulasi bencana gempa bumi yang berpotensi tsunami bertempat di Lapangan Desa Tegalrejo, Tempursari, Kamis (26/04) siang tadi.

  • 2 motor dan 2 Hp Ludes

    Wilayah Polres Probolinggo Kota tengah diobok-obok kawanan pencuri. Kali ini kasus pencurian kendaraan bermotor dialami Sunarsis (63) pada Kamis (26/4) dini hari. Dua motor dan satu hand phone di dalam rumahnya digondol kawanan maling.

  • Lelang Proyek Sampai Dijaga Anjing K9, Ada Apa?

    Tender proyek di Kota Probolinggo dijaga ketat Satpol PP dan anggota Polres Probolinggo Kota. Bahkan, Polres yang dipimpin AKBP Alfian Nurrizal ini, juga menerjunkan anjing pelacak K9. Tak hanya itu, peserta tender yang masuk ke lokasi tender, undangannya

  • Perumahan Baru Rawan Dibobol Maling

    Aksi pencurian di wilayah Hukum Polres Probolinggo, terus bertambah. Kali ini menimpa penghuni rumah di perumahan Green Safana Tiga, Jalan Galunggung, Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Ada sekitaran 4 rumah di maling di wakt

  • Maling Motor Di GOR Gedangsewu Terjungkal Dihadiahi Timah Panas

    Pelaku pencurian sepeda motor di depan GOR Gedangsewu Boyolangu beberapa waktu lalu, akhirnya dilumpuhkan Satresrim Polres Tulungagung. Pelaku yang diketahui Rahman Ardiantoro (18) warga Gedangsewu itu diamankan Satresrim di rumahnya dan dibawa ke Mako P

  • Tim Pengawas Minta Disdag Pasang Papan Informasi Setiap Ada Proyek

    Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang harus berbenah dalam menjalankan kegiatan pembangunan di lingkungan pasar. Seperti halnya dengan melakukan pemasangan papan kegiatan. Karena seringkali ada kegiatan revitalisasi tanpa ada papan informasi.

  • Direktur Yayasan Yang Tertangkap Nyabu Bukan PNS Pemkab Blitar, Ini Penjelaskan Bupati

    Penangkapan seorang PNS tersangkut narkoba Indah Susilowati (49) rupanya bukan dari PNS di bawah naungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar.

  • Bukan Cinta, Bidadari UM Bilang Ini Hal yang Tidak Bisa Dipercaya

    Anak muda punya banyak kata mengungkapkan persoalan hidup. Urusan cinta tidak perlu ditanya. Ada saja kata-kata unik yang mereka buat. Termasuk salah satu yang menarik adalah akun Instagram @bidadarium.

  • Honor 9 Lite Resmi Dirilis, Marcom Buka Pre Order DP Rp 200 Ribu

    Tak butuh waktu lama bagi Honor untuk memasarkan perangkatnya di Indonesia. Honor 9 Lite yang baru diumumkan pada akhir Maret lalu dipastikan mulai menebarkan pesonanya dan bisa pre order di Counter HP Marcom dan New Marcom Blitar.

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top