Mengawal Malang Jadi Kota Mode

Wow, Ini Jurus Pemkab Bawa Mode Malang ke Panggung Internasional

Ketua Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Malang Agus Sunandar saat ditemui di Komika Cafe. (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)
Ketua Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Malang Agus Sunandar saat ditemui di Komika Cafe. (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – "Kalau bukan karena Bupati Malang Rendra Kresna dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, kami nggak akan bisa tampil di Jakarta Fashion Week (JFW)," ujar Ketua Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Malang Agus Sunandar. 

Ya, Jakarta Fashion Week (JFW) bukan panggung fashion main-main. Pekan mode yang kali pertama digelar tahun 2008 itu kini menjadi pekan mode yang paling berpengaruh di Asia Tenggara.

Pekan mode sekelas Jakarta Fashion Week tentu tak asal menampung desainer. Selain kemampuan merancang busana teruji, biaya mengikuti ajang Jakarta Fashion Week juga menguras kantong. Pantas bila desainer Malang Agus Sunandar berterima kasih kepada Bupati Malang Dr H Rendra Kresna dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. 

"Untuk bisa tampil di peragaan Jakarta Fashion Week, kami butuh dana sekitar Rp 350 juta. Jujur kalau desainer seperti kami, ya tentu sangat mahal. Tapi kami bersyukur Bapak Bupati Malang dan Pemerintah Kabupaten Malang mendukung penuh perjuangan desainer Malang," ungkap desainer yang juga dosen tata busana UM itu. 

Agus dan dua orang desainer Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Malang didukung penuh Pemkab Malang guna menampilkan sejumlah rancangan mereka di Jakarta Fashion Week 2018. Pekan mode itu menurut rencana akan diselenggarakan antara September-Oktober 2017.

Dukungan penuh Pemkab Malang kepada desainer anggota IFC Chapter Malang itu tidak bakal disia-siakan oleh Agus Sunandar dkk. Bila tidak ada perubahan, Agus akan mengajak serta dua desainer wanita, yaitu Kiki Mahendra dan Elma Faricha. 

Agus Sunandar ialah desainer Malang dengan prestasi dunia. Nama dosen tata busana Universitas Negeri Malang (UM) itu telah dikenal di negeri Eropa seperti Inggris dan Rusia. Ia juga kerap didapuk sebagai pengagas fashion show di berbagai kota di Indonesia. 

Kiki Mahendra pun bukan nama baru di dunia fashion tanah air. Rancangan busana Kiki telah merajai dunia sosial media. Banyak selebgram bahkan artis tanah air menggenakan rancangan gaun pengantin besutan Kiki Mahendra. 

Sedangkan Elma Faricha meski merupakan desainer termuda IFC Chapter Malang tetapi ia telah memiliki label yang cukup dikenal luas. Melalui Timeless by Elma Faricha, desainer kelahiran 1996 itu sukses menjual busana muslim anggun nan trendi. (*)

Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
  • Melihat Batik Khas Desa Tlogo Kabupaten Blitar, Keunikannya Diminati Warga Australia

    Batik merupakan budaya warisan nenek moyang Indonesia. Dan hampir setiap daerah di Indonesia punya batik yang berbeda-beda pola dan motif gambarnya.

  • Pilkada, Azan Pun Jadi Persoalan Bagi Bawaslu

    Ada yang menarik dari paparan yang disampaikan Bawaslu Provinsi Jawa Timur dalam sosialisasi Pengawasan Pemilu Bagi Ormas, LSM dan media. Komisioner Bawaslu, Aang Khunaifi memberikan contoh adanya calon yang melakukan azan dan ditayangkan di sebuah media.

  • Karena Foto, Panwaslu Tulungagung Putuskan Tiga ASN Bersalah, Kadis Tidak

    Tiga ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung dinyatakan bersalah oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tulungagung.Tiga ASN yang terdiri dari dua Camat yaitu Camat Sumbergempol dan Camat Ngunut serta seorang Kepala Bidang (Kabid) di Di

  • Jalur On The Spot Pakusari, Masuk Penilaian OK BOS Dirlantas Polda Jatim

    Jalur tengkorak timur terminal Pakusari tepatnya di depan PTPN Kebun Kertosari Pakusari Jember jadi penilaian kegiatan “Open Karo Black On The Spot” (OK BOS) Daerah rawan kecelakaan lalu lintas (Blakcspot) dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim. Jalur di

  • Coba Gaya Foto OOTD Dengan Bantal

    Tidak bisa dipungkiri, gaya foto di media sosial Instagram jadi bukti eksistensi diri. Banyak cara eksis di media sosial. Salah satunya adalah mengunggah foto OOTD (Outfit of the Day) yang menarik. Buat kamu kawula muda, pasti dong tidak ingin tampil itu-

  • KPU Batu Mudahkan Pemilih Disabilitas

    Komisi Pemilihan Umum Kota Batu memberikan perhatian khusus kepada para disabilitas di Kota Batu untuk pelaksanaan coblosan Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018, pada Juni mendatang.

  • Suket Khusus Untuk Nyoblos Pilkada Dicetak Mulai 20 Mei

    Calon pemilih yang belum memiliki KTP elektronik tak perlu khawatir untuk menggunakan hak pilihnya. Karena untuk pilkada 2018, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Blitar bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menerbi

  • Tingkatkan Mutu Pendidikan Pemkot Latih 1.343 Kepala PAUD

    Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) terus berupaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Surabaya. Salah satunya dengan menggelar kegiatan workshop kemampuan kepada para guru pendidik PAUD (Pendidikan Anak Usia Di

  • Tekan Angka Kriminalitas, Sita Ratusan Botol Miras

    Sedikitnya, 13 krat miras berbagai ukuran dan merek diamankan petugas saat razia, Senin (23/4) malam kemarin. Selain itu petugas juga mengamankan 4 pemandu lagu yang sedang menemani pengunjung di salah satu tempat karaoke. Petugas juga mengamankan 4 unit

  • Pasangan Calon SAE Pilih Kampanye Senyap

    Pengerahan massa dalam jumlah banyak tidak selalu dilakukan pasangan calon kepala daerah. Seperti halnya yang dilakukan pasangan Sutiaji-Sofyan Edi Jarwoko (SAE).

  • Tanah Kavling Warga Dijual Oknum Pensiunan Lurah

    Pensiunan PNS Pemkot Probolinggo, diduga telah menjual tanah milik warga. Tanah kavling berukuran 5 X 22 meter yang berlokasi di Jalan Letjen Sutoyo Gang II, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, milik almarhum Ali Sumar orang tua Nur Eva Arimami (

  • Malaikat Maut Kembali Jemput Tiga Pemabuk Di Surabaya

    Korban terus berjatuhan akibat minuman keras (Miras). Sebelumnya tiga warga Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari tewas akibat menenggak miras. Terbaru, dua nyawa melayang diduga kuat karena miras oplosan.

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top