SMK Pemuda 3 Kesamben Gelar PLS Bernuansa Edukatif dan Kreatif

Penyematan tanda peserta PLS oleh Kabag Kesiswaan SMK Pemuda 3 Kesamben Suharto Handayani kepada siswa baru.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Penyematan tanda peserta PLS oleh Kabag Kesiswaan SMK Pemuda 3 Kesamben Suharto Handayani kepada siswa baru.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

JATIMTIMES, BLITAR – 280 siswa baru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pemuda 3 Kesamben, mengikuti Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) di sekolahnya, Jalan Bromo No 15, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Senin (17/7/2017) pagi.

PLS SMK Pemuda 3 Kesamben akan dilaksanakan selama 3 hari sesuai peraturan Permendikbud RI Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah.

"Ada 280 siswa baru yang ikut PLS, pelaksanaannya cuma tiga hari sesuai peraturan," kata Kepala Sekolah SMK Pemuda 3 Kesamben, Yulida Erawati, S.Pd, MM kepada BLITARTIMES.

Sebelum memulai kegiatan PLS, siswa baru mengikuti upacara bendera sekaligus sebagai pembukaan PLS.

Para siswa baru ini dibagi dalam beberapa gugus untuk nantinya diberikan materi PLS secara edukatif dan kreatif seperti pengenalan sekolah, pengenalan kewirausahaan, keorganisasian,  motivasi dan pentas seni.

“Ada satu materi, dimana siswa diajak mengenali ruangan sekolah, mengenal nama-nama Bapak dan Ibu Guru, mengenal ruang praktek, kantor dan perpustakaan,” terangnya.

“Sesuai aturan pemerintah yang baru, dalam PLS ini tidak boleh ada perploncoan, penekanan lebih kepada edukasi dan pengenalan lingkungan sesuai jurusan masing-masing. Dalam PLS ini siswa didampingi dan dibimbing oleh Guru,” Yulida menambahkan.

SMK Pemuda 3 Kesamben merupakan salah satu sekolah favorit di Blitar Raya. Dari tahun ke tahun perkembangan SMK Pemuda 3 Kesamben sangat signifikan, ini tampak dari jumlah siswa baru yang terus mengalami peningkatan. Untuk tahun ajaran 2017/2018  jumlah siswa baru naik 15% dari tahun sebelumnya.

“Kami ada 5 jurusan yakni teknik kendaraan ringan (TKR), teknik permesinan, kesehatan, pariwisata dan geologi pertambangan. Siswa baru paling banyak dari jurusan TKR yakni sebanyak 130 orang,” paparnya.

Siswa yang bersekolah di SMK Pemuda 3 Kesamben tidak hanya dari Kabupaten dan Kota Blitar, tapi ada pula yang dari luar daerah seperti Malang, Kediri, Tulungangung, Jombang. Bahkan, ada yang dari luar pulau seperti Kalimantan dan Papua. Ini merupakan sinyal positif yang menandakan SMK Pemuda 3 Kesamben semakin maju dan diminati masyarakat luas.

“Ada siswa baru yang dari luar daerah, baik jatim dan luar pulau seperti Kalimantan dan Papua,” jelasnya.

SMK Pemuda 3 Kesamben saat ini tengah berproses menjadi sekolah unggul berstandart Internasional.

Sekolah ini punya banyak jaringan penempatan kerja mulai dari beberapa perusahaan tambang di Kalimantan hingga PT Freeport.

Inovasi hebat lainnya, SMK Pemuda 3 Kesamben sudah melakukan MoU penyusunan kurikulum dengan PT Sritex Solo, PT Homecare Insan Medika Jogjakarta dan SMK 2 Depok Sleman.

“Kalau siswa mau, di PT Sritex Solo dan PT Homecare Insan Medika sudah pasti akan diterima kerja setelah lulus,” tukasnya.

Yulida menambahkan, SMK Pemuda 3 Kesamben juga menjalin kemitraan dengan Knowledge Exchange International (KEI). Melalui kerjasama ini, lulusan SMK Pemuda 3 Kesamben bisa kerja sambil kuliah di Australia.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top