Tahun Ini Pemkot dan Hippam Lakukan 7 Pengeboran Air di Kota Malang

Ketua Hippam Kota Malang, Arif Adi Rendra (kanan) didampingi Kepala DPUPR Kota Malang, Ir Hadi Santoso (tengah) dalam pemaparan penguatan kapasitas Hippam kepada 39 pengurus Hippam di Kota Malang. (foto : Imam Syafii/MalamgTIMES)
Ketua Hippam Kota Malang, Arif Adi Rendra (kanan) didampingi Kepala DPUPR Kota Malang, Ir Hadi Santoso (tengah) dalam pemaparan penguatan kapasitas Hippam kepada 39 pengurus Hippam di Kota Malang. (foto : Imam Syafii/MalamgTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Tahun ini Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bekerjasama dengan Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (Hippam) Kota Malang akan melakukan 7 pengeboran air yang tersebar di Kota Malang.

Ketua Hippam Kota Malang Arif Adi Rendra menjelaskan mulai 2015 sampai 2016 Kota Malang memiliki 32 Hippam yang tersebar di Kota Malang.

"Tahun ini kita rampungkan pembuatan 7 pengeboran air dalam rangka meningkatkan pengelolaan air bersih di Kota Malang," kata pria yang akrab disapa Rendra kepada MalangTIMES saat menghadiri sosialisasi penguatan pengelolaan Hippam di Kantor DPUPR Kota Malang, Senin (17/7/2017).

Rendra menjelaskan 7 wilayah yang akan dilakukan pengeboran air yaitu di Kelurahan Mulyorejo dua lokasi di RW 5 dan RW 6, Kelurahan Bandungrejosari ada dua lokasi di RW 12 dan RW13, Kelurahan Balearjosari di RW 2, Kelurahan Purwodadi  di RW7 dan Kelurahan Wonokoyo di RW 2.

"Jadi tahun ini total ada 39 Hippam di Kota Malang. Target pembangunan harus selesai tahun ini juga, karena target 2019 Kota Malang 100 persen bebas air bersih," ucap Rendra.

Dia mencatat estimasi masyarakat yang sudah menikmati pelayanan air bersih antara 30 hingga 35 ribu jiwa. 

"Jumlah 35 ribu jiwa itu hanya dilayani 32 Hippam saja, belum nanti ada penambahan 7 Hippam lagi," terangnya.

Dalam hal ini, pihaknya sangat berterima kasih atas dukungan DPUPR terkait pelaksanaan 7 pengeboran air.

Dia juga menjelaskan kapasitas dan kualitas Hippam bisa kuat jika didasari tiga aspek yakni aspek kelembagaan, keuangan dan teknis. 

Kalau kelembagaan ditinjau dari badan hukumnya, termasuk urusan keuangan harus ada pendampingan khusus agar lebih transparan dan profesional . 

Kemudian aspek teknis dilihat dari program-program selama ini yang menjadi kendala di lapangan akan dibenahi. Terutama infrastruktur misalkan pompa dan listrik.

"Makanya harus ada konservasi air. Kami berupaya mewujudkan kualitas air bersih, kuantitas, dan keterjangkauan," paparnya.

Pengeboran air sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2005 tentang Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) bahwa ada pihak-pihak yang boleh mengelola air baik dari BUMN seperti PDAM maupun masyarakat seperti Hippam.

Pewarta : Imam Syafii
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
  • Polisi Bekuk Komplotan 'Ludah Api' Pelaku Pecah Kaca Mobil

    Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap komplotan pelaku kejahatan pecah kaca mobil. Ada empat orang pelaku yang diamankan belum lama ini. Komplotan penjahat pecah kaca ini, melakukan kejahatan dengan membobol mobil milik korban M Dillip (41), warga Kl

  • Heboh, Ada Kebakarandi Predator Fun Park

    Sejumlah 50 karyawan Predator Fun Park dibuat panik dengan nyala api yang cukup besar di area halaman parkir Predator Fun Park, Kamis (22/2/2018). Untungnya itu hanyalah sebuah kegiatan simulasi penanggulangan bencana kebakaran yang digelar Dinas Penanggu

  • Ketua FKUB : Lumajang Miliki Prestasi Kerukunan Ummat Sudah Ratusan Tahun

    Terkait berbagai isu perpecahan yang dihubungkan dengan sebuah insiden di Senduro Lumajang, Ketua Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) Lumajang, Drs. H. M. Khoiri M.Pdi menyebut bahwa Lumajang memiliki sejarah dan prestasi kerukunan ummat beragama sejak

  • Surabaya Kembangkan Pertanian Terpadu dengan Peternakan dan Perikanan

    Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengembangkan ruang terbuka hijau (RTH) di daerah Jeruk, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. Area seluas enam hektare itu rencananya akan digunakan sebagai lahan untuk pertanian terpadu.

  • Pembunuh Penjaga Rental PS Perankan 24 Adegan

    Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri, Jawa Timur, menggelar rekonstruksi pembunuhan sadis terhadap korban Achmad Wahyu Sobirin (26), seorang penjaga rental play station (PS) yang dilakukan Mohamad Ubaitul Anas (25), warga Desa Dukuh! Kecamat

  • Luapan Sungai Welang Putus Jalur Pantura Pasuruan-Probolinggo 8 Jam

    Curah hujan tinggi yang bersamaan dengan air laut pasang mengakibatkan sejumlah kawasan di Kota dan Kabupaten Pasuruan tergenang banjir. Bahkan, luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Welang, selain menggenangi kawasan pemukiman warga setinggi 50-100 sentimete

  • Siapa Yang Pantas Jadi Playmaker Arema FC?

    Berstatus pemain yang pernah menjadi pujaan Aremania pada kompetisi musim 2013-2014 tak membuat Gustavo Lopez akan mudah direkrut oleh Arema FC. Saat ini Singo Edan menetapkan playmaker asal Argentina tersebut sebagai pemain trial (magang) di Piala Gubern

  • Marak Kekerasan terhadap Ulama, Ini Sikap MUI Kabupaten Blitar

    Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blitar mengambil sikap terkait fenomena teror dan penganiayaan fisik terhadap ulama yang dilakukan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Kejadian tersebut akhir-akhir ini marak terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

  • Teatrikal Dewan Pemangsa Rakyat Warnai Aksi Penolakan Revisi UU MD3 di Kota Malang

    Pengesahan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD atau UU MD3 oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendapat penolakan dari berbagai pihak, termasuk di Kota Malang. Hari ini (22/2/2018) belasan aktivis dari Malang Corruption Watch (MCW) bersama pe

  • Anggota Komisi VI DPR Ajak Bangun Indonesia lewat Wirausaha

    Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi PKB Ir HM. Nasim Khan menggelar dialog interaktif pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat di aula Desa Trigonco, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Rabu (22/02).

  • Banyak Kasus Teror Dilakukan Orang Gila, Ini Kata Ahli Jiwa RSJ Menur

    Banyak kasus teror yang terjadi beberapa waktu terakhir di Jawa Timur diketahui dilakukan pelaku yang mengalami gangguan jiwa. Berikut penjelasan pakar kejiwaan terkait perilaku agresif dari pengidap kejiwaan. Psikiater RS Menur Surabaya dr Hendro Riyant

  • Bupati dan Wabup Gelar Syukuran HPN Bersama Wartawan

    Bupati Situbondo H Dadang Wigiarto SH dan Wakil Bupati Situbondo Ir H Yoyok Mulyadi MSi serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Situbondo, sejumlah wartawan, serta tamu undangan menggelar tasyakuran HPN (Hari Pers Nasional) Ke-32 di

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top