Nyam! Sensasi Brownies Aneka Topping Buatan Mahasiswi UB

Brownieshautjek Malang bikinan seorang mahasiswi Malang, Meirita Tiffany ini dijual melalui Instagram (foto via Instagram @brownieshautjek_mlg)
Brownieshautjek Malang bikinan seorang mahasiswi Malang, Meirita Tiffany ini dijual melalui Instagram (foto via Instagram @brownieshautjek_mlg)

JATIMTIMES, MALANG – Pernah merasakan kenikmatan kue brownies kan? Nah, bagaimana jadinya bila brownies ditambahkan topping seperti buah pisang segar? Hmm sensasi rasanya makin nikmat! 

Adalah mahasiswi Universitas Brawijaya bernama Meirita Tiffany. Ia membuat brownies dengan varian topping empat rasa yakni buah pisang, matcha chocomaltine, selai coklat dan keju parut. 

Meta, begitu ia akrab disapa, menjelaskan ide awal ia membuat usaha kue brownies dengan label Brownieshautjek Malang itu.

Ternyata tidak mudah membuat topping yang pas untuk si kue brownies. 

"Bikin brownies pertama enggak segampang aku makan ternyata, susah dan membutuhkan kesabaran yang ekstra. Rasanya kalau brownies itu itu aja itu biasa ya, jadi saya bikin dengan cara kreativitas saya menambah topping seperti pisang, matcha chocomaltine, selai coklat dan keju parut," jelas Meta pada MALANGTIMES. 

Bukan hanya soal produksi kue brownies aneka topping, Meta sempat jatuh bangun memulai usaha ini. Sebab ia masih berstatus sebagai mahasiswi. 

"Sempat kesulitan juga atur waktu, saya kan jual online trus kuliah juga masih lumayan padat. Tapi ya makin kesini akhirnya bisa bagi waktu," imbuh mahasiswi Peternakan Universitas Brawijaya itu. 

Brownieshautjek Malang bikinan Meta memang dijual lewat akun Instagram saja yakni @brownieshautjek_mlg. "Selain itu juga pesanan datang dari teman-teman," jelasnya. 

Selain menawarkan topping segar di atas kue brownies, Meta juga anti menggunakan bahan pengawet. 

"Saya pakai pure dark coklat jadi tanpa bahan pengawet dan topping buah pisang segar dan greentea juga enggak pakai pengawet," jelas dara berparas manis itu.

Berapa modal awal Meta membuat usaha brownies secara online itu? "Modalnya saya cuman Rp 300 ribu," kata dia. 

Penikmat Brownieshautjek Malang berasal dari berbagai kalangan mulai remaja, mahasiswa, dan orang kantoran. (*)

Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top