Kedai Serabi Aneka Rasa Hadir Pertama dan Satu-satunya di Tulungagung

Sebagian pengunjung yang datang dalam acara opening kedai SHUKA SERABI, Jepun, timur perempatan orari 50 m kanan jalan. (Foto: Sutrimo/TulungagungTIMES)
Sebagian pengunjung yang datang dalam acara opening kedai SHUKA SERABI, Jepun, timur perempatan orari 50 m kanan jalan. (Foto: Sutrimo/TulungagungTIMES)

JATIMTIMES, TULUNGAGUNG – Puluhan pengunjung antri untuk memperoleh pelayanan serabi aneka rasa. Khusus hari ini, dalam rangka opening  kedai SHUKA SERABI milik Dian Faqih, memang semua  bisa menikmati serabi aneka rasa secara gratis.

Bermaksud  melestarikan jajanan Tulungagung tempo dulu, Dian Faqih mendirikan kedai yang menu utamanya Serabi.  

Kedai yang diberi nama SHUKA SERABI ini terletak di Jl. I Gusti Ngurah Rai VII No. 10 Kelurahan Jepun,  Kecamatan Kota Tulungagung atau lebih mudah  dijangkau dari perempatan orari ke timur 50 m selatan jalan.

Berbeda dari serabi pada umumnya, tekstur serabi  yang satu ini ada dua pilihan; serabi basah dan kering. Masing-masing jenis serabi memiliki aneka pilihan bentuk dan rasa.

“Serabi basah pilihan rasanya ada original pandan, nangka, dan durian. Sedangkan untuk serabi kering ber-topping ada 14 rasa; coklat, keju, selai kacang, selai strowberry, selai blueberry, selai nanas, kismis, sosis, pisang, meses, nangka, mayones, dan oncom,” kata Dian selaku owner SHUKA SERABI.

Dian mengaku usahanya ini bukan sekedar  mencari pendapatan semata. Yang tak kalah penting juga mengangkat warisan kuliner jaman dulu.

Kalau dulu serabi hanya dinikmati orang desa, dengan dikreasi menjadi aneka bentuk dan rasa, kini serabi bisa masuk ke hotel berbintang.

.Harga per porsi cukup terjangkau. Cukup merogoh kocek 5 ribu kita sudah bisa menikmati satu porsi serabi aneka rasa. Sedangkan fasilitas yang ditawarkan di kedai SHUKA SERABI ada aula yang bisa dipergunakan untuk rapat, nobar atau diskusi, area parkir luas, dan gasebo tempat untuk santai.

Bagi yang suka nongkrong lama sambil ngopi, atau para cewek yang bingung cari tempat nongkrong, ya di kedai SHUKA SERABI tempatnya. Selain kopi, aneka minuman jus juga tersedia. Free wifi, pasti.

“Kedai ini juga akan menjadi tempat berkumpulnya pelaku UMKM Tulungagung dan sekitarnya. Dijadikan  tempat berdiskusi, tukar pengalaman seputar UMKM,” imbuh pemilik kedai SHUKA SERABI.

Untuk memperoleh up date informasi tentang menu dan agenda kegiatan kedai SHUKA SERABI bisa dipantau melalui via Facebook: Dian Poenya Faqih.

Pewarta : Sutrimo
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Tulungagung TIMES
  • Pemkot Anggarkan Rp 800 Ribu untuk Kematian Warga Tak Mampu

    Masalah pemakaman merupakan hal yang tak terelakkan di Kota Surabaya. Sebagai salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan biaya perlengkapan pemakaman bagi penduduk miskin Pemerintah Kota Surabaya menggelar sosialisasi. Melalui Bagian Hukum Sekretariat mel

  • Mobil Dinas Depag Diseruduk Truk Fuso

    Mobil Dinas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo P 32 IP yang dikemudikan Samsi dan membawa penumpang sebanyak 4 orang diseruduk truk Fuso DK 9527 PH, Kamis (22/2).

  • Polisi Bekuk Komplotan 'Ludah Api' Pelaku Pecah Kaca Mobil

    Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap komplotan pelaku kejahatan pecah kaca mobil. Ada empat orang pelaku yang diamankan belum lama ini. Komplotan penjahat pecah kaca ini, melakukan kejahatan dengan membobol mobil milik korban M Dillip (41), warga Kl

  • Heboh, Ada Kebakarandi Predator Fun Park

    Sejumlah 50 karyawan Predator Fun Park dibuat panik dengan nyala api yang cukup besar di area halaman parkir Predator Fun Park, Kamis (22/2/2018). Untungnya itu hanyalah sebuah kegiatan simulasi penanggulangan bencana kebakaran yang digelar Dinas Penanggu

  • Ketua FKUB : Lumajang Miliki Prestasi Kerukunan Ummat Sudah Ratusan Tahun

    Terkait berbagai isu perpecahan yang dihubungkan dengan sebuah insiden di Senduro Lumajang, Ketua Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) Lumajang, Drs. H. M. Khoiri M.Pdi menyebut bahwa Lumajang memiliki sejarah dan prestasi kerukunan ummat beragama sejak

  • Surabaya Kembangkan Pertanian Terpadu dengan Peternakan dan Perikanan

    Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengembangkan ruang terbuka hijau (RTH) di daerah Jeruk, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. Area seluas enam hektare itu rencananya akan digunakan sebagai lahan untuk pertanian terpadu.

  • Pembunuh Penjaga Rental PS Perankan 24 Adegan

    Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri, Jawa Timur, menggelar rekonstruksi pembunuhan sadis terhadap korban Achmad Wahyu Sobirin (26), seorang penjaga rental play station (PS) yang dilakukan Mohamad Ubaitul Anas (25), warga Desa Dukuh! Kecamat

  • Luapan Sungai Welang Putus Jalur Pantura Pasuruan-Probolinggo 8 Jam

    Curah hujan tinggi yang bersamaan dengan air laut pasang mengakibatkan sejumlah kawasan di Kota dan Kabupaten Pasuruan tergenang banjir. Bahkan, luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Welang, selain menggenangi kawasan pemukiman warga setinggi 50-100 sentimete

  • Siapa Yang Pantas Jadi Playmaker Arema FC?

    Berstatus pemain yang pernah menjadi pujaan Aremania pada kompetisi musim 2013-2014 tak membuat Gustavo Lopez akan mudah direkrut oleh Arema FC. Saat ini Singo Edan menetapkan playmaker asal Argentina tersebut sebagai pemain trial (magang) di Piala Gubern

  • Marak Kekerasan terhadap Ulama, Ini Sikap MUI Kabupaten Blitar

    Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blitar mengambil sikap terkait fenomena teror dan penganiayaan fisik terhadap ulama yang dilakukan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Kejadian tersebut akhir-akhir ini marak terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

  • Teatrikal Dewan Pemangsa Rakyat Warnai Aksi Penolakan Revisi UU MD3 di Kota Malang

    Pengesahan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD atau UU MD3 oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendapat penolakan dari berbagai pihak, termasuk di Kota Malang. Hari ini (22/2/2018) belasan aktivis dari Malang Corruption Watch (MCW) bersama pe

  • Anggota Komisi VI DPR Ajak Bangun Indonesia lewat Wirausaha

    Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi PKB Ir HM. Nasim Khan menggelar dialog interaktif pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat di aula Desa Trigonco, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Rabu (22/02).

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top