Sensasi Menikmati Roti Bakar Sambil Main Hammock di Hutan Pinus Poncokusumo Hanya Ada di Cafe Ini

Pengunjung Pinus Cafe, Kholidatul Khoiriyah, saat menikmati sajian roti bakal sambil bersantai diatas hammock. (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)
Pengunjung Pinus Cafe, Kholidatul Khoiriyah, saat menikmati sajian roti bakal sambil bersantai diatas hammock. (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Sederet kafe di Kota Malang kini berlomba menawarkan tata ruang terbuka. Di sepanjang perbukitan kawasan Merjosari, Kota Malang berjejer kafe-kafe kekinian yang menyuguhkan pesona alam. Tren kafe dengan suasana alam tampaknya mulai menjamur di Kota Malang. 

Bila di perkotaan kafe harus disulap sedemikian rupa. Maka, di Poncokusumo Kabupaten Malang, ada kafe di dalam sebuah hutan pinus. Kafe yang diberi nama Pinus Cafe itu terletak di hutan pinus kawasan Bumi Perkemahan Ledok Ombo, Desa Poncokusumo,  Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. 

Untuk menuju ke sana, Anda dapat menempuh jalur arah pasar Tumpang. Perjalanan akan melewati Jalan Raya Tulus Ayu hingga Jalan Raya Belung lantas belok kiri ke arah Jalan Raya Wonorejo. Dari arah Jalan Wonorejo, Anda melanjutkan perjalanan melintasi Jalan Raya Poncokusumo. 

Di sisi kiri jalan, ada papan bertuliskan Bumi Perkemahan Ledok Ombo Poncokusumo. Jalur untuk menuju bumi perkemahan itu terbilang sempit dan hanya dapat dilalui satu mobil. Meski begitu kondisi jalan sudah terbilang mulus. 

Kira-kira 200 meter , MALANGTIMES akhirnya tiba jua di bumi perkemahan itu. Kawasan itu penuh dengan pohon pinus menjulang tinggi. Pada Sabtu (2/9/2017) siang, suasana tampak sepi. Tidak ada aktivitas outbond maupun perkemahan. Tetapi, banyak warga yang duduk-duduk di sebuah kafe. 

Kafe itu bernama Pinus Cafe. Sang pemilik, Nanang Firmansyah menjabat tangan media online ini dengan ramah. Ia menuturkan baru enam bulan belakangan membuka kafe di bumi perkemahan Ledok Ombo Poncokusumo. 

"Karena saya lihat orang outbond banyak d isini, jadi saya dan tiga teman saya mencoba usaha. Awalnya kami ingin buat warung tapi konsepnya ala kafe," cerita Nanang pada MALANGTIMES. 

Pria asal Poncokusumo itu menggandeng tiga orang rekannya. Salah satunya Didik Kusbiantoro. Diakui keduanya, Pinus Cafe yang mereka kelola memang baru menyuguhkan konsep kafe pada interior saja. Soal makanan mereka mengaku masih perlu banyak pengembangan. 

"Modalnya cuma sekitar Rp 7 juta. Kalau interior kita memang ingin orang ke sini serasa ngafe ke tempat mahal dengan nuansa alam. Ada dua buah hammock juga yang kita pasang. Trus kalau untuk makanan masih terbatas roti bakar dan mie instan saja," jelas Nanang. 

Modal kecil mendirikan kafe tak membuat Nanang dan Didik menyerah. Soal interior misalnya, mereka kreatif menyulap air mineral bekas menjadi gantungan lampu cantik. "Ya, itu kita bikin dari mineral bekas terus kita cat putih dan kita gantung di atas," imbuh Didik. 

Soal menu makanan, Didik mengaku mereka akan terus melakukan pengembangan. "Ya tapi secara bertahap sambil jalan lah," kata dia.

Ke depan Didik mengungkap akan menambah menu makanan meski belum berani memastikan menu apa yang akan dirilis. 

Meskipun demikian, suguhan alam Pinus Cafe di kawasan Ledok Ombo Poncokusumo itu nyatanya mampu memikat wisatawan lokal maupun luar daerah. Kholidatul Khoiriyah, wisatawan lokal Malang mengaku ia beberapa kali ke Pinus Cafe. 

Menu favoritnya adalah roti bakar coklat. Yang paling ia suka dari tempat itu ialah suguhan alam dan hammock yang memang dipasang di sudut kafe.

"Saya ke sini suka pesen roti bakar sambil santai di hammock. Nikmatin alam hutan pinus sambil nyemil di sini asyik banget," tutur wanita berhijab itu. 

Pinus Cafe buka pukul 10.00-22.00 WIB. Pengunjung cukup merogoh kocek tidak sampai puluhan ribu rupiah untuk menikmati sajian makanan dan minuman di bawah hutan pinus Poncokusumo, Kabupaten Malang. (*)

Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : Heryanto
Publisher : Angga .
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top