Desa Poncoksumo Kembangkan Bumi Perkemahan Ledok Ombo Jadi Wisata Khusus

Wisata Bumi Perkemahan Ledok Ombo Poncokusumo akan menjadi kiniatur surga alam di Kabupaten Malang. (foto : Ketua DeWi Poncokusumo for MalangTIMES)
Wisata Bumi Perkemahan Ledok Ombo Poncokusumo akan menjadi kiniatur surga alam di Kabupaten Malang. (foto : Ketua DeWi Poncokusumo for MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Desa Poncokusumo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang yang terkenal dengan wisata hortikultura seperti petik apel, jeruk, dan bunga krisan memiliki strategi baru untuk lebih memaksimalkan potensi wisata di wilayahnya.

Untuk menoptimalkan dan menggali potensi wisata berbasis masyarakat ini kelompik sadar wisata Poncokusumo akan mengembangkan Bumi Perkemahan Ledok Ombo sebagai destinasi Desa Wisata (DeWi) yang akan digarap secara khusus.

Rencana ini memperkuat program DeWi yang digaungkan Pemerintah Kabupaten Malang melalui leading sektor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) yakni menjadikan 16 desa wisata yang terpilih agar menggali potensinya untuk dijual ke wisatawan sesuai karakter dan potensi SDM yang dimiliki. 

Nah, salah satu desa wisata yang sudah ditetapkan Pemkab Malang melalui Disparbud itu yakni Desa Poncokusumo yang mengonsep secara serius wisata edukasi berbasis alam.

Ketua Desa Wisata Poncokusumo, Choirul Anam membenarkan bahwa potensi wisata yang bakal dikembangkan Desa Poncokusumo salah satunya adalah Bumi Perkemahan Ledok Ombo.

"Untuk merealisasikan program itu, kami masih terkendala dengan Perhutani yang notabene adalah  pengelolanya. Tapi kami sudah berkomunikasi dengan mereka seperti apa teknisnya untuk merealisasikan wisata tersebut," kata Choirul Anam kepada MalangTIMES, Sabtu (9/9/2017).

Menurutnya, untuk merealisasikan wisata tersebut, saat ini desa sudah melayangkan surat kerjasama dengan Perhutani, akademisi dari perguruan tinggi agar rencana mengembangkan Bhumi Perkemahan Ledok Ombo itu segera bisa terealisasi.

"Sekarang konsep desa wisata masih dikaji bersama, sekaligus menunggu kepastian dari Perhutani. Untuk menunggu hal itu, kita menjual wisata edukasi berbasis alam yang indah," paparnya.

Dia mengatakan keunggulan area Ledok Ombo salah satunya adalah hamparan pohon pinus yang berbaris bagus. Suasana alam dengan kesejukan udara pastinya akan menjadi nilai jual tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

"Wisatawan nanti bisa menikmati udara segar di hutan pinus. Mereka bisa melakukan camping ground dengan fasilitas lengkap. Pengunjung dapat menikmati pemandangan hijau nan asri dan udara yang sejuk dari rumah pohon untuk menghilangkan kepenatan," jelasnya.

Dia berharap, kerjasama dengan Perhutani segera berjalan dengan baik agar program menjadikan desa wisata itu benar-benar terealisasi dengan baik.

"Jadi kita menunggu ACC dari perhutani. Kalau tidak ada kita punya alternatif lahan bengkok milik pamong desa seluas 14 hektare yang bisa kami jadikan desa wisata. Kita berharap desa wisata bumi perkemahan Ledok Ombo segera terealisasi dan bisa dinikmati pengunjung" pungkasnya.

Pewarta : Imam Syafii
Editor : Heryanto
Publisher : Angga .
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top