Dua Habib Bertarung di Bursa Pencalonan Pilwali Probolinggo 2018

Habib Mahdi (Memakai Kacamata) saat mengambil formulir di kantor DPC PPP Kota Probolinggo, Minggu (10/9/2017) (Foto : Agus Salam/ProbolinggoTIMES)
Habib Mahdi (Memakai Kacamata) saat mengambil formulir di kantor DPC PPP Kota Probolinggo, Minggu (10/9/2017) (Foto : Agus Salam/ProbolinggoTIMES)

JATIMTIMES, PROBOLINGGO – Tak hanya warga kota, warga Kabupaten juga akan ikut meramaikan pilwali Kota Probolinggo.

Salah satunya adalah Habib Mahdi, Bendahara DPW PPP Jawa Timur. Keseriusan politikus asal Desa Brani Kulon, Kecamatan maron, Kabupaten Probolinggo ini, bakal bertarung di Pilwali Probolinggo 2018 diketahui, Jumat (8/9/2017) lalu.

Mahdi yang dua periode menjadi wakil rakyat di DPRD Jatim itu, telah mengambil formulir pendaftaran calon wali kota dan wakil wali kota, di kantor DPC PPP (Partai Persatuan Pembangunan) Jumat kemarin.

Ia akan bertarung dengan empat bakal calon (Balon) lainnya, yang juga ikut penjaringan di PPP. Di antaranya, Hadi Zainal Abidin, Fernanda Zulkarnain, Imawan Zulfikar dan dr. Aminuddin.

Saat dihubungi, Minggu (10/9/2017) sore, Habib Mahdi membenarkan, telah mengambil formulir. Hanya saja, ia tidak menjelaskan, apakah akan mendaftar calon wali kota atau wakil wali kota.

Karena menurutnya, persoalan tersebut tidak begitu penting. Ia tidak mempermasalahkan, apakah nantinya lolos sebagai calon wali kota atau wakilnya. “Jabatan apa saja, bagi saya tidak masalah,” ujarnya singkat.

Terpisah, ketua DPC PPP Kota Probolinggo David Rosydi mengaku, tidak tahu kalau Habib Mahdi sudah mengambil formulir di kantornya.

Pria yang kini menjadi wakil rakyat di DPRd Kota ini berterus terang mendengar ada tambahan peserta penjaringan dan sudah mengambil formulir. Hanya saja ia belum mengetahui namanya.

“Katanya sih ada tambahan. Tapi kami belum tahu orangnya. Nanti saya tanyakan ke panitianya ya,” ujar David via selulernya.

Ia menambahkan, Penjaringan yang dibuka 29 Agustus dan ditutup 9 September itu, ada empat nama yang sudah mengambil formulir.

Diantaranya, tiga balon wali dan wakil wali kota dari partai dan satu orang dari luar partai (Non partai). Diantaranya, Habib Hadi Zainal Abidin (PKB) yang mengambil formulir pada 29 Agustus 2017 pukul 08.00. Disusul Firnanda Zulkarnain (P.GOLKAR) pukul 10.00 hari itu juga.

Keesokan harinya, sekitar pukul 14.00, Imawan Zulfikar (Nasdem) WIB mengambil formulir. Kemudian yang terakhir (ke sempat) dr Aminuddin, Sabtu (9/8) siang.

David menjelaskan, calon  yang sudah mengambil formulir, harus mengembalika mulai hari ini Senin, 11-September hingga 22-September-2017. Jika ada calon tidak mengembalikan formulir hingga massa penutupan habis, maka dinyatakan tidak mendaftar. “Yang tidak meyerahkan, berarti tidak mendaftar,” pungkasnya.

Sedang Fuad Buady, sekretaris DPC PPP Kota Probolinggo membenarkan, kalau Habib Mahdi mengambil formulir.

Hanya saja, panitia penjaringan tidak akan menerima formulir pendaftaran Habin Haddi, saat yang bersangkutan menyerahkan. Mengingat, ia tidak melakukan prosedur pengambilan formulir.

“Gimana ya. Habib sepertinya tidak masuk penjaringan calon. Soalnya, beliau tidak melakukan procedural pengambilan formulir. Habib Hari tidak menandatangani berkas pengambilan formulir. Panitai juga tidak menandatangani penyerahan berkas formulir,” katanya singkat.

Pewarta : Agus Salam
Editor : Heryanto
Publisher : Aditya Fachril Bayu Anandhika
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top