Wisata Boon Pring Andeman Bakal Jadi Museum Bambu

Desa Wisata Boon Pring Andeman, Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, bakal dikembangkan menjadi wisata Museum Bambu. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)
Desa Wisata Boon Pring Andeman, Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, bakal dikembangkan menjadi wisata Museum Bambu. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Ke depan semakin lengkap saja destinasi wisata di Kabupaten Malang. Tak lama lagi Kabupaten Malang bakal memiliki Museum Bambu.

Museum Bambu tersebut merupakan pengembangan wisata Boon Pring Andeman, Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, setelah ditetapkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menjadi salah satu dari 16 desa wisata (DeWi) di Kabupaten Malang.

Kepala Desa Sanankerto M. Subur membeberkan, alasan Boon Pring dijadikan objek wisata Museum Bambu lantaran memiliki potensi unggulan sebagai wilayah produksi bambu berkualitas. Selain tinggi mutunya, mayoritas lahan desa tersebut ditumbuhi bambu.

"Wilayah Desa Sanankerto memiliki ciri khas potensi pohon bambu yang tak dimiliki daerah lain. Makanya ke depan kami akan mengembangkan desa wisata yang menonjolkan edukasi keragaman jenis pohon bambu di sini," ujar Subur kepada MalangTIMES.

Desa wisata yang baru di-launching awal 2017 itu akan memulai pembenahan dan penataan ekowisata dengan menempatan jenis-jenis bambu di area wisata untuk edukasi kepada wisatawan. Selain itu, keberadaan pohon bambu untuk menjaga keasrian dan pelestarian lingkungan di Kabupaten Malang.

"Sampai saat ini kami sudah memiliki 65 jenis bambu. Ke depan akan kami kembangkan menjadi wisata Museum Bambu," ucap Subur.

Untuk menjadi wisata Museum Bambu, pihaknya menargetkan akhir tahun 2018 bisa menambah koleksi 100 jenis bambu yang bakal divisualisasikan untuk memanjakan para wisatawan di spot-spot tertentu. "Itu harapan kami untuk merealisasikan Museum Bambu. Jadi, wisata di sini punya ciri khas unik yang tak di miliki wisata lainnya," kata Subur.

Banyak jenis bambu yang dimiliki Boon Pring saat ini. Antara lain bambu Jawa, apus, masak, dan bambu anyam. Sedangkan jumlah kunjungan wisata di Boon Pring Andeman sekitar 2.500 wisatawan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara mengatakan Pemerintah Kabupaten Malang sangat mendukung masyarakat untuk terus berinovasi menggali potensi wisata yang mampu menjadi daya tarik wisatawan.

"Kami sangat support kalau masyarakat berinovasi memiliki ide yang bagus dalam mendorong potensi pariwisata di Kabupaten Malang. Sesuai tagline kita, yaitu The Heart of East Java," ujarnya.

Untuk akses ke wisata Boon Pring, bila dari Kota Malang, Anda mengikuti arah papan jalan menuju Jalan Raya Gadang-Lowokdoro-Kendal Payak. Di pertigaan Kendal Payak, Anda belok kiri menuju Bululawang, lalu arah Turen. Sampai pertigaan Kedok, Anda masuk menuju Desa Sanankerto yang searah menuju wisata religi Masjid Tiban. 

Dari situ, sekitar 5 menit, Anda menempuh arah perjalanan ke Desa Sanankerto. Anda akan disambut sepasang gapura bermonumen pohon bambu begitu memasuki Desa Sanankerto. Sedikit lagi Anda akan sampai ke tempat wisata Boon Pring Andeman dengan sedikit menurun dan menanjak. (*)

Pewarta : Imam Syafii
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top