Wow, Green Coffee Produksi Kabupaten Malang Ini Bisa Turunkan Berat Badan

Produk ekstrak kopi hijau lokal Malang, Green Coffee Original Malang (foto: Istimewa)
Produk ekstrak kopi hijau lokal Malang, Green Coffee Original Malang (foto: Istimewa)

JATIMTIMES, MALANG – Tahun 2007 sebuah studi menyebut Green Coffee Extract (GCE) dapat menurunkan berat badan lima kilogram hanya dalam waktu 12 minggu bila dikombinasikan dengan olahraga. 

Percobaan yang dilakukan Dr.Oz Amerika Serikat sebagaimana dimuat dalam Forbes, menyimpulkan rata-rata wanita yang mengkonsumsi GCE berat badan mereka turun hingga 0,90 kilogram. 

Percobaan itu dilakukan pada 100 wanita yang merupakan penonton acara Dr. Oz. Mereka diberi ekstrak biji kopi hijau atau CGE dan pil berisi placebo. Dalam dua minggu, kelompok wanita yang mengonsumsi ekstrak biji kopi mengalami rata-rata sekitar 0,90 kilogram. Namun, kelompok yang diberi placebo rata-rata kehilangan berat badannya sebesar 0,45 kilogram. 

Tidak seperti biji kopi biasa, ekstrak biji kopi hijau rendah kafein. Biji kopi ini juga disebut-sebut mengandung senyawa yang dikenal sebagai chlorogenic acids. Senyawa ini diyakini dapat turunkan berat badan.

Ternyata, ekstrak biji kopi hijau itu tumbuh subur di Dampit, Kabupaten Malang. Wanita asal Malang, Ery Sithi Badriyyah memutar otak bisnis. Bersama seorang rekan, ia lantas memproduksi Green Coffee Original Malang. 

Kepada MALANGTIMES, ia menerangkan ekstrak biji kopi yang ditanam di Dampit, Kabupaten Malang memiliki kualitas yang tidak kalah dengan produk luar negeri. 

"Kita pakai bibit ekstrak kopi hijau terbaik karena kita ambil dari kopi robusta. Jadi keunggulan produk lokal kita ini dipercaya merupakan kualitas terbaik Green Coffee Extract (GCE)," jelas Ery kala dihubungi media online ini. 

Wanita berusia 34 itu menjelaskan produk GCE yang ia pasarkan ditanam di Desa Sukodono dan Baturetno, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. 

Sukodono terletak 18 kilometer dari arah pusat Kecamatan Dampit ke arah selatan. Desa dengan luas wilayah 1.864 Ha ini berbatasan dengan Desa Srimulyo di sebelah utara, Desa Tegal Rejo di sebelah barat, Desa Tambak Asri di sebelah selatan, dan Desa Srimulyo serta wilayah Perhutani di sisi timur. 

Ery menjelaskan apabila produksi ekstrak biji kopi hijau dengan label Green Coffee Original Malang dimulai awal tahun ini. Usaha ini berawal dari keinginannya mengangkat produk lokal Malang.

"Awalnya ada teman yang cerita kalau di luar negeri lagi booming green coffee karena Dr. Oz Amerika sering banget ngangkat produk ini di acaranya. Nah, di Indonesia masih jarang. Trus pas kita cari ternyata di Dampit kualitas green coffee enggak kalah dan bahkan harganya terbilang murah dan stok sangat melimpah," jelas Ery kala disinggung awal ia memulai usaha.

Meski terbilang baru, Ery mengaku ia sudah kewalahan menerima pesanan. Dalam satu bulan saja tak kurang dari 1000 pcs Green Coffee Original Malang ludes terjual. 

"Awalnya Februari kita mulai dulu dengan satu supplier. Ternyata ketika dipasarkan dengan harga yang kita tawarkan, produk ini jadi laris dan kita sampai harus nambah supplier untuk memenuhi kebutuhan pasar kita saat ini," terang wanita yang tinggal di Sumberwuni, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang itu. 

Pemasaran produk, kata Ery, hanya dilakukan melalui media sosial yakni Facebook dan Instagram. Bahkan khusus untuk Instagram saja, Ery mengaku ia punya beberapa akun sebagai bentuk optimalisasi pemasaran produk. 

"Ada tiga admin yang kelola akun Instagram masing-masing. Ada beberapa sih yang kita buat mulai @kopidietsehat, @kopidietsehat3, @kopihijau_murnii dan @kopipelangsing79," tuturnya. 

Ekstrak kopi hijau dengan label Green Coffee Original Malang itu memiliki beberapa varian yakni bubuk, tumbuk kasar, biji, dan kapsul. Harga yang ditawarkan kurang dari Rp 150 ribu. "Satu bungkus isi 250 gram kita jual Rp 135 ribu," pungkas Ery. (*)

Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Widi Julianty
Sumber : Malang TIMES
  • Polisi Bekuk Komplotan 'Ludah Api' Pelaku Pecah Kaca Mobil

    Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap komplotan pelaku kejahatan pecah kaca mobil. Ada empat orang pelaku yang diamankan belum lama ini. Komplotan penjahat pecah kaca ini, melakukan kejahatan dengan membobol mobil milik korban M Dillip (41), warga Kl

  • Heboh, Ada Kebakarandi Predator Fun Park

    Sejumlah 50 karyawan Predator Fun Park dibuat panik dengan nyala api yang cukup besar di area halaman parkir Predator Fun Park, Kamis (22/2/2018). Untungnya itu hanyalah sebuah kegiatan simulasi penanggulangan bencana kebakaran yang digelar Dinas Penanggu

  • Ketua FKUB : Lumajang Miliki Prestasi Kerukunan Ummat Sudah Ratusan Tahun

    Terkait berbagai isu perpecahan yang dihubungkan dengan sebuah insiden di Senduro Lumajang, Ketua Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) Lumajang, Drs. H. M. Khoiri M.Pdi menyebut bahwa Lumajang memiliki sejarah dan prestasi kerukunan ummat beragama sejak

  • Surabaya Kembangkan Pertanian Terpadu dengan Peternakan dan Perikanan

    Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengembangkan ruang terbuka hijau (RTH) di daerah Jeruk, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. Area seluas enam hektare itu rencananya akan digunakan sebagai lahan untuk pertanian terpadu.

  • Pembunuh Penjaga Rental PS Perankan 24 Adegan

    Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri, Jawa Timur, menggelar rekonstruksi pembunuhan sadis terhadap korban Achmad Wahyu Sobirin (26), seorang penjaga rental play station (PS) yang dilakukan Mohamad Ubaitul Anas (25), warga Desa Dukuh! Kecamat

  • Luapan Sungai Welang Putus Jalur Pantura Pasuruan-Probolinggo 8 Jam

    Curah hujan tinggi yang bersamaan dengan air laut pasang mengakibatkan sejumlah kawasan di Kota dan Kabupaten Pasuruan tergenang banjir. Bahkan, luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Welang, selain menggenangi kawasan pemukiman warga setinggi 50-100 sentimete

  • Siapa Yang Pantas Jadi Playmaker Arema FC?

    Berstatus pemain yang pernah menjadi pujaan Aremania pada kompetisi musim 2013-2014 tak membuat Gustavo Lopez akan mudah direkrut oleh Arema FC. Saat ini Singo Edan menetapkan playmaker asal Argentina tersebut sebagai pemain trial (magang) di Piala Gubern

  • Marak Kekerasan terhadap Ulama, Ini Sikap MUI Kabupaten Blitar

    Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blitar mengambil sikap terkait fenomena teror dan penganiayaan fisik terhadap ulama yang dilakukan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Kejadian tersebut akhir-akhir ini marak terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

  • Teatrikal Dewan Pemangsa Rakyat Warnai Aksi Penolakan Revisi UU MD3 di Kota Malang

    Pengesahan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD atau UU MD3 oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendapat penolakan dari berbagai pihak, termasuk di Kota Malang. Hari ini (22/2/2018) belasan aktivis dari Malang Corruption Watch (MCW) bersama pe

  • Anggota Komisi VI DPR Ajak Bangun Indonesia lewat Wirausaha

    Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi PKB Ir HM. Nasim Khan menggelar dialog interaktif pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat di aula Desa Trigonco, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Rabu (22/02).

  • Banyak Kasus Teror Dilakukan Orang Gila, Ini Kata Ahli Jiwa RSJ Menur

    Banyak kasus teror yang terjadi beberapa waktu terakhir di Jawa Timur diketahui dilakukan pelaku yang mengalami gangguan jiwa. Berikut penjelasan pakar kejiwaan terkait perilaku agresif dari pengidap kejiwaan. Psikiater RS Menur Surabaya dr Hendro Riyant

  • Bupati dan Wabup Gelar Syukuran HPN Bersama Wartawan

    Bupati Situbondo H Dadang Wigiarto SH dan Wakil Bupati Situbondo Ir H Yoyok Mulyadi MSi serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Situbondo, sejumlah wartawan, serta tamu undangan menggelar tasyakuran HPN (Hari Pers Nasional) Ke-32 di

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top