Unisma Keluarkan Fatwa Haram Masuk Mall Dinoyo City untuk Mahasiswanya, Manajemen Pilih Pasif

foto dokumentasi MalangTIMES
foto dokumentasi MalangTIMES

JATIMTIMES, MALANG – Direktur Operasional Mall Dinoyo City (MDC) Jufrinas mengaku pasif menyikapi fatwa haram masuk pusat perbelanjaan tersebut yang dikeluarkan rektor Unisma bagi mahasiswa. Dia hanya mengatakan setiap orang memiliki hak untuk mengeluarkan fatwa seperti yang Unisma lakukan.

"Kami hanya penyedia tempat untuk orang berkunjung. Kalau untuk orang lain memberi fatwa apa pun kepada MDC, kami tidak bisa melarang karena itu bukan ranah kami. Tapi setiap individu pasti memiliki pemikiran masing-masing," ucap dia.

Jufrinas menambahkan, selama bersitegang dengan Unisma sebagai tetangga sebelah MDC, pihaknya masih terus berkomunikasi. "Selama ini kami selalu koordinasi untuk perbaikan yang masih jadi tanggungan kami. Tapi kalau masalah fatwa tersebut, kami tidak pernah membicarakan," kata Jufrinas.

Tiga tahun lalu, Rektor Unisma Prof Dr Masykuri Bakri mengeluarkan fatwa haram mengunjungi MDC untuk mahasiswanya. Alasan pihak Unisma, MDC membangun gedung mepet dengan gedung Unisma. Padahal, mestinya ada jarak. Lagi pula,  merasa tempat pendidikan tidak boleh terlalu dekat dengan tempat belanja. Kedua di MDC terdapat satu tempat karaoke sehingga memunculkan reaksi dari Unisma. (*)

Pewarta : Hendra Saputra
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top