Lumpia Bikinan Anak Muda Asal Malang Ini Punya Rasa Unik Lho..

Lumpia rasa kreasi anak muda asal Malang, Induhgendu dipasarkan lewat Instagram. Promosi banyak dilakukan lewat Insta story pelanggan (foto via Instagram @lumpialavanya.malang)
Lumpia rasa kreasi anak muda asal Malang, Induhgendu dipasarkan lewat Instagram. Promosi banyak dilakukan lewat Insta story pelanggan (foto via Instagram @lumpialavanya.malang)

JATIMTIMES, MALANG – Singgah di Kota Semarang, tak lengkap rasanya bila tak memborong oleh-oleh khas yakni lumpia. Nah kini di Kota Malang pun ada lumpia yang rasanya lebih unik.

Jika biasanya jajanan khas Semarang ini semacam rollade yang berisi rebung, telur, dan daging ayam atau udang, di tangan seorang wanita muda asal Malang, Indah Dwi Pratiwi lumpia ini dikreasikan dengan aneka rasa.

Wanita yang akrab disapa Induhgendu itu awalnya coba-coba di dapur mengkreasikan jajanan lumpia. 

"Awalnya iseng aja gimana kalau isi lumpia diganti dengan rasa macam-macam. Akhirnya aku tetapin ada lima rasa yaitu coklat, greentea, tiramisu, cappucino, dan mozarella," jelas dara berusia 18 tahun itu pada MALANGTIMES, Jum'at (22/9/2017).

Usaha yang dimulai oleh Induhgendu di awal tahun 2017 ini pun ia namai dengan nama Lumpia Lava. Nama ini dipilih lantaran bila digigit, isi lumpia akan lumer bak lava gunung. "Jadi kalau digigit isi dalemnya langsung meleleh gitu," ucapnya. 

Cara mengolah lumpia isi ini sama dengan jajanan lumpia goreng. "Cara masaknya sama seperti lumpia goreng biasa cuma ada beberapa resep rahasia hehe," ujar alumnus SMK 2 Malang itu. 

Soal harga, jangan khawatir tidak semahal lumpia goreng. Indahgendu menjelaskan ia menawarkan Lumpia Lava kreasinya dengan harga mulai Rp 2.5 ribu sampai Rp 5 ribu saja. 

"Tergantung kalau rasa coklat mulai dari dua ribu lima ratus rupiah aja. Paling mahal isi mozarella dengan harga lima ribu rupiah," jelasnya.

Dipasarkan secara online melalui akun Instagram @lumpialavanya.malang Induhgendu menjelaskan banyak konsumen yang penasaran dengan kreasi lumpia yang ditawarkan. Kebanyakan ialah kalangan pelajar dan mahasiswa. 

Lantaran modal yang tak banyak, Induhgendu memilih jalur promosi di Instagram terutama fasilitas insta story. Tak jarang banyak pelanggan yang mengunggah pengalaman mereka menikmati Lumpia Lava kreasi Indah Dwi Pratiwi di Instagram. 

"Setahu aku kalau di sosial media yang jual lumpia lava pertama ya aku. Kalau sekarang kayaknya udah mulai banyak ya. Kalau pembeli sih banyakan anak muda ya. Trus banyak yang masukin di insta story mereka akhirnya pada tau deh," pungkasnya. (*)

Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Karmila Arfiana
Sumber : Malang TIMES
  • Mobil Dinas Depag Diseruduk Truk Fuso

    Mobil Dinas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo P 32 IP yang dikemudikan Samsi dan membawa penumpang sebanyak 4 orang diseruduk truk Fuso DK 9527 PH, Kamis (22/2).

  • Polisi Bekuk Komplotan 'Ludah Api' Pelaku Pecah Kaca Mobil

    Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap komplotan pelaku kejahatan pecah kaca mobil. Ada empat orang pelaku yang diamankan belum lama ini. Komplotan penjahat pecah kaca ini, melakukan kejahatan dengan membobol mobil milik korban M Dillip (41), warga Kl

  • Heboh, Ada Kebakarandi Predator Fun Park

    Sejumlah 50 karyawan Predator Fun Park dibuat panik dengan nyala api yang cukup besar di area halaman parkir Predator Fun Park, Kamis (22/2/2018). Untungnya itu hanyalah sebuah kegiatan simulasi penanggulangan bencana kebakaran yang digelar Dinas Penanggu

  • Ketua FKUB : Lumajang Miliki Prestasi Kerukunan Ummat Sudah Ratusan Tahun

    Terkait berbagai isu perpecahan yang dihubungkan dengan sebuah insiden di Senduro Lumajang, Ketua Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) Lumajang, Drs. H. M. Khoiri M.Pdi menyebut bahwa Lumajang memiliki sejarah dan prestasi kerukunan ummat beragama sejak

  • Surabaya Kembangkan Pertanian Terpadu dengan Peternakan dan Perikanan

    Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengembangkan ruang terbuka hijau (RTH) di daerah Jeruk, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. Area seluas enam hektare itu rencananya akan digunakan sebagai lahan untuk pertanian terpadu.

  • Pembunuh Penjaga Rental PS Perankan 24 Adegan

    Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri, Jawa Timur, menggelar rekonstruksi pembunuhan sadis terhadap korban Achmad Wahyu Sobirin (26), seorang penjaga rental play station (PS) yang dilakukan Mohamad Ubaitul Anas (25), warga Desa Dukuh! Kecamat

  • Luapan Sungai Welang Putus Jalur Pantura Pasuruan-Probolinggo 8 Jam

    Curah hujan tinggi yang bersamaan dengan air laut pasang mengakibatkan sejumlah kawasan di Kota dan Kabupaten Pasuruan tergenang banjir. Bahkan, luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Welang, selain menggenangi kawasan pemukiman warga setinggi 50-100 sentimete

  • Siapa Yang Pantas Jadi Playmaker Arema FC?

    Berstatus pemain yang pernah menjadi pujaan Aremania pada kompetisi musim 2013-2014 tak membuat Gustavo Lopez akan mudah direkrut oleh Arema FC. Saat ini Singo Edan menetapkan playmaker asal Argentina tersebut sebagai pemain trial (magang) di Piala Gubern

  • Marak Kekerasan terhadap Ulama, Ini Sikap MUI Kabupaten Blitar

    Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blitar mengambil sikap terkait fenomena teror dan penganiayaan fisik terhadap ulama yang dilakukan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Kejadian tersebut akhir-akhir ini marak terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

  • Teatrikal Dewan Pemangsa Rakyat Warnai Aksi Penolakan Revisi UU MD3 di Kota Malang

    Pengesahan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD atau UU MD3 oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendapat penolakan dari berbagai pihak, termasuk di Kota Malang. Hari ini (22/2/2018) belasan aktivis dari Malang Corruption Watch (MCW) bersama pe

  • Anggota Komisi VI DPR Ajak Bangun Indonesia lewat Wirausaha

    Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi PKB Ir HM. Nasim Khan menggelar dialog interaktif pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat di aula Desa Trigonco, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Rabu (22/02).

  • Banyak Kasus Teror Dilakukan Orang Gila, Ini Kata Ahli Jiwa RSJ Menur

    Banyak kasus teror yang terjadi beberapa waktu terakhir di Jawa Timur diketahui dilakukan pelaku yang mengalami gangguan jiwa. Berikut penjelasan pakar kejiwaan terkait perilaku agresif dari pengidap kejiwaan. Psikiater RS Menur Surabaya dr Hendro Riyant

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top