Dari Festival Kopi Lumajang, Cafe Dan Warung Akan Didata Agar Gunakan Kopi Lokal

Kepala Dinas Pertanian Lumajang Ir. Paiman ketika ngopi di Festival Kopi Lereng Semeru Lumajang (foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Kepala Dinas Pertanian Lumajang Ir. Paiman ketika ngopi di Festival Kopi Lereng Semeru Lumajang (foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

JATIMTIMES, LUMAJANG – Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lumajang akan melakukan pendataan terhadap cafe, warung kopi, rumah makan, dan usaha kuliner lainnya yang ada di Lumajang dengan harapan kedepan seluruh usaha kuliner tersebut bisa menggunakan kopi produksi lokal Lumajang.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang Ir. Paiman kepada media ini mengatakan, dengan menggunakan kopi asal Lumajang, maka secara ekonomi terjadi simbiosis mutualisme antara usaha kuliner dengan petani kopi di Lumajang.

Paiman sangat yakin dengan menggunakan kopi lokal, secara ekonomi akan lebih menguntungkan petani kopi lokal, sementara para pengusaha kuliner bisa berkreasi dalam menyajikan racikan kopinya kepada pelanggan.

“Cita rasa kopi kita sangat tinggi. Usaha pertanian kopi kita yang ada di Gucialit dan Pasrujambe misalnya, mendapatkan sinar matahari pagi yang sangat bagus karena berada pada ketinggian dan kemiringan yang sesuai dengan kebutuhan tanaman kopi. Ini yang menyebabkan kopi kita lebih baik dari daerah lain. Dan para pengusaha kuliner kita harus tahu potensi ini,” kata Ir. Paiman lagi.

Pendataan ini akan dilakukan secepatnya, dan diharapkan segera selesai, sehingga Pemkab Lumajang dalam hal ini Dinas Pertanian memiliki data yang akurat terhadap jumlah cafe dan usaha sejenisnya dan mengetahui kebutuhan kopi bagi usaha kuliner tersebut.

“Secepatnya data ini akan kita lakukan, dan kita harapkan secepatnya selesai. Ini potensi bagus. Kebutuhannya ada, penyedianya ada, tinggal kita pertemukan keduanya menjadi sebuah hubungan yang saling menguntungkan,” kata Paiman lagi.

Festival Kopi Lereng Semeru berlangsung selama dua hari, sejak sabtu (7/10) kemarin dan berakhir pada hari minggu kemarin. Sejumlah cafe dan produsen kopi di Lumajang ikut serta dalam festival kopi lereng Semeru (Kolesem) ini. Masing-masing peserta memiliki cara sendiri dalam menyajikan kopinya. Acara ini smenyedot perhatian masyarakat Lumajang, hingga puluhan ribu warga datang ke Alun-Alun Lumajang untuk ngopi barang, dalam waktu dua hari berlangsungnya Festival tersebut.

"Ini acara bagus mas, seharusnya ada setiap tahun. Kita bisa tahu bahwa ternyata Lumajang memiliki kopi dengan cita rasa yang sangat tinggi. Selama ini kita belum tahu itu," kata Ahmad Arif dari Kecamatan Ranuyoso yang sengaja datang ke Festival ini untuk menikmati kopi bersama keluarganya.

Pewarta : Moch. R. Abdul Fatah
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Lumajang TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top