Yummy... Ketan Bertopping Mangga Segar Ini Lagi Digandrungi Orang di Malang

Kreasi mango sticky rice wanita asal Malang Sheila Sagita dijual melalui akun Instagram @smoothieskitchen (foto: istimewa)
Kreasi mango sticky rice wanita asal Malang Sheila Sagita dijual melalui akun Instagram @smoothieskitchen (foto: istimewa)

JATIMTIMES, MALANG – Bukan hanya jus mangga segar berpadu whipcream yang sedang digandrungi. Inovasi kuliner yang jadi buah bibir lainnya adalah makan ketan bersama buah mangga. Yup, kuliner dengan nama mango sticky rice sedang digemari banyak orang Indonesia. Enggak mau kalah dari daerah lain, arek Malang juga lagi gandrung dengan makanan ini. 

Sheila Sagita, pemilik Smoothies Kitchen, mengungkapkan banyak pelanggan memesan menu mango sticky rice. Oleh karena itu, wanita asal Malang itupun membuat menu kuliner asal Thailand tersebut. "Kalau musim mangga gini aku kreasikan sajian kuliner dari mangga. Karena mango smoothie ramai banget, sekarang banyak yang mau varian lagi yakni mango sticky rice," jelas Sheila pada MALANGTIMES. 

Mendengar nama mango sticky rice, ternyata bukan makan nasi dengan buah mangga. Lantas apa ya? 

Menu kuliner mango sticky rice berasal dari Thailand. Dalam bahasa Thai, mango sticky rice disebut Khao Neeo Mamuang. Makanan ini merupakan menu pencuci mulut dengan bahan ketan putih, mangga dan santan. 
Ketan putih atau Khao Neow dalam Bahasa Thai, bentuknya seperti beras atau nasi dengan rasa lebih manis dan teksturnya lebih lengket jika dibandingkan dengan nasi.

Sheila menjelaskan bahwa mango sticky rice kreasinya memang bukan nasi tetapi berupa ketan putih. Ia lantas menambahkan dengan irisan mangga matang lalu kemudian disiram dengan santan kental. 

Akan tetapi, Sheila menambahkan mango sticky rice kreasinya dengan parutan kelapa segar. "Mango sticky rice kreasi saya seperti halnya makanan ala Thailand yakni ketan mangga. Dan kita pilih ketan pilihan yang dimasak secara tradisional. Untuk sausnya juga alami dari buah kelapa murni," jelas Sheila. 

Di Thailand, mango sticky rice lantas ditaburi dengan kacang kedelai yang diolah hingga renyah. Di  Bangkok, mango sticky rice merupakan street food. Di pinggir-pinggir jalan Kota Bangkok banyak pedagang yang menjajakannya. 

Dalam sehari, Sheila mengaku ada 80 porsi mango sticky rice kreasinya yang terjual habis. "Untuk tahun ini memang banyak banget yang beli bahkan kita sampai nolak-nolak. Untuk area sekitar Malang aja itu segitu," tutur dia. 

Mango sticky rice kreasi wanita asal Malang Sheila Sagita dipasarkan melalui akun Instagram @smoothieskitchen. Untuk harga seporsi mango sticky rice ukuran large dibandrol Rp 20.000. (*)

Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
  • Pemkot Anggarkan Rp 800 Ribu untuk Kematian Warga Tak Mampu

    Masalah pemakaman merupakan hal yang tak terelakkan di Kota Surabaya. Sebagai salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan biaya perlengkapan pemakaman bagi penduduk miskin Pemerintah Kota Surabaya menggelar sosialisasi. Melalui Bagian Hukum Sekretariat mel

  • Mobil Dinas Depag Diseruduk Truk Fuso

    Mobil Dinas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo P 32 IP yang dikemudikan Samsi dan membawa penumpang sebanyak 4 orang diseruduk truk Fuso DK 9527 PH, Kamis (22/2).

  • Polisi Bekuk Komplotan 'Ludah Api' Pelaku Pecah Kaca Mobil

    Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap komplotan pelaku kejahatan pecah kaca mobil. Ada empat orang pelaku yang diamankan belum lama ini. Komplotan penjahat pecah kaca ini, melakukan kejahatan dengan membobol mobil milik korban M Dillip (41), warga Kl

  • Heboh, Ada Kebakarandi Predator Fun Park

    Sejumlah 50 karyawan Predator Fun Park dibuat panik dengan nyala api yang cukup besar di area halaman parkir Predator Fun Park, Kamis (22/2/2018). Untungnya itu hanyalah sebuah kegiatan simulasi penanggulangan bencana kebakaran yang digelar Dinas Penanggu

  • Ketua FKUB : Lumajang Miliki Prestasi Kerukunan Ummat Sudah Ratusan Tahun

    Terkait berbagai isu perpecahan yang dihubungkan dengan sebuah insiden di Senduro Lumajang, Ketua Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) Lumajang, Drs. H. M. Khoiri M.Pdi menyebut bahwa Lumajang memiliki sejarah dan prestasi kerukunan ummat beragama sejak

  • Surabaya Kembangkan Pertanian Terpadu dengan Peternakan dan Perikanan

    Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengembangkan ruang terbuka hijau (RTH) di daerah Jeruk, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. Area seluas enam hektare itu rencananya akan digunakan sebagai lahan untuk pertanian terpadu.

  • Pembunuh Penjaga Rental PS Perankan 24 Adegan

    Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri, Jawa Timur, menggelar rekonstruksi pembunuhan sadis terhadap korban Achmad Wahyu Sobirin (26), seorang penjaga rental play station (PS) yang dilakukan Mohamad Ubaitul Anas (25), warga Desa Dukuh! Kecamat

  • Luapan Sungai Welang Putus Jalur Pantura Pasuruan-Probolinggo 8 Jam

    Curah hujan tinggi yang bersamaan dengan air laut pasang mengakibatkan sejumlah kawasan di Kota dan Kabupaten Pasuruan tergenang banjir. Bahkan, luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Welang, selain menggenangi kawasan pemukiman warga setinggi 50-100 sentimete

  • Siapa Yang Pantas Jadi Playmaker Arema FC?

    Berstatus pemain yang pernah menjadi pujaan Aremania pada kompetisi musim 2013-2014 tak membuat Gustavo Lopez akan mudah direkrut oleh Arema FC. Saat ini Singo Edan menetapkan playmaker asal Argentina tersebut sebagai pemain trial (magang) di Piala Gubern

  • Marak Kekerasan terhadap Ulama, Ini Sikap MUI Kabupaten Blitar

    Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blitar mengambil sikap terkait fenomena teror dan penganiayaan fisik terhadap ulama yang dilakukan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Kejadian tersebut akhir-akhir ini marak terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

  • Teatrikal Dewan Pemangsa Rakyat Warnai Aksi Penolakan Revisi UU MD3 di Kota Malang

    Pengesahan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD atau UU MD3 oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendapat penolakan dari berbagai pihak, termasuk di Kota Malang. Hari ini (22/2/2018) belasan aktivis dari Malang Corruption Watch (MCW) bersama pe

  • Anggota Komisi VI DPR Ajak Bangun Indonesia lewat Wirausaha

    Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi PKB Ir HM. Nasim Khan menggelar dialog interaktif pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat di aula Desa Trigonco, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Rabu (22/02).

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top