Wanita Muda di Blitar Ini Raup Rp 5 Juta Per Bulan dari Bisnis Olahan Pisang

Salah satu makanan olahan pisang produksi Ayumi. (Foto : M.Prayogo/BlitarTIMES)
Salah satu makanan olahan pisang produksi Ayumi. (Foto : M.Prayogo/BlitarTIMES)

JATIMTIMES, BLITAR – Pisang selama ini dikenal sebagai buah semata yang olahannya sebatas itu-itu saja. Namun di tangan Ayumi Yunita Sari (23) warga Desa Plosoarang, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, pisang bisa disulap berbagai jenis makanan.

Bahkan dijadikan roti cake, pizza dan pisang topping yang dia jual di lapaknya yang bernama “BananaKong”.

“Selama ini paling pisang sebatas pisang goreng. Lalu saya berkreasi dengan membubuhkan bahan tambahan seperti coklat dan keju yang tentunya lebih menarik dan lebih mantab rasanya,” kata Ayumi kepada BLITARTIMES, Rabu (1/11/2017).

Saat ini, dia mempunyai beberapa olahan pisang yang dia sajikan di lapak BananaKong miliknya. Diantaranya pisang goreng aneka topping, pizza pisang, dan cake pisang.

Rumah tempat produksi Banana Kong yang sederhana.(Foto : M.Prayogo/BlitarTIMES)

Sedang harganya pun tergolong terjangkau yakni di kisaran Rp 6 ribu hingga Rp 16 ribu. dalam satu bulan, Ayumi meraup untung minimal Rp 5 Juta dari bisnisnya ini.

“Ini saya rencana mau mengeluarkan produk baru namanya lava banana. Ini konsepnya seperti tahu isi. Bedanya pisang ini saya isi coklat panas. Jadi waktu digigit cess lumer dimulut,” ujarnya.

Tentunya rasa dari pisang pisang buatan perempuan yang baru lulus kuliah ini mempunyai rasa yang khas. Yaitu antara manis, asam, dan gurih dihasilkan dari perpaduan pisang, coklat, dan keju.

Cantik dan lezat, makanan olahan pisang produksi Ayumi.(Foto : M.Prayogo/BlitarTIMES)

“Saya memang sejak kecil memang menyukai pisang. Lalu waktu liburan kuliah saya dan di kulkas ada coklat batangan nganggur. Terus mencoba mencampurkan dengan pisang goreng kok enak rasanya. Dari sinilah saya punya ide membuat menu camilan pisang,” ceritanya.

Meski dibilang baru berdiri sekitar 2 tahunan bisnis jualan pisang ini bisa dibilang lancar. Setiap harinya pisang jualannya bisa habis sekitar 20 boks cake dan pizza pisang.

“lancar lantaran ini jenis makanan baru di Blitar. Ingin sekali bikin oulet-outlet banyak dipinggir jalan. Dan saya terbuka untuk menjalin kerjasama dengan siapapun demi memajukan kuliner di Blitar,” katanya. (*)

Pewarta : Mardiano Prayogo
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Blitar TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top