Harga Ikan Air Tawar Naik, Animo Pembeli Turun 20 Persen

Penjual ikan di Mbureng, Karangsuko, Pagelaran, sambat dengan adanya penurunan penjualan dikarenakan harga ikan tawar naik dan menyebabkan animo pembeli turun, Senin (06/11). (Nana)
Penjual ikan di Mbureng, Karangsuko, Pagelaran, sambat dengan adanya penurunan penjualan dikarenakan harga ikan tawar naik dan menyebabkan animo pembeli turun, Senin (06/11). (Nana)

JATIMTIMES, MALANGHukum pasar secara umum terbentuk dengan adanya dua aktivitas, yaitu permintaan dan penawaran. Semakin rendah harga suatu barang, makin banyak jumlah barang yang diminta. Sebaliknya, semakin tinggi harga suatu barang, jumlah yang diminta berkurang.

Pun dalam hukum penawaran yang menyatakan semakin tinggi harga, semakin banyak jumlah barang yang ditawarkan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat harga, semakin sedikit jumlah barang yang ditawarkan.

Hal inilah yang membuat produk pasar apa pun takluk dan mengikuti dua pola hubungan pasar tersebut. Tak terkecuali dengan penjualan ikan air tawar di wilayah Kabupaten Malang.

Di pasar ikan Mbureng, Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, kondisi ini terlihat dalam beberapa hari lalu sampai kini. Melonjaknya harga ikan air tawar berpengaruh terhadap para penjual ikan di sana.

"Sepi, tidak seperti biasanya. Sudah beberapa hari saya mengurangi jumlah ikan yang saya jual," kata Satimah, salah satu penjual ikan tawar di Mbureng, Senin (06/11).

Kenaikan harga ikan sekitar 20 persen dari seluruh jenis tersebut telah membuat pembeli cukup lesu untuk menonsumsi ikan tawar. Sebagai ilustrasi, dalam kondisi normal, para penjual ikan di Mbureng setiap hari mendapatkan hasil rata-rata Rp 2 juta. Dengan adanya kenaikan saat ini, hasilnya berkurang sekitar Rp 1 juta sampai dengan Rp 500 ribu per hari.

"Penurunannya sekitar 20 persen, Mas. Satu-satunya cara ya kami kurangi jumlah jualan juga," ujar Iwan, penjual ikan yang mendapatkan dropping ikan segar dari para peternak ikan air tawar di berbagai wilayah Kabupaten Malang.

Dari informasi para penjual ikan tawar, beberapa jenis yang mengalami kenaikan harga adalah udang, yaitu Rp 65 ribu per kilogram. Sebelumnya harga udang Rp 55 ribu. Ikan kutuk juga naik Rp 10 ribu per kg, dari harga Rp 50 ribu menjadi Rp 60 ribu. "Ikan gurami juga naik dari Rp 30 ribu menjadi Rp 35 ribu per kilogram," ucap Satimah. 

Sementara ikan yang harganya tidak mengalami kenaikan harga meliputi ikan wader dan ikan patin. Harga wader tetap Rp 12 ribu  per kg dan patin Rp 20 ribu  per kg.

Adanya kenaikan harga ikan air tawar tersebut diharapkan segera stabil sehingga pasar ikan, khususnya di Mbureng, kembali berjalan normal seperti biasanya. "Harapan kita seperti itu, Mas. Jadi, ikan yang kami jual ke masyarakat juga bisa dibeli mereka," pungkas Satimah yang telah berjualan ikan sejak tahun 1997. (*)

Pewarta : Nana
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
  • Pemkot Anggarkan Rp 800 Ribu untuk Kematian Warga Tak Mampu

    Masalah pemakaman merupakan hal yang tak terelakkan di Kota Surabaya. Sebagai salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan biaya perlengkapan pemakaman bagi penduduk miskin Pemerintah Kota Surabaya menggelar sosialisasi. Melalui Bagian Hukum Sekretariat mel

  • Mobil Dinas Depag Diseruduk Truk Fuso

    Mobil Dinas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo P 32 IP yang dikemudikan Samsi dan membawa penumpang sebanyak 4 orang diseruduk truk Fuso DK 9527 PH, Kamis (22/2).

  • Polisi Bekuk Komplotan 'Ludah Api' Pelaku Pecah Kaca Mobil

    Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap komplotan pelaku kejahatan pecah kaca mobil. Ada empat orang pelaku yang diamankan belum lama ini. Komplotan penjahat pecah kaca ini, melakukan kejahatan dengan membobol mobil milik korban M Dillip (41), warga Kl

  • Heboh, Ada Kebakarandi Predator Fun Park

    Sejumlah 50 karyawan Predator Fun Park dibuat panik dengan nyala api yang cukup besar di area halaman parkir Predator Fun Park, Kamis (22/2/2018). Untungnya itu hanyalah sebuah kegiatan simulasi penanggulangan bencana kebakaran yang digelar Dinas Penanggu

  • Ketua FKUB : Lumajang Miliki Prestasi Kerukunan Ummat Sudah Ratusan Tahun

    Terkait berbagai isu perpecahan yang dihubungkan dengan sebuah insiden di Senduro Lumajang, Ketua Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) Lumajang, Drs. H. M. Khoiri M.Pdi menyebut bahwa Lumajang memiliki sejarah dan prestasi kerukunan ummat beragama sejak

  • Surabaya Kembangkan Pertanian Terpadu dengan Peternakan dan Perikanan

    Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengembangkan ruang terbuka hijau (RTH) di daerah Jeruk, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. Area seluas enam hektare itu rencananya akan digunakan sebagai lahan untuk pertanian terpadu.

  • Pembunuh Penjaga Rental PS Perankan 24 Adegan

    Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri, Jawa Timur, menggelar rekonstruksi pembunuhan sadis terhadap korban Achmad Wahyu Sobirin (26), seorang penjaga rental play station (PS) yang dilakukan Mohamad Ubaitul Anas (25), warga Desa Dukuh! Kecamat

  • Luapan Sungai Welang Putus Jalur Pantura Pasuruan-Probolinggo 8 Jam

    Curah hujan tinggi yang bersamaan dengan air laut pasang mengakibatkan sejumlah kawasan di Kota dan Kabupaten Pasuruan tergenang banjir. Bahkan, luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Welang, selain menggenangi kawasan pemukiman warga setinggi 50-100 sentimete

  • Siapa Yang Pantas Jadi Playmaker Arema FC?

    Berstatus pemain yang pernah menjadi pujaan Aremania pada kompetisi musim 2013-2014 tak membuat Gustavo Lopez akan mudah direkrut oleh Arema FC. Saat ini Singo Edan menetapkan playmaker asal Argentina tersebut sebagai pemain trial (magang) di Piala Gubern

  • Marak Kekerasan terhadap Ulama, Ini Sikap MUI Kabupaten Blitar

    Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blitar mengambil sikap terkait fenomena teror dan penganiayaan fisik terhadap ulama yang dilakukan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Kejadian tersebut akhir-akhir ini marak terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

  • Teatrikal Dewan Pemangsa Rakyat Warnai Aksi Penolakan Revisi UU MD3 di Kota Malang

    Pengesahan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD atau UU MD3 oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendapat penolakan dari berbagai pihak, termasuk di Kota Malang. Hari ini (22/2/2018) belasan aktivis dari Malang Corruption Watch (MCW) bersama pe

  • Anggota Komisi VI DPR Ajak Bangun Indonesia lewat Wirausaha

    Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi PKB Ir HM. Nasim Khan menggelar dialog interaktif pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat di aula Desa Trigonco, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Rabu (22/02).

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top