BKKBN Ajak Warga Rencanakan Masa Depan Anak

Edi Aries Manto, Kepala Diklat BKKBN Jawa Timur (Foto: Aunur Rofiq/ BlitarTIMES)
Edi Aries Manto, Kepala Diklat BKKBN Jawa Timur (Foto: Aunur Rofiq/ BlitarTIMES)

JATIMTIMES, BLITAR – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar kegiatan sosialisasi program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Kreatif di Desa Kedoyo, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, Rabu (8/11/2017).

Dalam paparannya,Edi Aries Manto dari BKKBN Provinsi Jawa Timur, menjelaskan bahwa  keluarga berencana tak hanya cukup dengan melahirkan dua anak. Tapi, orangtua harus bisa merencanakan masa depan cerah untuk anak-anak mereka.

“Jangan hanya berpikir yang penting anak bisa makan. Generasi masa depan harus lebih baik dari kita. Saat ini penduduk kita sangat banyak namun  penduduk yang banyak tersebut tidak tersentuh pemberdayaan yang optimal, sehingga SDM kita tidak berkualitas,” ujar Edi.

Sehingga lanjut Edi, diperlukan perencanaan dan pelaksanaan program KB guna menuju masyarakat yang makmur dan sejahtera. Untuk mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera dan berkualitas, BKKBN meluncurkan program KKBPK.

“Misi program ini (KKBPK) adalah melakukan pembangunan keluarga dengan ekonomi produktif dan pelaksanaan fungsi keluarga,” jelasnya.

Ia juga menerangkan, untuk menjadi keluarga yang berkualitas, keluarga Indonesia harus mengikuti program Keluarga Berencana (KB) yang sudah dicanangkan oleh pemerintah. Pasalnya, ledakan pertumbuhan penduduk sangat berpotensi menyebabkan gejolak sosial dalam masyarakat.

“Penduduk adalah sentra pembangunan, jika tidak dikendalikan berpotensi menimbulkan gejolak sosial, maka dari itu harus ikut KB,” bebernya.

Sementara Anggota Komisi IX DPR RI, Budi Yuwono, menyatakan sangat mendukung program dari pemerintah pusat ini. Menurut dia, suksesnya program KB harus dibarengi dengan pemberian gizi yang baik dan pendidikan yang berkualitas. Sehingga akan tercipta masyarakat yang makmur dan survive.

“Melalui kemakmuran, maka orang akan merasa survive di masa usia lanjut. Dan itu bisa diperoleh melalui KB. Jadi saya minta seluruh stakeholder untuk ikut menyukseskan program KB,” tandasnya.

Sosialisasi KKBPK yang berlangsung di Tulungagung ini melibatkan ratusan warga masyarakat. Di penghujung acara, peserta mendapatkan bingkisan beserta doorprize dari panitia. Acara sosialisasi ini ditutup dengan acara musik untuk menghibur para peserta dan warga yang hadir menonton.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Angga .
  • Mobil Dinas Depag Diseruduk Truk Fuso

    Mobil Dinas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo P 32 IP yang dikemudikan Samsi dan membawa penumpang sebanyak 4 orang diseruduk truk Fuso DK 9527 PH, Kamis (22/2).

  • Polisi Bekuk Komplotan 'Ludah Api' Pelaku Pecah Kaca Mobil

    Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap komplotan pelaku kejahatan pecah kaca mobil. Ada empat orang pelaku yang diamankan belum lama ini. Komplotan penjahat pecah kaca ini, melakukan kejahatan dengan membobol mobil milik korban M Dillip (41), warga Kl

  • Heboh, Ada Kebakarandi Predator Fun Park

    Sejumlah 50 karyawan Predator Fun Park dibuat panik dengan nyala api yang cukup besar di area halaman parkir Predator Fun Park, Kamis (22/2/2018). Untungnya itu hanyalah sebuah kegiatan simulasi penanggulangan bencana kebakaran yang digelar Dinas Penanggu

  • Ketua FKUB : Lumajang Miliki Prestasi Kerukunan Ummat Sudah Ratusan Tahun

    Terkait berbagai isu perpecahan yang dihubungkan dengan sebuah insiden di Senduro Lumajang, Ketua Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) Lumajang, Drs. H. M. Khoiri M.Pdi menyebut bahwa Lumajang memiliki sejarah dan prestasi kerukunan ummat beragama sejak

  • Surabaya Kembangkan Pertanian Terpadu dengan Peternakan dan Perikanan

    Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengembangkan ruang terbuka hijau (RTH) di daerah Jeruk, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. Area seluas enam hektare itu rencananya akan digunakan sebagai lahan untuk pertanian terpadu.

  • Pembunuh Penjaga Rental PS Perankan 24 Adegan

    Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri, Jawa Timur, menggelar rekonstruksi pembunuhan sadis terhadap korban Achmad Wahyu Sobirin (26), seorang penjaga rental play station (PS) yang dilakukan Mohamad Ubaitul Anas (25), warga Desa Dukuh! Kecamat

  • Luapan Sungai Welang Putus Jalur Pantura Pasuruan-Probolinggo 8 Jam

    Curah hujan tinggi yang bersamaan dengan air laut pasang mengakibatkan sejumlah kawasan di Kota dan Kabupaten Pasuruan tergenang banjir. Bahkan, luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Welang, selain menggenangi kawasan pemukiman warga setinggi 50-100 sentimete

  • Siapa Yang Pantas Jadi Playmaker Arema FC?

    Berstatus pemain yang pernah menjadi pujaan Aremania pada kompetisi musim 2013-2014 tak membuat Gustavo Lopez akan mudah direkrut oleh Arema FC. Saat ini Singo Edan menetapkan playmaker asal Argentina tersebut sebagai pemain trial (magang) di Piala Gubern

  • Marak Kekerasan terhadap Ulama, Ini Sikap MUI Kabupaten Blitar

    Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blitar mengambil sikap terkait fenomena teror dan penganiayaan fisik terhadap ulama yang dilakukan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Kejadian tersebut akhir-akhir ini marak terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

  • Teatrikal Dewan Pemangsa Rakyat Warnai Aksi Penolakan Revisi UU MD3 di Kota Malang

    Pengesahan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD atau UU MD3 oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendapat penolakan dari berbagai pihak, termasuk di Kota Malang. Hari ini (22/2/2018) belasan aktivis dari Malang Corruption Watch (MCW) bersama pe

  • Anggota Komisi VI DPR Ajak Bangun Indonesia lewat Wirausaha

    Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi PKB Ir HM. Nasim Khan menggelar dialog interaktif pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat di aula Desa Trigonco, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Rabu (22/02).

  • Banyak Kasus Teror Dilakukan Orang Gila, Ini Kata Ahli Jiwa RSJ Menur

    Banyak kasus teror yang terjadi beberapa waktu terakhir di Jawa Timur diketahui dilakukan pelaku yang mengalami gangguan jiwa. Berikut penjelasan pakar kejiwaan terkait perilaku agresif dari pengidap kejiwaan. Psikiater RS Menur Surabaya dr Hendro Riyant

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top