Kalah dari Borneo FC, Joko Susilo Sebut Kesulitan Terapkan Taktik karena Banyak Yang Absen

Pelatih Arema FC Joko
Pelatih Arema FC Joko 'Gethuk' Susilo (Hendra Saputra/MALANGTIMES)

JATIMTIMES, MALANGArema FC gagal memetik poin saat bersua Pusamania Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (11/11/2017) kemarin malam. Pelatih Joko Susilo menilai faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi karena dalam beberapa hari terakhir kehilangan sepuluh pemain.

Pertandingan pekan ke-34 yang juga laga terakhir Liga 1 bagi Arema menjadi momen menyedihkan bagi Ahmad Bustomi dan kawan-kawan. Pasaknya, Arema tidak mampu happy ending di Liga 1 ini.

Pada pertandingan melawan PBFC, Arema kalah dengan skor 3-2. Gol Pesut Etam (julukan PBFC) dicetak oleh Asri Akbar, Lerby Eliandri dan Diego Michel. Sementara gol Singo Edan dipersembahkan oleh Cristian Gonzales dan Dedik Setiawan.

Joko mengaku cukup kebingungan ketika akan meramu timnya menjelang pertandingan. "Bagaimana mungkin dalam 5 hari kami harus kehilangan 10 pemain. Harus datang ke sini (Samarinda) dengan 17 pemain dan harus pulang lagi 1 pemain menjadi 16 pemain. Itu momen yang menyulitkan buat tim pelatih buat menyusun taktik strategi," ungkap dia.

Namun sebelum pertandingan, Joko tetap meyakinkan pemainnya agar tampil dengan hati. Dengan itu, permainan timnya dapat lepas tanpa beban.

"Sebagai seorang profesional, kami tekankan kepada pemain bahwa di posisi apa pun, kalian harus menjalaninya dengan maksimal. Terbukti beberapa kali kami harus ganti-ganti posisi pada pemain kami. Alhamdulillah pemain kami melakukannya dengan senang hati," kata Gethuk, sapaan akrab Joko Susilo. (*)

Pewarta : Hendra Saputra
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top