Gagal Happy Ending, Joko Siap Pikul Tanggung Jawab

Bagas Adi Nugroho yang menjadi satu-satunya stopper murni saat Arema FC melawan Pusamania Borneo FC (Hendra Saputra/MALANGTIMES)
Bagas Adi Nugroho yang menjadi satu-satunya stopper murni saat Arema FC melawan Pusamania Borneo FC (Hendra Saputra/MALANGTIMES)

JATIMTIMES, MALANGPertandingan terakhir Arema FC di Liga 1 melawan Pusamania Borneo FC (PBFC) berakhir dengan kekalahan 3-2. Karena kekalahan tersebut, secara gentle pelatih Joko Susilo siap bertanggung jawab penuh.

Arema FC mencapai finis di posisi ke 9 dan mengumpulkan 49 poin. Hasil tersebut tidak seperti ekspektasi yang diinginkan sebelum datang ke Stadion Segiri, Samarinda. Arema sebelumnya mengusung target mendapatkan poin, baik menang maupun seri.

Joko mengaku tidak akan beralasan apa pun terkait kekalahan yang diderita timnya walaupun menjelang pertandingan dia sedikit kesulitan meramu tim. Pasalnya, banyak pemain inti yang absen karena cedera.

"Tetap saya yang tanggung jawab atas hasil kekalahan itu. Mungkin saya kurang jeli untuk menerapkan taktik saat keadaan kami dengan 16 pemain tanpa pemain asing. Mungkin saya salah. Jadi, saya bertanggung jawab atas hasil ini. Saya tidak mau alasan," ungkap pelatih yang akrab disapa Gethuk itu.

Perlu diketahui, saat melawan PBFC, Arema FC hanya bermain dengan satu stopper murni, yakni Bagas Adi Nugroho. Sedangkan pemain lain adalah stopper dadakan pada pertandingan tersebut.

"Kami bermain dengan satu stopper, yaitu Bagas. Yang lainnya adalah bek sayap. Bahkan Hanif saya paksa main di belakang. Tapi bukan alasan dengan keadaan itu terus menjadi kalah," ujarnya. (*)

Pewarta : Hendra Saputra
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top