Neka Art Museum, Tempat Wisata di Bali yang Jarang Diketahui Wisatawan

Kemegahan Neka Art Museum yang ada di Desa Ubud, Bali. (Foto: baliprod.com)
Kemegahan Neka Art Museum yang ada di Desa Ubud, Bali. (Foto: baliprod.com)

JATIMTIMES – Neka Art Museum, bisa jadi kamu cukup asing dengar nama salah satu tempat wisata di Bali satu ini, ya? Memang, objek wisata sekaligus edukasi ini cukup jarang diketahui – khususnya bagi pelancong dari luar Pulau Bali. Padahal lokasi museum ini berada di salah satu daerah ikonik di Bali, yaitu Desa Ubud.

Neka Art Museum bukan sekedar tempat untuk menyimpan koleksi seni semata. Lebih dari itu Neka berkontribusi pada nilai sejarah serta pengembangan dan juga kehidupan. Beragam koleksi seni yang ada di sana terinspirasi dari kehidupan serta keindahan alam juga budaya yang ada di Bali. Bahkan, yang mengisi koleksi di sana tidak hanya seniman dari Bali saja melainkan dari luar negeri juga! Faisal Ramadhan seorang travel blogger mencoba mengulas salah satu tempat wisata menarik ini.

1.Ada Apa Saja di Neka Art Museum?

Tadi sih sudah sempat disebut beberapa di antaranya, ya. Namun, sebelumnya, perlu kamu tahu kalau museum ini awalnya merupakan ide dari seorang pengamat seni bernama Pande Wayan Suteja Neka. Oleh karena itu pula, museum tersebut dinamakan Neka Art Museum. Beragam karya yang disimpan di sini adalah hasil karya seniman lokal maupun luar negeri.

Ada apa saja di sana? Setidaknya ada kira-kira 312 buah patung dan lukisan yang dipajang sesuai dengan tema, prestasi dan gaya seniman. Jadi, terdapat beberapa ruangan yang menampilkan masing-masing karya tersebut. Termasuk juga seni wayang kisah Ramayana dan Mahabratha. Kemudian, bagian gedung yang lainnya memajang karya pelukis muda, Nyoman Cekra dan Ketut Soki. Lalu, ada pula gedung ketiga yang menampilkan ragam seni foto dari seniman Amerika bernama Robert Koke.

Tidak hanya karya berupa lukisan dan foto, museum Neka juga menyimpan beragam koleksi kerislho! Setidaknya ada sekitar 272 koleksi keris pusaka di sana. Koleksi keris terdapat berasal dari masa Kerajaan Karangasem, Buleleng hingga Peliatan. Oh ya, pengunjung museum tersebut mencapai 300 orang dalam sehari khususnya saat liburan.

2.Tempat Wisata di Bali Lainnya Setelah dari Neka Art Museum

Nah, setelah lelah mengelilingi Neka Art, sebenarnya ada banyak lagi tempat wisata lainnya yang bisa kamu kunjungi khususnya di Ubud. Beberapa di antaranya adalah Ubud Monkey Forest dimana kamu bisa lihat monyet-monyet lucu sembari menikmati pepohonan hijau. Atau, kamu bisa menikmati kegiatan bersepeda di daerah persawahan. Di Ubud memang terkenal dengan spot-spot museumnya. Nah, selain Neka, ada juga ARMA atau Agung Rai Museum of Art. Di sana kamu bisa melihat pertujukan tari, musik dan teater. Yang pasti, jangan lupa untuk menonton kegiatan Tari Kecak yang ada di Pura Taman Saraswati Ubud.

3.Rute ke Museum Kesenian Neka di Ubud

Oh ya, sebagai informasi, alamat Museum Neka ada di Desa Budaya Ubud. Tepatnya di Jl. Raya Sanggingan Campuhan, Kelurahan Kedewatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571. Buka dari jam 9 pagi ke 5 sore. Untuk sampai ke Desa Ubud sendiri, bagi yang turun di Bandara Internasional Ngurah Rai, jaraknya adalah kira-kira 42 kilometer. Kamu bisa gunakan kendaraan mobil yang disewa terlebih dahulu dari bandara. Dari sana kamu melewati Jalan Raya Airport Ngurah Rai kemudian menuju Jalan Waringin. Sesudah itu kamu akan sampai ke Jalan Raya Sanggingan Campuhan dimana Museum Neka berada.

Sudah siap untuk kunjungi tempat wisata di Bali Ubud ini serta objek wisata lainnya? Yuk, get lost in Ubud dan nikmati suasana tenang ala Bali di sana. Kamu bisa cek situs www.traveloka.com untuk dapat ragam spot menarik lainnya, termasuk juga jasa persewaan dan sebagainya.

Pewarta : Sahrul Hidayah
Editor : Redaksi
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top