Heboh, PNS Kecamatan Wagir Ditemukan Gantung Diri di Teras Rumah Temannya

Korban bunuh diri di Dusun Ngrancah, Senggreng, Sumberpucung yang merupakan PNS Kecamatan Wagir, Selasa (14/11) (Istimewa)
Korban bunuh diri di Dusun Ngrancah, Senggreng, Sumberpucung yang merupakan PNS Kecamatan Wagir, Selasa (14/11) (Istimewa)

JATIMTIMES, MALANG – Dalam sehari dua kejadian gantung diri di wilayah Kabupaten Malang terjadi. Pada pagi hari terjadi di wilayah Dampit, dan malam harinya kejadian bunuh diri  dengan cara menjerat lehernya sendiri terjadi di Dusun Ngrancah, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung.

Kejadian tersebut membuat warga setempat menjadi heboh. Selain karena kasus bunuh diri jarang terjadi di wilayah tersebut, korban juga bukan warga setempat.

Korban gantung diri bernama Dedy Khurniadi (48) adalah warga RT 04 RW 01 Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir. Dia juga merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di Kecamatan Wagir. 

Menurut teman korban, Yasmadi (46) yang juga merupakan saksi mata, Dedy ditemukan  gantung diri di teras samping rumahnya yang terletak di RT 24 RW 08 Dusun Ngrancah, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung. Yasmadi mengatakan, Dedy sudah menginap di rumahnya sejak Senin (13/11/2017).

"Dia datang bertamu sekitar pukul 22.00 WIB dan menginap di rumah saya sejak Senin. Tadi sore sempat saya tinggal dia di rumah sendirian. Itu karena saya ada undangan selamatan tetangga," kata Yasmadi, Selasa (14/11) malam.

Saat ditinggal tersebut, tidak ada tanda-tanda atau gelagat buruk bahwa Dedy akan melakukan bunuh diri dirumahnya. "Tidak ada gelagat apa-apa dan dia tidak bercerita apapun, termasuk mengenai masalahnya. Pas saya pulang dan akan menemuinya lagi pada pukul 19.00 ternyata telah meninggal dengan cara bunuh diri," ujar Yasmadi.

Warga Ngrancah, Senggreng, Sumberpucung dibikin geger atas kasus bunuh diri di wilayahnya
Warga Ngrancah, Senggreng, Sumberpucung dibikin geger atas kasus bunuh diri di wilayahnya

Melihat temannya menggelantung di teras rumahnya, Yasmadi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sumberpucung. Selang beberapa menit kapolsek dan anggota telah berada di lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut.

Kapolsek Sumberpucung AKP Sri Widyaningsih membenarkan adanya peristiwa bunuh diri seorang staf Kecamatan Wagir . "Telah terjadi gantung diri di wilayah kami. Dan dari hasil pemeriksaan awal  ini murni bunuh diri," terang Sri kepada MalangTIMES.

Dugaan awal kejadian merupakan murni bunuh diri diperkuat dari hasil pemeriksaan bidan desa setempat bernama Ulfa Annas. Ulfa mengatakan, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban yang kesehariannya merupakan PNS staf Kecamatan Wagir tersebut. 

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan dan menjurus ke hal lainnya. Murni bunuh diri," ujarnya singkat.

Dari beberapa keterangan saksi mata dan pihak keluarga oleh pihak kepolisian, penyebab bunuh diri tersebut belum bisa diungkap. "Saksi mata tidak melihat gelagat buruk korban yang menyebabkan dia gantung diri. Bahkan tidak ada cerita apapun. Di pihak keluarga korban pun tidak ada keterangan tentang penyebab kematiannya," ujar Kapolsek Sumberpucung.

Korban yang menggunakan seutas tali nilon untuk mengakhiri hidupnya,  kini telah dibawa ke rumah dukanya yang beralamat di RT 04 RW 01 Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir.

Sedangkan tentang bagaimana korban semasa hidup saat bekerja sebagai staf di kecamatan, Camat Wagir Mardianto yang berkunjung ke rumah duka masih belum mau memberikan keterangan.

Pewarta : Nana
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Aditya Fachril Bayu Anandhika
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top