Bujang Tua di Ngepeh Gantung Diri Di Pohon Rambutan, Ini Sebabnya..

Warga dan petugas menurunkan korban dari pohon rambutan belakang rumahnya / Foto : Tulungagung TIMES
Warga dan petugas menurunkan korban dari pohon rambutan belakang rumahnya / Foto : Tulungagung TIMES

JATIMTIMES, TULUNGAGUNG – Aspani (46) yang berstatus bujangan warga RT 02 RW 2 dusun Sebro desa Ngepeh Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung Ditemukan tewas dengan kondisi menggantung di pohon rambutan yang terletak di belakang rumahnya. Korban diketahui pertama oleh Aris (21) yang masih bertentangga, melihat Asfhani menggantung, Aris langsung menghubungi adiknya yang bernama Listiani (36) untuk mengabarkan. 

"Begitu saya tau dia (Asfhani) menggantung di rambutan saya langsung menghubungi Listiani yang merupakan adiknya," kata Aris di hadapan petugas Polsek Bandung. 

Kapolsek Bandung AKP Siswanto membenarkan kejadian itu. Siswanto mengatakan telah melakukan olah TKP. Hasilnya di ketahui jika korban sebelumnya mengalami gangguan jiwa atau stress. 

"Dia sudah sekitar 20 tahun mengalami gangguan jiwa, mungkin karena itulah dia mengakhiri hidup dengan cara gantung diri," ungkap Siswanto 

Kapolsek yang dikenal ramah dan tegas itu juga mengatakan keseharian korban menganggur dan tinggal bersama kedua orang tuanya di rumahnya. Dari hasil olah TKP polisi telah melakukan evakuasi dan bersama tim medis melakukan visum et repertum (VER). "Hasilnya tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan terhadap korban," terangnya. 

Polisi bersama tim puskesmas telah menurunkan serta menyerahkan pada keluarga setelah ada permintaan untuk segera di makamkan.

"Atas permintaan keluarga dan kondisi sebelumnya korban yang mengalami gangguan kejiwaan maka korban segera dimakamkan," pungkasnya 

Pewarta : Anang Basso
Editor : Moch. R. Abdul Fatah
Publisher : Angga .
Sumber : Tulungagung TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top