Tiga Bioskop Tua di Kota Malang yang Pernah Berjaya di Masanya

Bioskop Ria atau Bioskop Rex
Bioskop Ria atau Bioskop Rex

JATIMTIMES, MALANG – Nonton bioskop rupanya bukan hal baru di kalangan masyarakat Kota Malang. Terbukti ada banyak bioskop kenamaaN di Kota Malang yanG berdiri puluhan tahun lalu.

Tapi sayang, bioskop-bioskop ini kini telah dihancurkan seiring dengan tergesernya bioskop legendaris tersebut oleh bioskop-bioskop baru yang lebih modern. Berikut tiga bioskop di Kota Malang yang paling terkenal di eranya.

Bioskop Kelud, atau biasa disebut Bioskop Dulek (dibalik).

Bioskop Kelud, atau biasa disebut Bioskop Dulek (Sumber: Google image)

Bioskop ini terletak di Jalan Kelud di samping SMA Panjura, bioskop ini mulanya untuk kalangan masyarakat menengah ke bawah, dengan konsepnya yang misbar (gerimis bubar).

Hahaha.. Lucu ya! Desain bioskopnya seperti setengah lapangan sepak bola, dimana ada tribun dan ada lapangan dengan di ujungnya ada tembok besar sebagai layarnya. Tarifnya saat itu Rp 50 per tiket. Jika tidak mendapat tempat duduk pun, penonton akan dengan senang hati duduk di tikar yang memang sudah dibawa dari rumah. Bioskop ini naik daun di era 1970-an.

Bioskop Merdeka

Bioskop Merdeka (Sumber: Google Image)

Lokasinya terletak di Kayutangan dan tepat berada di seberang jalan kantor Telkom. Namun, kini gedung tersebut sudah dihancurkan dan diganti dengan bangunan baru untuk bisnis. Mulanya pada tahun 1952 bioskop ini bernama Roxy Theater berubah namanya menjadi Bioskop Merdeka Theater. Kemudian di tahun 2000-an adanya Bioskop 21 yang menyajikan film Hollywood terbaru membuat pamor Bioskop Merdeka benar-benar habis. Hingga akhirnya Bioskop Merdeka mulai sepi ditinggalkan anak-anak muda dan lambat laun tutup.

Bioskop Ria atau Bioskop Rex

Bioskop Ria atau Bioskop Rex (Sumber: Google Image)

Terletak di Jalan Merdeka Timur (sekarang jadi Bank CIMB), rupanya bioskop ini memiliki sejarah yang panjang. Bagaimana tidak, pada Juli 1947, Bioskop Rex termasuk sebagai bangunan yang dibakar oleh pejuang Indonesia agar keberadaannya tidak dimanfaatkan oleh Belanda yang datang kembali ke Malang setelah Republik Indonesia merdeka.

Kemudian di tahun 1950-an gedung itu dibangun kembali dengan gaya dan bentuk yang sama. Tetapi di tahun itu pergeseran kesukaan film juga mulai berubah dari film barat ke Indonesia, apalagi di tahun 1950-an hingga 1960-an dunia perfilman Indonesia sudah mulai bangkit.

Di tahun 1970-an Bioskop Rex berubah menjadi Bioskop Ria. Di tahun itu keberadaan bioskop di seluruh Indonesia mengalami kemajuan yang pesat. Sehingga selain Rex/Ria, juga bermunculan bioskop kelas menengah lain di Malang.

Di awal 90-an, performa Bioskop Ria memudar. Seiring berjalannya waktu, tanpa diketahui sebabnya tiba-tiba bangunan tersebut dibongkar dan kemudian diganti menjadi sebuah Bank, mulai dari Bank Danamon, Lippo, hingga sekarang CIMB Niaga.

Pewarta : Hezza Sukmasita
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Angga .
Sumber : Malang TIMES
  • 19 TKW/TKI Ilegal Digagalkan di Depan Mapolsek Srono

    Sedikitnya 19 orang calon TKW/TKI ilegal, Selasa (20/2/18) pukul 21.00 WIB, berhasil digagalkan dan diamankan tim Resmob Wilayah Selatan Polres Banyuwangi yang dibantu anggota Polsek Srono Aiptu Agus Robert dan Aiptu Salman. Para calon TKW/TKI gelap terse

  • Kapten Persebaya Sebut Pedro Striker Berkualitas

    Pelatih Persebaya Surabaya Angel Alfredo Vera tidak mau mengambil risiko akan terkurasnya stamina pemain saat tampil di turnamen Piala Gubernur Kalimantan Timur 2018. Apalagi, turnamen yang berlangsung mulai 23 Februari sampai 4 Maret itu memiliki jadwal

  • Tiga Pejabat Utama Polres Trenggalek Alih Tugas

    Gerbong mutasi pejabat utama Polres Trenggalek kembali bergerak. Sejumlah perwira menjalani alih tugas. Kompol Mukalam SH yang sebelumnya menjabat sebagai kabagops dimutasi ke Polres Tulungagung sebagai kapolsek Tulungagung Kota. Mukalam digantikan AKP H

  • Viral, Bocah Yatim Piatu Kurang Gizi Asal Ngantang Diasuh Kakek Nenek Renta

    Dua hari ini netizen dibuat sedih dengan postingan pemilik akun Facebook Arif Witanto di grup Info Malang Raya terkait bocah 4 tahun yang hidup tanpa kedua orang tua. Bocah malang berusia empat tahun itu tinggal bersama kakek dan neneknya yang sudah renta

  • Kartu KIS Dinonaktifkan Sepihak, BPJS dan Dinsos Datangi Warga Miskin Tulungagung, Ini Hasilnya

    BPJS Kesehatan Tulungagung turun tangan menanggapi pemberitaan tentang “non-aktif”-nya kepesertaan jaminan kesehatan milik Sulistriani, warga Dusun Kalituri RT 01 RW 02, Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Hasilnya, BPJS Kesehatan T

  • Selain Ametung dan Ken Arok, Ken Dedes Hampir Menikah dengan Lelaki Asal Dinoyo Ini

    Siapa yang tidak kenal dengan Ken Dedes. Seorang wanita utama atau ardanareswari yang menurunkan trah raja-raja besar di Nusantara. Yakni Singosari, Majapahit hingga Mataram. Tapi, tahukah kita bahwa dalam perjalanannya menjadi seorang perempuan yang m

  • Gandeng Arema, Pendaftar Polinema Meroket

    PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI) kembali melakukan penandatanganan Mou dengan Politeknik Negeri Malang (Polinema), Selasa 20 Februari 2018. Kerja sama dilanjutkan karena banyak hasil positif yang didapat. Salah satunya adalah penin

  • Takut Diancam Bunuh, Seorang Ibu Biarkan Putrinya Jadi Pelampiasan Nafsu Suami

    Seorang ayah di Surabaya tega mencabuli anak tirinya. Bila tak mau melayani permintaan sang ayah, korban diancam bunuh. Pencabulan itu telah dilakukan selama tiga tahun ini.

  • Penyanyi Dewi Gita Kepincut Busana dari Malang

    Industri mode di Kota Malang terus berkembang. Bukan hanya produsen fashion muslimah yang perlu diperhitungkan. Fashion designer asal Bhumi Arema juga tidak berhenti berkreasi.

  • Edan, Tawarkan Seks Bertiga dari Bandung, Dua Anaknya Ikut Diajak

    Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya membongkar praktik nyeleneh dalam berhubungan seksual. Yakni seorang perempuan harus melayani dua orang pria atau biasa disebut three some.

  • Gagal Bertemu Bali United, Ini Curhatan Pelatih dan GM Arema FC

    Arema FC dipastikan gagal bertemu Bali United dalam penyisihan grup A Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2018. Itu karena Bali United memilih mundur dari turnamen tersebut. Sebagai gantinya, Singo Edan akan menghadapi PSIS Semarang yang menggantikan Serdadu Trid

  • Tiga Pemalsu KK Diciduk Resmob Polres Banyuwangi

    Tiga terduga pelaku pemalsuan kartu keluarga (KK) Senin (19/2/18) berhasil diringkus Resmob Unit Barat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banyuwangi. Ketiganya diciduk aparat atas laporan Moh. Haerul Umam (26).

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top