Menilik Usaha Vandel Laris asal Blitar, Omset Puluhan Juta, Langganan Wali Kota Surabaya

Totok TT memperlihatkan vandel dan piala buatannya (Foto: Mardiano.P/ BlitarTIMES)
Totok TT memperlihatkan vandel dan piala buatannya (Foto: Mardiano.P/ BlitarTIMES)

JATIMTIMES, BLITAR – Blitar memang bukan pusat industri kerajinan vandel dan sering kalah pamor dengan Tuluangagung marmernya dan Malang dengan keramiknya. Namun di Blitar tepatnya di Kelurahan Kepanjen Lor Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar terdapat industri rumahan pembuat vandel dan piala milik Mamet Suoriyanto yang laris manis.

Hanya berbekal keahliannya membuat berbagai macam bentuk vandel, dia dikenal banyak orang hingga pesanan datang dari luar kota.

Menekuni usaha membuat vandel dan piala sejak tahun 2008 lalu membuatnya sangat ahli dalam membuat berbagai bentuk vandel. Dalam pembuatan kerajianan ini, hampir tidak menemui kesulitan dalam hal teknik. Sebab dia paham betul membuat berbagai macam bentuk dengan cepat.

“Membuat kerajinan vandel ini mudah tidak sulit bagi saya, sebab memang sudah terbiasa membuat vandel sejak 10 tahun. Kalau kesulitan hanya dana saja untuk produksi yang sulit sebab setelah pesanan dikirim uang tak langsung diterima,” ucap pria 45 tahun ini, Jumat (22/12/2017).

Totok TT-sapaan akrab Mamet Supriyono ini sudah sangat ahli membuat berbagai jenis vandel. Pemesan yang datang meminta bentuk yang aneh-aneh bisa dia kerjakan. Seperti bentuk patung hewan dan tokoh bisa dia kerjakan.

“Seperti ini saya dapat pesanan dari Lumajang membuat patung Arya Wiraraja. Ini saya buat sendiri cetakannya dan tercipta patung vandel ini,” ujarnya.

Dia mengatakan berkat kecepatan membuat vandel membuatnya dikenal hingga luar kota. Alasan lainnya dia juga memakai bahan yang bagus sehingga vandel buatannya tak gampang rusak yakni berbahan fiber atau akrilik yang disukai pemesan.

“Pesanan saya sampai jauh-jauh dari Surabaya kemarin yang pesan bu Risma (Wali Kota Surabaya, red.). Juga ada Tulungagung, Malang juga pesan ke sini. Padahal di sana banyak ahlinya tapi pesan ke sini sebab saya cepat selesai bahkan ada yang pesan pagi sore sudah jadi,” paparnya.

Selain itu vandel yang dia buat tergolong murah seperti vandel paling murah sekitar Rp 15 ribu dan bisa sampai ratusan ribu berdasarkan ketebalan vandelnya. Sedang piala dia patok sekitar Rp 45 ribu untuk satu set berisi tiga piala dan bisa lebih mahal berdasarkan besar dan kerumitannya.

“Bahkan ada yang beli ke sini lalu dijual kembali, jadi ada yang bantu memesankan lalu diteruskan ke saya seperti makelar begitu,” bebernya.

Sedang omzet yang dia dapat dari bisnis ini bisa meraup hingga puluhan juta rupiah. Tapi itu tergantung musim-musiman kalau musim kejuaraan dan lomba-lomba akan ramai sedang saat musim liburan juga ikut sepi.

“Kalau omzet tak tentu pernah dua minggu sampai Rp 15 juta dan pernah juga minus Rp 2 juta,” pungkasnya. (*)

Pewarta : Mardiano Prayogo
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Aditya Fachril Bayu Anandhika
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top