Kisah Roma Rintis Bisnis Jamur Sejak Kuliah, Beli Rumah Sendiri Hingga Ketemu Gubernur

Romahudi Fitriyanto.(Foto : Roma For BlitarTIMES)
Romahudi Fitriyanto.(Foto : Roma For BlitarTIMES)

JATIMTIMES, BLITAR – Jika ingin menjadi pebisnis sukses memang harus dimulai sejak dini. Seperti  Romahudi Fitriyanto, seorang pengusaha jamur sukses asal Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar,  ini sudah memulai bisnis jamurnya sejak masih kuliah. Hal itu membuat dirinya yang sekarang menginjak usia 30 tahun ini, telah mapan sebab bisnisnya kini sudah stabil lantaran sudah mendalami seluk beluk bisnis jamur sejak masih kuliah.

Awalnya Roma-sapaan Romahudi Fitriyanto adalah anak dari keluarga yang tidak mampu. Namun karena keinginan kerasnya untuk bisa mentas dari kemiskinan diapun berfikir cara untuk sukses. Caranya itu adalah dengan menjadi enterprener atau pebisnis.

“Tahun 2007 lalu waktu masih kuliah semester 1 saya mengikuti kegiatan kampus studi tour di petani jamur. Lalu saya tertarik karena butuh modal kecil untuk memulainya. Namanya juga kepepet tak punya uang dan ingin punya penghasilan sayapun terjun.  Alhamdulilah kini berkembang pesat,” ungkap alumni Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar ini.

Saat ini Roma bisa raup omset 25 juta perbulan. Dimana setiap minggunya dia bisa membuat 1000 media yang dibuat hampir setiap hari untuk jamur tiram tumbuh yang bentuknya seperti pot. Dan seharinya dia selalu panen rata-rata 30 kilogram dan hampir seluruhnya laku dia jual seharga Rp 12 hingga 15 ribu per kilo.

“Selalu laku karena saya punya pelanggan tetap yang ada di Blitar dan sesekali kirim ke kota sebelah Tulungagung dan Kediri ketika mereka pesan. Hal ini karena kekonsistenan dalam produksi setiap hari dan menekuninya sejak masih kuliah dulu. Sehingga pelanggan tak kecewa dan selalu pesan ke saya,” terangnya.

Kini dari berjualan dan produksi jamur ini, pria ini sudah bisa membeli tanah dan membangun rumahnya sendiri. Hal itu berkat keuletannya dalam menekuni usaha jamur ini selama 10 tahun dan berhasil membuat inovasi dalam dunia per-jamuran.

“Dari mengembangkan box jamur yang untuk menanam jamur sendiri secara praktis dirumah saya dapat juara teknopreur dari kemenpora. Hingga saya bisa bertemu dengan Gubernur Jatim pak dhe Karwo. Pokoknya saya berterima kasih pada dosen saya di Unisba Blitar telah mengispirasi saya jadi enterpreneur,” kata pria bergelar sarjana management ini. (*)

Pewarta : Mardiano Prayogo
Editor : Moch. R. Abdul Fatah
Publisher : Aditya Fachril Bayu Anandhika
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top